31 January 2022

Apa Bedanya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif?

Jika ditanya bedanya rokok dan Produk Tembakau Alternatif, apakah Anda mengetahuinya? Masih banyak orang yang belum tahu perbedaan keduanya. Padahal Produk Tembakau Alternatif bisa digunakan sebagai salah satu solusi bagi Anda yang sedang berusaha berhenti merokok. Untuk melihat perbedaan keduanya, mari membaca informasi yang diberikan Kabar di bawah ini agar #JadiLebihPaham.

Bedanya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif

Dilansir dari Alodokter, rokok konvensional dan Produk Tembakau Alternatif seperti rokok elektrik atau produk tembakau yang dipanaskan sudah pasti memiliki perbedaan cukup mencolok. Dimulai dari proses pemakaian hingga kandungan di dalamnya.

1. Penggunaan

Rokok konvensional digunakan melalui proses pembakaran. Dengan membakar rokok konvensional ini maka yang dihasilkan adalah asap yang mengandung TAR dan berbahaya bagi kesehatan, sedangkan Produk Tembakau Alternatif seperti rokok elektrik digunakan dengan cara dipanaskan dan hasil yang didapatkan dalam bentuk uap, bukan asap. Uap yang dihasilkan tersebut kemudian dihirup dan memberikan asupan nikotin kepada penggunanya. 

Baca Juga: Metode Memasak yang Sehat juga Dapat Menghasilkan Zat Karsinogen loh! Cek Artikel Berikut!

2. Jumlah Nikotin

Dosis  nikotin yang terdapat di dalam satu batang rokok konvensional mempunyai kadar yang lebih besar kalau dibandingkan dengan nikotin di dalam Produk Tembakau Alternatif. Oleh karena itu, penggunaan produk tembakau alternatif dijadikan solusi di berbagai negara untuk mengurangi dampak bahaya dari merokok. 

Baca Juga: Perbedaan Dosis, Durasi, dan Bentuk Terapi Pengganti Nikotin untuk Berhenti Merokok

3. Efek ketergantungan

Nikotin pada rokok merupakan zat yang dapat meningkatkan dopamin di dalam tubuh dan membuat penggunanya keketergantunganan. Keketergantunganan ini akan meningkat karena seiring bertambahnya waktu, tubuh mulai memiliki kekebalan terhadap nikotin. Perokok harus merokok lebih sering untuk tetap memenuhi kadar dopamin tersebut.

Keketergantunganan nikotin ini dapat membuat perokok akan merasakan keinginan merokok yang tinggi diiringi dengan kecemasan, tubuh berkeringat, hingga sakit kepala. Namun dengan adanya salah satu solusi yaitu Produk Tembakau Alternatif, asupan kadar nikotin tetap bisa terpenuhi namun dengan skala yang lebih kecil. Efek ketergantungan yang selama ini pun perlahan-lahan menjadi lebih mudah teredam. 

Baca Juga: Asap Knalpot vs. Asap Rokok, Apa Dampaknya Bagi Paru-Parumu?

Produk Tembakau Alternatif pada Metode Harm Reduction

Dari ketiga perbedaan antara rokok konvensional dengan Produk Tembakau Alternatif di atas, sebenarnya secara tersirat sudah terlihat bahwa ada dampak positif di dalam Produk Tembakau Alternatif.

Dimulai dari  cara penggunaannya yang tidak melalui proses pembakaran, hingga bisa menurunkan keinginan merokok akibat efek keketergantunganan yang dihasilkan dari rokok konvensional. Walaupun tidak sepenuhnya bebas risiko, sudah banyak penelitian yang dijalankan dengan hasil Produk Tembakau Alternatif jauh lebih baik. Salah satunya adalah penelitian UK Health Security Agency yang menyatakan bahwa penggunaan rokok elektrik setidaknya 95% lebih rendah risiko kesehatan jika dibandingkan dengan rokok konvensional. 

Sebenarnya, beralih ke Produk Tembakau Alternatif merupakan salah satu bagian dari metode harm reduction. Metode ini menekankan pada proses mengurangi risiko kesehatan yang disebabkan oleh zat-zat berbahaya di dalam rokok konvensional. Melihat bagaimana banyak perokok yang ingin berusaha lepas dari efek keketergantunganan rokok konvensional namun sering menemui jalan buntu, Produk Tembakau Alternatif dapat dijadikan salah satu solusi.

Semoga informasi mengenai apa bedanya rokok dan Produk Tembakau Alternatif di atas dapat menjadi manfaat bagi Anda yang ingin menjalankan metode harm reduction dalam aktivitas sehari-hari. Cek artikel Kabar lainnya agar Anda #JadiLebihPaham sekarang juga.

Share