Semua Artikel

Ilustrasi untuk Lebih Bahaya Nikotin atau TAR? Ini Kata Peneliti

Lebih Bahaya Nikotin atau TAR? Ini Kata Peneliti

Selama ini, nikotin dilabeli sebagai zat yang paling berbahaya bagi kesehatan ketimbang TAR. Lantas, manakah yang sebenarnya lebih berbahaya? Nikotin bukan karsinogen dan juga tidak menjadi penyebab utama bahaya rokok. Peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB) Mohammad Khotib menjelaskan, nikotin adalah senyawa kimia yang secara alami terdapat pada tembakau. Di sisi lain, TAR adalah senyawa yang muncul dari proses pembakaran, dan berisiko menyebabkan penyakit.

Ilustrasi untuk Mengapa Rumah Dapat Menjadi Sumber Polusi?

Mengapa Rumah Dapat Menjadi Sumber Polusi?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, kualitas udara di dalam rumah dipengaruhi oleh konsentrasi polutan dari luar, terutama bagi yang tinggal di dekat area industri atau jalan raya yang ramai, sumber polusi di dalam rumah, karakteristik bangunan, serta kebiasaan penghuninya.

Ilustrasi untuk Mantan Direktur WHO: Strategi Komprehensif untuk Kurangi Perokok

Mantan Direktur WHO: Strategi Komprehensif untuk Kurangi Perokok

Mantan Direktur Kebijakan Penelitian & Kerja Sama Badan Kesehatan Dunia (WHO) PBB Prof. Tikki Pangestu mengungkapkan pentingnya upaya intervensi pemerintah dalam memitigasi epidemi perokok di Indonesia. Dari beberapa opsi strategi di dunia ini, kata Prof. Tikki, yang paling efektif untuk diterapkan di Indonesia adalah pendekatan pemanfaatan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Informasi Akurat Dorong Perokok Dewasa Beralih ke PTA

Informasi Akurat Dorong Perokok Dewasa Beralih ke PTA

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo) Paido Siahaan mengutarakan manfaat produk tembakau alternatif (PTA) sebagai bentuk penerapan pengurangan bahaya tembakau. Pernyataan ini sejalan dengan kajian ilmiah Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial atau UK Health Security bertajuk “Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products” yang menunjukkan bahwa PTA memiliki profil risiko 90-95% lebih rendah ketimbang rokok yang dibakar. Akses terhadap informasi akurat mengenai PTA, penting untuk mendorong perokok dewasa agar beralih dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Kandungan Asap Rokok dan Risiko yang Ditimbulkan

Kandungan Asap Rokok dan Risiko yang Ditimbulkan

Setiap isapan asap rokok mengandung lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya. Sayangnya, asap rokok tidak hanya dapat terhirup oleh perokok, namun juga  oleh orang-orang di sekitarnya. Berikut ini daftar sejumlah zat berbahaya yang terkandung dalam asap rokok:

Ilustrasi untuk Berapa Lama Nikotin Hilang dari Tubuh

Berapa Lama Nikotin Hilang dari Tubuh

Nikotin umumnya membutuhkan waktu 1–3 hari untuk keluar sepenuhnya dari tubuh setelah seseorang perokok berhenti merokok. Namun, waktu ini bisa bervariasi tergantung pada faktor seperti durasi merokok, metabolisme, dan kondisi kesehatan. Memahami proses pengeluaran nikotin penting bagi mereka yang ingin mengurangi paparan asap rokok dan mulai beralih ke produk tembakau alternatif, seperti HTP dan vape.

Artikel terkait: Rokok Elektrik vs Konvensional: Mana Lebih Rendah Risiko?

Ilustrasi untuk Hasil Penelitian YPKP Indonesia: Nikotin Tak Berbahaya, Kenapa?

Hasil Penelitian YPKP Indonesia: Nikotin Tak Berbahaya, Kenapa?

