Uji klinis terbaru dari Pennsylvania State College of Medicine mengungkap bahwa produk tembakau alternatif berpotensi membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok sekaligus mengurangi paparan berbagai zat berbahaya yang dihasilkan dari proses pembakaran tembakau.
Penelitian berjudul ”Toxicant Exposures After Switching From Cigarettes to a Pod-Based Electronic Cigarette” yang diterbitkan pada Mei 2026 menunjukkan bahwa peserta yang menggunakan produk tembakau alternatif dalam jangka pendek memiliki peluang sekitar tiga kali lebih besar untuk beralih dari kebiasaan merokok dibandingkan peserta yang beralih dengan menggunakan produk tanpa nikotin.
Studi tersebut juga menemukan penurunan sejumlah biomarker paparan zat berbahaya pada kelompok pengguna produk tembakau alternatif, sehingga memperkuat pemahaman bahwa sebagian besar zat berbahaya berasal dari proses pembakaran tembakau, bukan dari nikotin itu sendiri.