Kategori Produk Tembakau Alternatif

Ilustrasi untuk Tak Bau Asap Lagi, Ini Alasan Banyak Perokok Beralih ke Tembakau Alternatif

Tak Bau Asap Lagi, Ini Alasan Banyak Perokok Beralih ke Tembakau Alternatif

Produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik atau vape dan produk tembakau yang dipanaskan semakin diminati perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok. Faktor kenyamanan seperti tidak adanya bau asap rokok yang menempel hingga tidak ada perokok pasif menjadi alasan yang banyak disampaikan konsumen saat memilih produk tersebut. 

Ilustrasi untuk Apa Kata BfR Jerman tentang Kantung Nikotin (Nicotine Pouch)?

Apa Kata BfR Jerman tentang Kantung Nikotin (Nicotine Pouch)?

Pada 2022, Bundesinstitut für Risikobewertung (BfR), yang merupakan lembaga penilaian risiko kesehatan independen milik pemerintah Jerman, menerbitkan kajian ilmiah mengenai kantung nikotin (nicotine pouch), produk nikotin oral tanpa tembakau yang kian berkembang di Eropa. Dalam kajian tersebut, BfR menegaskan bahwa produk ini bukan tanpa risiko, mengingat nikotin tetap bersifat adiktif. Namun, BfR juga mencatat perbedaan mendasar dibanding rokok yang dibakar: bahwa kantung nikotin tidak melibatkan pembakaran, sehingga tidak menghasilkan tar, karbon monoksida, dan berbagai senyawa toksik lainnya yang menjadi penyebab utama beban penyakit akibat rokok.

Ilustrasi untuk BRIN & AKVINDO: Regulasi Berbasis Risiko untuk Indonesia

BRIN & AKVINDO: Regulasi Berbasis Risiko untuk Indonesia

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Bambang Prasetya, menegaskan bahwa bahaya utama rokok berasal dari pembakaran yang menghasilkan TAR, bukan dari nikotin. Karena itu, menurutnya, produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik atau tembakau dipanaskan tidak seharusnya diperlakukan sama dengan rokok.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Antara Inovasi dan Regulasi

Produk Tembakau Alternatif: Antara Inovasi dan Regulasi

Menjelang World No Tobacco Day 2025 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menyerukan pelarangan dan pembatasan ketat terhadap rokok elektronik dan produk tembakau alternatif dengan profil risiko lebih rendah lainnya. Namun, pendekatan ini dinilai dapat menghambat penurunan prevalensi merokok global. Data membuktikan, penggunakan produk tembakau alternatif di Eropa menunjukkan hasil positif.

Ilustrasi untuk Alternatif Pengganti Rokok: Pilihan Lebih Sehat untuk Mengurangi Risiko Merokok

Alternatif Pengganti Rokok: Pilihan Lebih Sehat untuk Mengurangi Risiko Merokok

Ada berbagai alternatif pengganti rokok yang dinilai lebih sehat, mulai dari makanan yang membantu mengalihkan kebiasaan merokok, hingga produk tembakau modern seperti vaping dan heated tobacco. Alternatif ini hadir sebagai bagian dari pendekatan pengurangan risiko bagi perokok dewasa yang ingin tetap mempertahankan gaya hidup tertentu namun dengan paparan zat yang lebih rendah.

Ilustrasi untuk Perbedaan Cara Konsumsi Produk Tembakau (Rokok Elektrik vs Rokok Konvensional vs Produk Tembakau yang Dipanaskan)

Perbedaan Cara Konsumsi Produk Tembakau (Rokok Elektrik vs Rokok Konvensional vs Produk Tembakau yang Dipanaskan)

Rokok Elektrik (Vape) bekerja dengan memanaskan cairan mengandung nikotin hingga menghasilkan uap, tanpa pembakaran. Produk tembakau yang dipanaskan memanaskan tembakau tanpa mencapai suhu pembakaran. Sebaliknya, rokok konvensional membakar tembakau dan menghasilkan TAR berbahaya. Nikotin bersifat adiktif, tetapi bukan penyebab utama penyakit akibat merokok. TAR, yang terbentuk dari pembakaran tembakau, adalah penyebab utama dan meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya seperti kanker dan gangguan paru-paru. Rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan memiliki risiko lebih rendah karena tidak mengandung TAR hasil dari pembakaran.

