Tentang Kabar

Tentang
KABAR

Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) merupakan gabungan dari organisasi dan profesi kesehatan yang berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya TAR yang terkandung pada asap rokok yang dihasilkan oleh proses pembakaran.

Baca lebih lanjut →

#JadiLebihPaham

Ketahui lebih dalam mengenai bahaya TAR dan konsep pengurangan bahaya tembakau melalui berbagai informasi yang dapat Anda temukan di halaman yang tercantum di bawah ini!

Pengurangan Bahaya Tembakau

Fakta seputar konsep pengurangan bahaya tembakau dan penerapannya sebagai strategi alternatif untuk mengurangi risiko kesehatan terkait kebiasaan merokok.

Baca lebih lanjut →

Bahaya TAR

Informasi seputar bahaya TAR yang terkandung pada asap rokok yang dihasilkan oleh proses pembakaran rokok serta dampaknya terhadap kesehatan kita.

Baca lebih lanjut →

Produk Tembakau Alternatif

Kenali lebih jauh berbagai produk tembakau alternatif yang memiliki risiko lebih rendah daripada rokok di sini!

Baca lebih lanjut →

Artikel

Ilustrasi untuk TAR, Bukan Nikotin, Pemicu Utama Penyakit Rokok

TAR, Bukan Nikotin, Pemicu Utama Penyakit Rokok

Peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor University (IPB), Mohammad Khotib, menjelaskan nikotin secara alami terdapat pada tembakau, sedang TAR muncul akibat proses pembakaran tembakau.

Ilustrasi untuk Gejala Putus Nikotin: Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Gejala Putus Nikotin: Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Praktisi Kesehatan, dr. Arifandi Sanjaya mengutarakan gejala umum putus nikotin umumnya dialami perokok dewasa yang belum siap berhenti total, meliputi sakit kepala, mual, sulit konsentrasi, susah tidur, bahkan merasa stres. Meskipun berhenti total merupakan cara terbaik untuk mengurangi bahaya merokok, hal ini harus menjadi perhatian. 

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik Lebih Efektif Bantu Perokok Berhenti

Rokok Elektronik Lebih Efektif Bantu Perokok Berhenti

Dalam eksperimen yang melibatkan hampir 900 perokok ini, ditemukan bahwa 18% pengguna rokok elektronik telah "bebas asap" setelah satu tahun, dibandingkan dengan 9,9% perokok yang mencoba berhenti merokok dengan bantuan produk terapi pengganti nikotin lainnya.

Ilustrasi untuk Turunkan Jumlah Perokok, Indonesia Bisa Tiru Jepang

Turunkan Jumlah Perokok, Indonesia Bisa Tiru Jepang

Jepang menjadi negara di Asia yang sukses menurunkan prevalensi perokok dalam beberapa tahun terakhir. Kesuksesan tersebut karena sikap terbuka Pemerintah Jepang dalam memanfaatkan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan snus, yang menerapkan konsep pengurangan bahaya, sebagai menjadi solusi dalam mengurangi angka perokok.

Paling Banyak Dibaca

Apa Saja Cara Mencegah Polusi Udara di Sekitar Rumah

Polusi udara adalah salah satu pemicu risiko kesehatan yang paling dekat dengan kita. Mari simak beberapa cara mencegah polusi udara di sekitar rumah. 

Baca lebih lanjut

Cara Agar Bisa Berhenti Merokok: Panduan Lengkap untuk Kurangi Risiko

Merokok tentunya sudah menjadi tradisi buruk yang sulit dihilangkan, mari kita simak beberapa cara agar bisa berhenti merokok untuk mengurangi risikonya.

Baca lebih lanjut