Nikotin akan menyebabkan efek kecanduan jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Namun, Nikotin tidak memicu berbagai penyakit yang biasa disebutkan pada kemasan rokok. Tidak hanya dalam produk tembakau, nikotin juga terkandung dalam sayuran, seperti kembang kol, kentang, terong, dan tomat.

Ilustrasi untuk Surat Terbuka untuk WHO: Tinjauan Terhadap Tembakau Alternatif

Surat Terbuka untuk WHO: Tinjauan Terhadap Tembakau Alternatif

72 ilmuwan dan kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan nikotin meminta World Health Organization (WHO) dan para pemangku kepentingan untuk mengambil pendekatan yang lebih positif dan terbuka terhadap teknologi dan inovasi baru yang dapat menjadi solusi bagi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok.

Ilustrasi untuk Fakta Tentang Nikotin yang Perlu Anda Pahami

Fakta Tentang Nikotin yang Perlu Anda Pahami

Produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantung nikotin, merupakan produk yang mengandung nikotin. Hanya saja, selama ini, nikotin identik dengan rokok, sehingga ada mispersepsi bahwa nikotin penyebab penyakit seperti kanker. Lembaga Kesehatan Nasional Inggris (NHS) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) mencoba meluruskan mispersepsi tersebut.

Ilustrasi untuk Perlu Upaya Baru Tekan Prevalensi Perokok

Perlu Upaya Baru Tekan Prevalensi Perokok

Upaya baru untuk menekan prevalensi perokok di Indonesia harus diintensifkan pemerintah dengan alternatif lebih rendah risiko? Bagaimana bisa?

Ilustrasi untuk Sosialisasi Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Perokok Dewasa

Sosialisasi Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Perokok Dewasa

Aliansi Vaper Indonesia (AVI) mendorong pemerintah berperan aktif mengedukasi perokok dewasa tentang produk tembakau alternatif. Pemahaman masyarakat tentang konsep pengurangan bahaya tembakau masih minim karena akses informasi akurat terkait produk tembakau alternatif yang sangat terbatas.

Ilustrasi untuk Pentingnya Sosialisasi Risiko Produk Tembakau Alternatif

Pentingnya Sosialisasi Risiko Produk Tembakau Alternatif

Ketua Umum Asosiasi Vaporizer Bali (AVB) I Gde Agus Mahartika mengatakan, masyarakat, khususnya perokok dewasa, harus diberikan sosialisasi terkait profil risiko dan pemanfaatan produk tembakau alternatif. Alasannya, produk ini kerap diinformasikan sama berbahayanya dengan rokok. Padahal, secara kajian ilmiah, produk ini memiliki profil risiko yang lebih rendah ketimbang rokok.  Sejumlah penelitian ini sudah dilakukan baik di Indonesia maupun mancanegara. Asosiasi pelaku usaha berharap pemerintah dapat mendukung penelitian lebih lanjut agar perokok dewasa dapat memanfaatkan produk tembakau alternatif secara lebih maksimal. 

Ilustrasi untuk Kenali Bahaya Rokok Elektronik!

Kenali Bahaya Rokok Elektronik!

Kehadiran rokok elektronik atau vape yang masih terhitung baru. Meskipun bebas TAR, rokok elektronik tetap mengandung nikotin yang yang bersifat adiktif. Selain itu, uap yang dihasilkan rokok elektronik pun tidak hanya memuat nikotin saja, sehingga risiko penggunaannya tetap ada dan kita perlu waspada.

Ilustrasi untuk Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) merupakan salah satu senyawa penyebab kanker (bersifat karsinogenik) yang paling kuat dan dihasilkan dari asap yang ada di sekitar kita. Mana yang lebih bahaya? Pelajari di Infografik ini.