 

Ilustrasi untuk Implementasikan Pengurangan Risiko, Produk Tembakau Alternatif Opsi Beralih dari Rokok

Implementasikan Pengurangan Risiko, Produk Tembakau Alternatif Opsi Beralih dari Rokok

Praktisi kesehatan, dr. Freddy Dinata, menjelaskan bahwa berdasarkan penelitian ilmiah, konsep pengurangan bahaya (harm reduction) dengan beralih ke produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko, seperti rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan, dapat menjadi langkah efektif bagi perokok dewasa yang kesulitan berhenti merokok secara langsung karena dapat mengurangi dampak negatif dan gejala putus zat seperti kecemasan dan craving.

Ilustrasi untuk APVI dan AVI: Tembakau Alternatif Hanya untuk Konsumen Dewasa

APVI dan AVI: Tembakau Alternatif Hanya untuk Konsumen Dewasa

Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) dan Aliansi Vaper Indonesia (AVI) berkomitmen untuk menjual produk tembakau alternatif hanya kepada konsumen dewasa, bukan kepada anak-anak di bawah umur, non-perokok, serta ibu hamil dan menyusui. Selain itu, APVI dan AVI juga berkomitmen untuk memastikan kualitas produk tembakau alternatif dan memberikan edukasi serta informasi akurat kepada masyarakat mengenai penggunaan produk tersebut.

Ilustrasi untuk Jepang Turunkan Konsumsi Rokok dengan Produk Tembakau Alternatif

Jepang Turunkan Konsumsi Rokok dengan Produk Tembakau Alternatif

Dukungan Pemerintah Jepang terhadap pemanfaatan produk tembakau alternatif terbukti berhasil mengurangi konsumsi rokok. Kebijakan tarif cukai produk tembakau alternatif yang lebih rendah dan memperbolehkan penggunaan produk tembakau alternatif di ruangan khusus turut mendorong keberhasilan pengurangan konsumsi rokok di Jepang. Hal ini ditunjukkan melalui penurunan penjualan rokok sebesar 52 persen.

Ilustrasi untuk Ahli Kesehatan: Nikotin Bukan Penyebab Kanker

Ahli Kesehatan: Nikotin Bukan Penyebab Kanker

Profesor Riccardo Polosa dari Universitas Catania, Italia, menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok, dan nikotin bukanlah zat yang menyebabkan kanker.

Ilustrasi untuk Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus

Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektronik, memiliki profil risiko lebih rendah dibandingkan rokok. Berdasarkan kajian ilmiah di Indonesia dan berbagai negara, pengaturan untuk produk tembakau alternatif seharusnya berbeda dari rokok.

Ilustrasi untuk Asosiasi Tegaskan Komitmen Cegah Akses Tembakau bagi Anak

Asosiasi Tegaskan Komitmen Cegah Akses Tembakau bagi Anak

Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Garinda Kartasasmita sayangkan banyak informasi keliru yang menyatakan pelaku usaha menyasar anak-anak sebagai target konsumen produk tembakau alternatif (PTA). Asosiasi tekankan kembali komitmen dan upaya pemasaran bertanggung jawab.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif vs Rokok: Tanggapan Asosiasi Vape

Produk Tembakau Alternatif vs Rokok: Tanggapan Asosiasi Vape

Ketua Asosiasi Retail Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia menanggapi masih banyaknya kesalahan persepsi publik yang menyamakan produk tembakau alternatif dengan rokok, dan tidak jarang dianggap berbahaya terhadap kesehatan sehingga dianggap tak layak sebagai opsi bagi perokok dewasa beralih dari kebiasaannya.

Ilustrasi untuk Gejala Putus Nikotin: Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Gejala Putus Nikotin: Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Praktisi Kesehatan, dr. Arifandi Sanjaya mengutarakan gejala umum putus nikotin umumnya dialami perokok dewasa yang belum siap berhenti total, meliputi sakit kepala, mual, sulit konsentrasi, susah tidur, bahkan merasa stres. Meskipun berhenti total merupakan cara terbaik untuk mengurangi bahaya merokok, hal ini harus menjadi perhatian. 

