Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate | KoalisiIndonesiaBebasTar

01 January 2019

Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Bagi para ibu muda yang sedang dalam masa kehamilan, asupan gizi menjadi sangat penting karena kesehatan sang buah hati bergantung padanya. Apapun yang dimakan oleh sang ibu, itu pula yang diserap oleh bayi dalam kandungannya. Itulah mengapa dokter kandungan selalu mewanti-wanti asupan gizi sang ibu hamil, termasuk memberi pantangan makanan seperti sate. Namun, apa penyebabnya?

Makanan Indonesia yang menjadi favorit banyak orang ini memang enak dan mudah didapatkan, namun ibu hamil perlu mengetahui bahaya yang mengintai dibaliknya. Salah satu alasan mengapa ibu hamil dilarang makan sate adalah kehadiran Heterocyclic Amines (HCAs) dan Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs). Kedua zat kimia ini dihasilkan daging, baik sapi, ikan, maupun ayam, yang dimasak dalam temperatur yang sangat tinggi. Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, kedua zat kimia ini bersifat mutagenik, yaitu mampu mengubah DNA sehingga memicu munculnya sel kanker.

PAHs terbentuk ketika lemak dan sari daging dihangatkan secara langsung di permukaan yang sangat panas atau dibakar langsung dan menciptakan asap yang menempel pada permukaan daging. Selain daging yang dibakar, PAHs juga dapat ditemukan di makanan yang diasapkan, asap rokok, dan asap knalpot.

Alasan kedua ibu hamil dilarang makan sate adalah tingkat kematangan sate yang terkadang tidak merata. Dilansir dari Kompas Sains, daging yang tidak matang secara merata mengandung berbagai virus yang berbahaya bagi janin, diantaranya toksoplasma, rubella, sitomegalovirus, dan herpes simpleks, atau yang biasa dikenal sebagai TORCH. Virus-virus ini tentunya dapat mengganggu tumbuh kembang janin dalam kandungan sehingga sebaiknya dihindari. Ibu hamil juga dapat melakukan tes TORCH untuk memastikan sang buah hati dalam kandungan bebas dari virus tersebut.

Kedua alasan yang bertentangan tersebut menjadi alasan mengapa ibu hamil dilarang makan sate. Sate yang dibakar terlalu panas mengandung zat kimia berbahaya dan dapat memicu kanker, sedangkan sate yang tidak matang secara merata memiliki risiko virus yang mengancam tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Selain dilarang makan sate, ibu hamil juga dianjurkan untuk menghindari makanan lain yang dibakar karena memiliki bahaya yang serupa. Baiknya ibu hamil berkonsultasi pada dokter untuk memastikan asupan gizi yang sesuai bagi dirinya dan sang bayi demi kehamilan yang sehat.

Merasa artikel ini bermanfaat? Yuk, share ke kerabatmu!

Share