Left arrow Kembali

Efek Asap Rokok pada Hewan Peliharaan

Kita tentunya sudah akrab dengan segala efek buruk rokok dan asap rokok terhadap diri kita sendiri dan orang lain. Namun efek buruk rokok ternyata juga mengancam hewan peliharaan kita di rumah!

Bisa dipastikan kalau kita tentunya paham dengan segala efek buruk asap rokok terhadap diri kita serta para perokok pasif di sekitar kita. Namun, apakah kita sadar bahwa ada satu lagi sosok lain yang ikut terpapar bahaya yang diakibatkan oleh asap rokok? Sosok yang dimaksud ini adalah hewan peliharaan yang setia menemani kita setiap harinya. Tanpa kita sadari, ternyata binatang peliharaan pun juga merasakan efek buruk dari asap rokok.

 

Baca Juga: Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu!

 

Bahaya Asap Rokok Bagi Perokok Pasif Seperti Hewan Peliharaan

Bagi Anda para pemilik anjing, sebaiknya anda kurangi atau justru berhenti merokok di sekitar anjing peliharaan yang Anda pelihara. Terutama jika mereka memang memiliki paru-paru atau sistem pernapasan yang bermasalah. Tanpa kita sadari, menghirup asap rokok dapat membuat penyakit yang diderita hewan peliharaan semakin parah. Lebih parah lain, asap rokok yang kita keluarkan juga dapat menyebabkan batuk kronis yang bisa dialami oleh hewan peliharaan.

Baca Juga: 4 Tanaman Rumah Cegah Polusi Asap Rokok

Terlebih bagi Anda yang memelihara anjing berhidung panjang seperti anjing greyhounds, borzois, dan doberman. Anda harus lebih waspada terhadap risiko kanker hidung pada anjing-anjing tersebut. Hal ini disebabkan karena hidung mereka dapat memfilter partikel asap yang dihasilkan dari pembakaran tembakau dalam jumlah yang lebih banyak agar tak ada partikel yang masuk ke paru-paru. Akibat dari kemampuan ini, jaringan di hidung dan sinus anjing peliharaan Anda dapat terpapar partikel toksin yang dapat menyebabkan kanker hidung, sehingga risiko kanker hidung yang akan dialami oleh anjing peliharaan Anda pun semakin meningkat.

Namun hal yang lebih parah dapat menimpa anjing dengan hidung pendek seperti pugsbulldogsbeagles, dan brittany spaniels memiliki risiko kanker paru-paru yang lebih tinggi karena hanya dapat memfilter sedikit partikel tembakau. Sisanya langsung masuk ke paru-paru mereka, dan dapat mengakibatkan kanker paru-paru.

Selain anjing, pemilik kucing pun tak lepas dari risiko serupa yang bisa menimpa kucing peliharaan mereka yang disebabkan oleh paparan asap rokok. Bahkan bahaya yang diakibatkan karena terpapar asap rokok pada kucing pun bisa menjadi lebih parah. Hal ini disebabkan karena kucing ternyata tak hanya menghirup asap rokok. Namun kucing juga menjilat serta mengkonsumsi partikel asap rokok di bulu mereka saat mereka membersihkan diri mereka sendiri. 

Baca Juga: Masih Belum Yakin Jika Rokok Elektronik Miliki Risiko Kesehatan yang Lebih Rendah Daripada Rokok?

Artinya, kucing yang dipelihara oleh perokok aktif memiliki risiko kanker mulut dua atau empat kali lebih tinggi daripada kucing-kucing yang tidak dirawat oleh para perokok aktif. Parahnya lagi, hanya kurang dari 10% kucing yang mengidap kanker mulut yang dapat bertahan hidup. Tak hanya itu, kucing yang dipelihara perokok aktif juga berisiko terkena kanker getah bening. Biasanya kucing dengan kanker getah bening hanya memiliki masa harapan hidup sekitar enam bulan lamanya.