Ilustrasi untuk Asosiasi Vape: Pentingnya Tembakau Alternatif bagi Perokok Dewasa

Asosiasi Vape: Pentingnya Tembakau Alternatif bagi Perokok Dewasa

Paido Siahaan, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif (PTA) secara ilmiah efektif mengurangi risiko kesehatan bagi perokok dewasa. Sayangnya, masih terdapat misinformasi tentang klaim bahwa PTA memiliki risiko yang sama dengan rokok. Klaim misinformasi ini dapat mempengaruhi keputusan perokok dewasa untuk mencari produk alternatif yang lebih baik.

Ilustrasi untuk Arvindo: Tembakau Alternatif sebagai Solusi untuk Kurangi Perokok

Arvindo: Tembakau Alternatif sebagai Solusi untuk Kurangi Perokok

Ketua Asosiasi Ritel Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia Firmansyah, berharap pemerintah memanfaatkan produk tembakau alternatif (PTA) untuk menurunkan angka perokok, mengacu pada kesuksesan negara lain. Data dari Laporan Office for National Statistic Inggris menunjukkan, penurunan jumlah perokok di negaranya (12,9% pada 2022 dibandingkan dengan 13,3% pada 2021) dan Swedia (5,16% pada 2022 dibandingkan dengan 11% pada 2015) berkat dukungan pemerintah terhadap PTA.

Ilustrasi untuk Berhenti Merokok? Tembakau Alternatif Bisa Jadi Opsi

Berhenti Merokok? Tembakau Alternatif Bisa Jadi Opsi

Mohammad Khotib, peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB), mengatakan, menghalangi perokok dewasa untuk tidak merokok merupakan hal yang sangat berat, sehingga salah satu cara yang bisa digunakan adalah memanfaatkan produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko. Hal ini dapat digunakan untuk mengurangi dampak kesehatan yang ditimbulkan jika dibandingkan dengan lanjut merokok.

Ilustrasi untuk Asosiasi Vape: Tembakau Alternatif Bantu Berhenti Merokok

Asosiasi Vape: Tembakau Alternatif Bantu Berhenti Merokok

Paido Siahaan, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo), mengatakan bahwa produk tembakau alternatif (PTA) dapat membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok. Hal ini sejalan dengan hasil riset “Effects of Reduced-Risk Nicotine-Delivery Products on Smoking Prevalence and Cigarette Sales: An Observational Study” yang dirilis pada September 2023 oleh Queen Mary University of London. Studi tersebut menunjukkan penurunan tingkat merokok lebih cepat di Inggris dan Amerika Serikat berkat penggunaan PTA antara 2004 dan 2019, berbanding terbalik dengan Australia yang memberlakukan kontrol ketat untuk PTA.

Ilustrasi untuk Mantan Direktur WHO: Strategi Komprehensif untuk Kurangi Perokok

Mantan Direktur WHO: Strategi Komprehensif untuk Kurangi Perokok

Mantan Direktur Kebijakan Penelitian & Kerja Sama Badan Kesehatan Dunia (WHO) PBB Prof. Tikki Pangestu mengungkapkan pentingnya upaya intervensi pemerintah dalam memitigasi epidemi perokok di Indonesia. Dari beberapa opsi strategi di dunia ini, kata Prof. Tikki, yang paling efektif untuk diterapkan di Indonesia adalah pendekatan pemanfaatan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Cara terbaik bagi perokok dewasa untuk mengurangi risiko dari kebiasaan merokok adalah dengan berhenti sepenuhnya. Namun, jika sulit dilakukan, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang memanfaatkan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Angka Perokok Tinggi, Pakar: Kurangi Risiko Produk Tembakau

Angka Perokok Tinggi, Pakar: Kurangi Risiko Produk Tembakau

Kalangan akademisi menilik pentingnya pengurangan risiko produk tembakau mengingat tingginya angka perokok di Indonesia. Pasalnya, pendekatan berhenti merokok secara total ternyata sulit dilakukan bagi perokok dewasa, ujar Wakil Direktur AOI University Hospital Jepang, Hiroya Kumamaru. Pemanfaatan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan ternyata dapat membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok. Oleh karenanya, pengurangan risiko tembakau dengan memanfaatkan produk tembakau alternatif dapat menjadi salah satu solusi untuk isu prevalensi perokok.

