Mengenal lebih dekat dengan
Rokok Elektronik atau Vape
Rokok elektronik atau yang juga dikenal sebagai vape merupakan salah satu produk tembakau alternatif yang menghantarkan nikotin dengan cara memanaskan cairan yang mengandung nikotin, perisa, dan bahan lainnya. Saat digunakan, produk tersebut akan menghasilkan uap atau aerosol.
Karena rokok elektronik atau vape bekerja dengan cara pemanasan, bukan pembakaran seperti rokok, maka rokok elektronik atau vape memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok.
Perokok dewasa yang kesulitan untuk berhenti merokok dapat beralih ke rokok elektronik atau vape, atau juga produk tembakau alternatif lainnya agar dapat mengurangi risiko yang dihadapi dari kebiasaan merokoknya.
Artikel Terkait - Produk Tembakau Alternatif
Rokok Elektronik: Lebih Rendah Risiko dari Rokok?
Public Health England (PHE), mempublikasikan video eksperimen yang menunjukkan bahaya rokok dan bagaimana menghindarinya dengan beralih pada rokok elektronik. Apakah rokok elektronik lebih rendah risiko?
Cara Pengusaha Mencegah Anak Konsumsi Produk Tembakau Alternatif
Ketua Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Aryo Andrianto, mengatakan, seluruh pelaku usaha wajib memberikan edukasi kepada publik agar penggunaan produk tembakau alternatif hanya ditujukan bagi perokok dewasa.
Hasil Riset National Institute of Health Inggris 2019
Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa efektif produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik, dan produk terapi pengganti nikotin, dalam membantu perokok untuk berhenti total dari kegiatan merokok. Seperti apa hasilnya? Mana yang lebih efektif? Simak infografik berikut.