Zat dalam Asap Rokok yang Berbahaya Bagi Hewan Peliharaan

Dari banyaknya zat kimia beracun yang bisa kita temukan pada asap rokok, ada tiga bahan yang dikategorikan paling bahaya bagi manusia dan perokok pasif seperti hewan peliharaan. Berikut ini adalah daftar tiga zat dalam asap rokok yang paling bahaya bagi perokok pasif seperti hewan peliharaan:

1. TAR

Zat berbahaya kedua yang dikandung dalam asap rokok adalah zat berbahaya yang dihasilkan dari TAR. Bahan ini terdiri dari banyak zat kimia yang dapat menyebabkan berbagai macam kanker, seperti kanker paru-paru. Faktanya, saat

seorang perokok aktif menghisap asap rokok, sebanyak 70% tar dalam rokok dapat mengendap di paru-paru. Hal ini cukup berbahaya juga bagi perokok pasif seperti hewan peliharaan yang terpapar asap rokok.

Baca Juga: Ketahuilah 5 Cara Menghilangkan Bau Rokok di Mobil dengan Mudah!

Bagi Anda yang penasaran dan ingin melihat kandungan TAR yang terdapat pada asap rokok, Anda dapat mencoba tes dengan menggunakan sapu tangan. Caranya adalah penuhi mulut Anda dengan asap rokok yang Anda hisap dan usahakan jangan sampai tertiup atau tertelan. Setelah itu, hembuskan asap rokok tadi ke sapu tangan yang sudah Anda siapkan. Anda akan dapat melihat munculnya noda berwarna kecoklatan yang menumpuk di permukaan sapu tangan tadi.

Hal tersebut menandakan bahwa setiap noda coklat yang lengket tersebut, selama ini mengendap di paru-paru para perokok. Hal ini dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru bagi Anda yang merupakan perokok aktif dan perokok pasif lainnya yang ada di sekitar Anda.

Baca Juga: Dampak Buruk Asap Rokok pada Kecerdasan Intelektual Anak Anda!

2. Karbon monoksida

Zat berbahaya terakhir adalah gas karbon monoksida yang merupakan gas beracun tanpa rasa dan bau. Oleh karena itu, tubuh kita akan sulit membedakan karbon monoksida dari oksigen yang menyebabkan gas beracun ini dapat terserap ke dalam aliran pembuluh darah dan meningkatkan risiko gangguan pembuluh darah.

Bahaya asap rokok dan gas karbon yang dihasilkan dari pembakaran ini sama bahayanya dengan karbon monoksida yang dikeluarkan oleh asap knalpot mobil. Menghirup gas ini dalam jumlah besar, bisa menyebabkan koma, hingga kematian.

Bahaya asap rokok dan gas monoksida ini dapat mengganggu fungsi hati serta otot. Kondisi yang diakibatkan oleh paparan asap rokok ini membuat badan Anda terasa lebih mudah lelah, lemas, dan pening. Paparan asap rokok yang menghasilkan gas karbon monoksida ini sangat berbahaya bagi Anda dan orang lain. Karena perokok pasif pun berisiko mengalami gangguan kesehatan yang serius.

Itu tadi bahaya asap rokok yang sudah Anda ketahui. Perlu diingat bahwa saat kita memutuskan untuk memelihara hewan, kita sesungguhnya membuat komitmen untuk menjaga mereka seperti mereka menemani dan menjaga kita setiap harinya. Maka, alangkah baiknya jika kita menghindarkan mereka dari risiko penyakit mematikan akibat paparan asap rokok dan partikel asap di udara.

Baca Juga: Merokok dan Menggunakan Rokok Elektronik, Apa Bedanya?

Sumber: fda.gov: Be Smoke-free and Help Your Pets Live Longer, Healthier Lives, 9 Kandungan Rokok yang Berefek Mengerikan untuk Tubuh