Ilustrasi untuk Penelitian Tembakau Alternatif untuk Kurangi Prevalensi Perokok

Penelitian Tembakau Alternatif untuk Kurangi Prevalensi Perokok

Aktivis Pengurangan Bahaya Merokok dari Inggris yang merupakan panelis diskusi Global Forum Nicotine 2023 (GFN23) di Warsawa, Polandia, Clive Bates mengatakan, penelitian yang masif mengenai produk tembakau alternatif sangat diperlukan untuk keterbukaan informasi yang akurat, terutama mengenai profil risiko dari produk tersebut. Pada kesempatan berbeda, Peneliti dan Dosen Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Neily Zakiyah, juga sependapat penyebarluasan informasi tentang profil risiko dan manfaat dari produk tembakau alternatif sebaiknya berbasis fakta dan kajian ilmiah. Pasalnya, kajian bukti efektivitas rokok elektronik dapat membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Pemerintah Diminta Perjelas Informasi Tembakau Alternatif

Pemerintah Diminta Perjelas Informasi Tembakau Alternatif

Pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif sebagai upaya mengurangi jumlah perokok di Indonesia. Sebab, informasi berdasarkan kajian ilmiah tersebut diperlukan untuk membuat keputusan yang lebih baik bagi perokok dewasa)yang ingin terus menggunakan produk mengandung nikotin. Senada, Dr Dwinita Wikan, Kepala Pusat Penelitian Hortikultura dan Perkebunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan masih sedikit penelitian ilmiah tentang produk tembakau alternatif. 

Ilustrasi untuk Pelaku Usaha Dukung Cegah Penyalahgunaan Tembakau Alternatif

Pelaku Usaha Dukung Cegah Penyalahgunaan Tembakau Alternatif

Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita, mendeklarasikan komitmen dan partisipasi asosiasi pelaku usaha untuk terus mendukung pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan produk tembakau alternatif oleh anak-anak, perempuan hamil, dan non-perokok melalui aturan asosiasi serta edukasi publik. Namun, Garindra berharap bahwa usaha ini dibarengi oleh keterbukaan pemerintah terhadap hasil kajian produk tembakau alternatif agar dapat berpartisipasi dalam penyebarluasan informasi yang akurat dan komprehensif kepada publik. Baca juga mengenai dukungan aliansi dalam artikel ini!

Ilustrasi untuk Perokok Dewasa Wajib Tahu, Ini Fakta Produk Tembakau Alternatif

Perokok Dewasa Wajib Tahu, Ini Fakta Produk Tembakau Alternatif

Ini 4 fakta yang kamu perlu ketahui soal produk tembakau alternatif (PTA). Pertama, PTA seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, berhasil menurunkan prevalensi merokok di beberapa negara seperti Swedia, Selandia Baru, dan Jepang. Kedua, PTA memiliki profil risiko yang lebih rendah ketimbang rokok. Public Health England (saat ini bernama UK Health Security Agency) menyatakan bahwa PTA mampu mengurangi risiko hingga 90-95% lebih rendah daripada rokok. Ketiga, asosiasi pelaku usaha dan konsumen berkomitmen untuk mengedukasi bahwa PTA hanya untuk perokok dewasa. Keempat, baru-baru ini Kementerian Kesehatan Inggris membagikan PTA secara gratis kepada satu juta perokok untuk mendorong perokok beralih ke produk yang lebih rendah risiko. Hal ini demi mendukung target pemerintah Inggris untuk bebas dari rokok mulai 2030.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Perokok

Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Perokok

Akses dan pemanfaatan produk tembakau alternatif telah terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mengurangi prevalensi perokok jika dibandingkan dengan pendekatan pelarangan total. Hal ini disampaikan oleh pakar dari berbagai negara dalam acara Innovation Summit Southeast Asia di Asia School of Business, Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca Lebih Lanjut Paparan Pakar dari Berbagai Negara

