Rokok Elektronik atau Vape


Rokok elektronik atau vape menghantarkan nikotin dengan cara memanaskan cairan yang mengandung nikotin, perisa, dan bahan lainnya. Rokok elektronik atau vape menghasilkan uap, bukan asap yang mengandung TAR seperti pada rokok.

Mengenal lebih dekat dengan
Rokok Elektronik atau Vape

Rokok elektronik atau yang juga dikenal sebagai vape merupakan salah satu produk tembakau alternatif yang menghantarkan nikotin dengan cara memanaskan cairan yang mengandung nikotin, perisa, dan bahan lainnya. Saat digunakan, produk tersebut akan menghasilkan uap atau aerosol.

Karena rokok elektronik atau vape bekerja dengan cara pemanasan, bukan pembakaran seperti rokok, maka rokok elektronik atau vape memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok.

Perokok dewasa yang kesulitan untuk berhenti merokok dapat beralih ke rokok elektronik atau vape, atau juga produk tembakau alternatif lainnya agar dapat mengurangi risiko yang dihadapi dari kebiasaan merokoknya.


Artikel Terkait - Produk Tembakau Alternatif

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Solusi Berhenti Merokok
Produk Tembakau Alternatif: Solusi Berhenti Merokok

Tidak dapat dipungkiri ketika memutuskan untuk berhenti merokok secara total, keinginan untuk kembali merokok sering muncul. Namun, daripada kembali merokok, perokok dewasa sebetulnya dapat mempertimbangkan produk tembakau alternatif yang berisiko lebih rendah daripada rokok untuk dapat mengurangi asupan nikotin secara perlahan-lahan.

Ilustrasi untuk Mempelajari Regulasi Produk Tembakau Alternatif di Inggris
Mempelajari Regulasi Produk Tembakau Alternatif di Inggris

Inggris telah mengeluarkan regulasi mengenai produk tembakau alternatif, khususnya rokok elektronik, sebagai produk untuk konsumen. Regulasi ini hadir untuk memastikan bahwa semua produk yang beredar memenuhi standar keamanan dan konsumen mendapatkan edukasi lengkap mengenai produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk RI Perlu Regulasi Tembakau Alternatif, Belajar dari Inggris
RI Perlu Regulasi Tembakau Alternatif, Belajar dari Inggris

Dalam laporan yang bertajuk 'E-cigarettes', dapat disimpulkan bahwa rokok elektronik berpotensi memiliki risiko kesehatan sekitar 95% lebih rendah daripada rokok. Berdasarkan hal tersebut, regulasi mengenai produk tembakau alternatif jadi agenda penting untuk diselesaikan.