Kantong Nikotin


Produk tembakau alternatif ini berbentuk kantong kecil yang mengandung nikotin. Produk ini digunakan dengan cara meletakannya di antara bibir dan gusi.

Mengenal lebih dekat dengan
Kantong Nikotin

Kantong nikotin adalah salah satu jenis produk tembakau alternatif yang populer di Swedia. Kantong nikotin adalah salah satu jenis produk tembakau alternatif yang berbentuk kantung kecil mengandung nikotin. Produk ini dikonsumsi dengan cara diletakkan di antara gusi dan bibir untuk menghantarkan nikotin.

Penggunaan kantong nikotin juga tidak melalui proses pembakaran, sehingga produk tembakau alternatif ini memiliki risiko yang lebih rendah daripada rokok.

Bagi perokok dewasa yang kesulitan untuk berhenti merokok, mereka dapat beralih ke kantong nikotin yang lebih rendah risiko daripada rokok untuk mengurangi risiko akibat kebiasaan merokok.


Artikel Terkait - Produk Tembakau Alternatif

image-of-mengapa-regulasi-produk-tembakau-alternatif-harus-dibedakan-dengan-rokok-
Mengapa Regulasi Produk Tembakau Alternatif Harus Dibedakan dengan Rokok?

Produk tembakau alternatif resmi mendapat izin untuk beredar bebas di Indonesia secara legal pada tahun 2018 lalu. Namun, banyak orang yang mempertanyakan regulasi tersebut. Kenapa produk tembakau alternatif harus memiliki regulasi yang berbeda? Apa bedanya dengan rokok konvensional?

image-of-peneliti-konsep-pengurangan-risiko-lebih-efektif-atasi-masalah-rokok
Peneliti: Konsep Pengurangan Risiko lebih Efektif Atasi Masalah Rokok

Produk tembakau alternatif bahayanya berkurang karena tidak melalui proses pembakaran, melainkan pemanasan, sehingga menghasilkan uap bukan asap. Dengan demikian, produk tersebut tidak menghasilkan TAR dan berbagai zat kimia berbahaya bagi tubuh manusia.

image-of-akademisi-produk-tembakau-alternatif-solusi-tekan-prevalensi-merokok
Akademisi: Produk Tembakau Alternatif Solusi Tekan Prevalensi Merokok

Sejumlah pakar kesehatan sepakat keberadaan produk tembakau alternatif dapat menjadi salah satu solusi menekan tingginya tingkat konsumsi (prevalensi) merokok masyarakat dewasa di Indonesia. Hal ini telah terbukti di sejumlah negara lain yang sebelumnya mengalami situasi sama dengan Indonesia