Ilustrasi untuk Inggris Minta Warganya Kurangi Merokok, Diganti Pakai Vape

Inggris Minta Warganya Kurangi Merokok, Diganti Pakai Vape

Kementerian Kesehatan Inggris akan mendorong satu juta orang perokok dewasa untuk beralih ke produk tembakau alternatif, dengan mendanai skema nasional ‘beralih untuk berhenti’ yang pertama di dunia. Pemanfaatan produk tembakau alternatif untuk membantu perokok dewasa beralih juga didasari oleh hasil penelitian, termasuk hasil kajian ilmiah lembaga eksekutif Departemen Kesehatan Inggris, Public Health England yang kini dikenal dengan nama UK Health Security Agency (UKHSA)

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, kantong nikotin dan rokok elektronik, terbukti memiliki profil risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok. Dokter Spesialis Paru dr. Yahya Sp.P, mengungkapkan produk tembakau alternatif hanya berisi uap air dan beberapa essens, dan tidak menyebabkan orang sekitarnya menjadi perokok pasif.

Ilustrasi untuk Industri Vape Butuh Lebih Banyak Kajian Ilmiah

Industri Vape Butuh Lebih Banyak Kajian Ilmiah

Ketua Aliansi Vaper Indonesia (AVI), Johan Sumantri menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, terbukti secara kajian ilmiah memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok hingga 95 persen. Namun, informasi mengenai riset tersebut belum tersebar secara masif dan komprehensif bagi konsumen, khususnya di Indonesia. Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, mendukung agar akademisi bersama pemerintah segera menggalakkan kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Sahid Jakarta (USAHID), diperlukan strategi komunikasi yang berbeda tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi misinformasi, yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan masyarakat dan status sosial masyarakat. Dalam mengimplementasikan strategi komunikasi tersebut, perlu dibangun kolaborasi dengan melibatkan pemangku kepentingan (pentahelix), seperti pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

Ilustrasi untuk Pemerintah Diminta Buat Regulasi Tembakau Alternatif

Pemerintah Diminta Buat Regulasi Tembakau Alternatif

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo meminta pemerintah mengeluarkan regulasi yang berbeda bagi produk tembakau, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin. Keberadaan regulasi yang berbeda bagi produk tembakau alternatif dan rokok dipercaya dapat melindungi masyarakat dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Ilustrasi untuk RI Bisa Belajar dari Swedia soal Kebijakan Rokok

RI Bisa Belajar dari Swedia soal Kebijakan Rokok

Penggunaan produk tembakau alternatif untuk menurunkan prevalensi merokok dilakukan di Swedia. Berkat memanfaatkan produk tembakau alternatif, terutama snus atau kantong nikotin, tingkat kematian terkait konsumsi produk nikotin di Swedia jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Ilustrasi untuk Peneliti ITB Dorong Kajian Tembakau Alternatif

Peneliti ITB Dorong Kajian Tembakau Alternatif

Peneliti Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB) berharap Indonesia memiliki lebih banyak kajian ilmiah terkait aspek manfaat dan keamanan produk tembakau alternatif menyusul telah berbedarnya produk pengganti rokok konvensional itu di Indonesia. SF-ITB telah melakukan kajian literatur ilmiah dengan judul “Perbandingan Profil Risiko Kesehatan Produk Tembakau yang Dipanaskan Versus Rokok Kretek Indonesia,” yang telah dipaparkan dalam 5th Scientific Summit di Athena, Yunani pada bulan September yang lalu.

Ilustrasi untuk Vape vs. Tembakau Dipanaskan: Perbedaan Utama

Vape vs. Tembakau Dipanaskan: Perbedaan Utama

Perbedaan utama dari rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan adalah bahan baku yang digunakan dalam proses pemanasan untuk menghantarkan nikotin.

