Tentang Kabar

Tentang
KABAR

Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) merupakan gabungan dari organisasi dan profesi kesehatan yang berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya TAR yang terkandung pada asap rokok yang dihasilkan oleh proses pembakaran.

Baca lebih lanjut →

#JadiLebihPaham

Ketahui lebih dalam mengenai bahaya TAR dan konsep pengurangan bahaya tembakau melalui berbagai informasi yang dapat Anda temukan di halaman yang tercantum di bawah ini!

Pengurangan Bahaya Tembakau

Fakta seputar konsep pengurangan bahaya tembakau dan penerapannya sebagai strategi alternatif untuk mengurangi risiko kesehatan terkait kebiasaan merokok.

Baca lebih lanjut →

Bahaya TAR

Informasi seputar bahaya TAR yang terkandung pada asap rokok yang dihasilkan oleh proses pembakaran rokok serta dampaknya terhadap kesehatan kita.

Baca lebih lanjut →

Produk Tembakau Alternatif

Kenali lebih jauh berbagai produk tembakau alternatif yang memiliki risiko lebih rendah daripada rokok di sini!

Baca lebih lanjut →

Artikel

Ilustrasi untuk Menghambat Info Tembakau Alternatif, Langgar Etika

Menghambat Info Tembakau Alternatif, Langgar Etika

Upaya sejumlah pihak dalam menghambat akses publik maupun informasi terkait produk tembakau alternatif dinilai melanggar prinsip etika, moral, dan keadilan. Sebab, setiap masyarakat berhak memperoleh informasi yang benar tentang sebuah produk yang mereka konsumsi, termasuk produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Perlu Tidak Ya, Fatwa Soal Produk Tembakau Elektronik

Perlu Tidak Ya, Fatwa Soal Produk Tembakau Elektronik

Produk tembakau alternatif terus beredar di tengah masyarakat Indonesia. Dengan semakin maraknya jenis produk alternatif tembakau, pertanyaan dari publik pun bermunculan. Bagaimana status halal, haram, atau makruh dari produk ini? Perlukah ulama melahirkan fatwa?

Ilustrasi untuk Mantan Direktur Riset WHO Sebut 3 Faktor Penghambat Turunnya Prevalensi Merokok di Indonesia

Mantan Direktur Riset WHO Sebut 3 Faktor Penghambat Turunnya Prevalensi Merokok di Indonesia

Meski kampanye anti-rokok terus digaungkan, jumlah perokok di Indonesia tetap tinggi—mencapai 60 juta orang. Menurut mantan Direktur WHO, Prof. Tikki Pangestu, hal ini disebabkan oleh penolakan terhadap pendekatan pengurangan risiko, kebijakan yang terlalu fokus pada larangan, dan misinformasi soal produk alternatif. Ia menilai pendekatan yang terlalu ideologis justru menghambat upaya kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang yang membutuhkan solusi lebih pragmatis.

Ilustrasi untuk RI Bisa Belajar dari Swedia soal Kebijakan Rokok

RI Bisa Belajar dari Swedia soal Kebijakan Rokok

Penggunaan produk tembakau alternatif untuk menurunkan prevalensi merokok dilakukan di Swedia. Berkat memanfaatkan produk tembakau alternatif, terutama snus atau kantong nikotin, tingkat kematian terkait konsumsi produk nikotin di Swedia jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Paling Banyak Dibaca

Apa Saja Cara Mencegah Polusi Udara di Sekitar Rumah

Polusi udara adalah salah satu pemicu risiko kesehatan yang paling dekat dengan kita. Mari simak beberapa cara mencegah polusi udara di sekitar rumah. 

Baca lebih lanjut

Cara Agar Bisa Berhenti Merokok: Panduan Lengkap untuk Kurangi Risiko

Merokok tentunya sudah menjadi tradisi buruk yang sulit dihilangkan, mari kita simak beberapa cara agar bisa berhenti merokok untuk mengurangi risikonya.

Baca lebih lanjut