Ilustrasi untuk APVI Sebut Produk Tembakau Alternatif Digempur Kampanye Negatif

APVI Sebut Produk Tembakau Alternatif Digempur Kampanye Negatif

Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) mendorong dilakukannya penelitian terhadap produk tembakau alternatif di Tanah Air. Hasil penelitian tersebut dapat menjadi sumber informasi komprehensif di tengah masifnya disinformasi yang disampaikan kelompok anti tembakau.

Ilustrasi untuk Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok dewasa mempunyai hak untuk menggunakan produk penghantar nikotin yang lebih rendah risiko, seperti produk tembakau alternatif guna mengurangi pravalensi merokok serta memperbaiki kualitas hidup di masa depan, menurut Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR Ariyo Bimmo.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Butuh Aturan Khusus

Produk Tembakau Alternatif Butuh Aturan Khusus

Asosiasi-asosiasi konsumen menolak jika regulasi produk tembakau alternatif disamakan dengan rokok konvensional. Hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen produk tembakau alternatif dan perokok dewasa.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Dibayangi Misinformasi

Produk Tembakau Alternatif Dibayangi Misinformasi

Ariyo Bimmo, Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), menekankan, pentingnya bagi perokok dewasa untuk mendapatkan akses informasi yang akurat dan netral mengenai produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan snus/kantong nikotin. Informasi keliru yang beredar di publik berpotensi menghambat para perokok dewasa untuk beralih ke produk yang lebih rendah risiko ini.

Ilustrasi untuk Hasil Riset, Rokok Elektronik Berhasil Mengurangi Bahaya TAR

Hasil Riset, Rokok Elektronik Berhasil Mengurangi Bahaya TAR

Sebuah riset dari Public Health England menyimpulkan, rokok elektronik 95% lebih rendah risiko daripada rokok konvensional. Rokok elektronik tidak mengandung TAR dan karbon monoksida, yang merupakan zat paling berbahaya, yang dihasilkan dari pembakaran tembakau.

Ilustrasi untuk Apa Efek Vaping atau Merokok 1 Bulan pada Tubuh?

Apa Efek Vaping atau Merokok 1 Bulan pada Tubuh?

Sebuah video eksperimen dilakukan untuk melakukan perbandingan antara pengaruh vaping dan merokok selama 1 bulan pada tubuh kita. Bagaimana efeknya? Apakah benar vaping memiliki risiko yang lebih rendah? Atau vaping & rokok justru sama bahayanya?

Ilustrasi untuk Apa Itu Vape? Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Vape

Apa Itu Vape? Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Vape

Menyadari berbagai risiko kesehatan yang mungkin timbul dari kebiasaan merokok, banyak perokok yang sejatinya ingin berhenti. Namun, berhenti sepenuhnya seringkali sulit dilakukan. Produk tembakau alternatif seperti vape dapat menjadi salah satu solusi bagi Anda yang menemui kesulitan itu. Cari tahu lebih lanjut mengenai "Apa itu Vape" melalui artikel berikut ini!

Ilustrasi untuk 4 Kandungan Utama dalam Cairan Vape dan Pengaruhnya

4 Kandungan Utama dalam Cairan Vape dan Pengaruhnya

Vape hadir dengan beragam bentuk dan rasa yang sangat berbeda dengan rokok. Vape juga memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok, karena tidak menghasilkan TAR yang berbahaya untuk tubuh. Untuk lebih jelasnya lagi, mari simak penjelasan di bawah ini agar Anda #JadiLebihPaham.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Produk Tembakau Alternatif dipandang sebagai alternatif untuk mengatasi ketergantungan merokok di samping layanan konseling dengan dokter. Simak pendapat Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, dr. Tribowo Tuahta Ginting, Sp.KJ(K) berikut.

Ilustrasi untuk Tembakau yang Dipanaskan Lebih Rendah Risiko

Tembakau yang Dipanaskan Lebih Rendah Risiko

Dalam forum Scientific Summit on Tobacco Harm Reduction ke-4, peneliti VVT Technical Research Centre of Finland Teemu Karkela menjelaskan perbedaan asap rokok dan aerosol yang dihasilkan produk tembakau yang dipanaskan serta dampak atas perbedaan risiko kedua produk tersebut. Di mana letak perbedaan sebenarnya? Baca selengkapnya!