Ilustrasi untuk Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Sahid Jakarta (USAHID), diperlukan strategi komunikasi yang berbeda tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi misinformasi, yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan masyarakat dan status sosial masyarakat. Dalam mengimplementasikan strategi komunikasi tersebut, perlu dibangun kolaborasi dengan melibatkan pemangku kepentingan (pentahelix), seperti pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

Ilustrasi untuk Misinformasi Nikotin Hambat Akses Produk Rendah Risiko

Misinformasi Nikotin Hambat Akses Produk Rendah Risiko

Mohammad Khotib, Peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan, produk tembakau alternatif (PTA) seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, dapat menjadi opsi bagi perokok dewasa untuk beralih karena risiko kesehatannya yang lebih rendah daripada lanjut merokok. Selama ini, ada misinformasi bahwa nikotin merupakan zat berbahaya dalam produk tembakau yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan, sehingga membuat perokok dewasa enggan mengakses PTA. Padahal, penyebabnya adalah TAR, bahan karsinogenik yang terdapat di dalam asap rokok.

Ilustrasi untuk Nikotin Bermanfaat Jika Dikonsumsi dengan Risiko Rendah

Nikotin Bermanfaat Jika Dikonsumsi dengan Risiko Rendah

Ahli Toksikologi dan akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Shoim Hidayat mengungkapkan bahwa nikotin sebetulnya memiliki beragam manfaat bagi tubuh manusia. Asalkan, dikonsumsi dalam jumlah tepat dan dengan cara yang rendah risiko, dikutip dari ANTARA.

Ilustrasi untuk Tembakau Dipanaskan: Risiko Kesehatan

Tembakau Dipanaskan: Risiko Kesehatan

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan penelitian terkait penelitian-penelitian mengenai produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar (heat-not-burn) dengan membandingkan antara hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh pelaku industri tembakau dan penelitian independen.

Ilustrasi untuk Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu! 

Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu! 

Pada tahun 2021, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa terdapat 69,1 juta orang dewasa di Indonesia yang merupakan perokok. Selain itu, jumlah perokok pasif juga tercatat sebanyak 120 juta orang. 

Apa saja bahaya yang dapat dihadapi oleh perokok aktif dan perokok pasif? Mari kita pelajari lebih lanjut di artikel ini!

Ilustrasi untuk Vape vs. Tembakau Dipanaskan: Perbedaan Utama

Vape vs. Tembakau Dipanaskan: Perbedaan Utama

Perbedaan utama dari rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan adalah bahan baku yang digunakan dalam proses pemanasan untuk menghantarkan nikotin.

Ilustrasi untuk Pengurangan Risiko: Solusi untuk yang Sulit Berhenti Merokok

Pengurangan Risiko: Solusi untuk yang Sulit Berhenti Merokok

Head of Medical Community Alodokter, Alni Magdalena menjelaskan bahwa bagi perokok yang kesulitan untuk berhenti, konsep pengurangan risiko melalui penggunaan produk tembakau alternatif dapat menjadi solusi, setidaknya untuk mengurangi paparan TAR.

Ilustrasi untuk Riset: Tembakau Alternatif Efektif Dibanding Konseling

Riset: Tembakau Alternatif Efektif Dibanding Konseling

Riset Universitas Bern bertajuk “Electronic Nicotine-Delivery Systems for Smoking Cessation” yang dipublikasikan di New England Journal Medicine pada Februari 2024 lalu menyimpulkan produk tembakau alternatif (PTA) lebih efektif dibadingkan konseling berhenti merokok. Selain keefektifannya untuk beralih merokok, pemanfaatan PTA ternyata juga berdampak positif dalam mengurangi dampak kesehatan akibat merokok.

Ilustrasi untuk Mengapa TAR Berbahaya Bagi Kesehatan: Fakta dan Dampaknya

Mengapa TAR Berbahaya Bagi Kesehatan: Fakta dan Dampaknya

TAR mengandung karsinogen yaitu zat pemicu kanker. Zat ini bisa merusak sel dalam berbagai organ tubuh. Selain paru-paru, TAR juga dikenal sebagai penyebab kanker mulut dan tenggorokan. Bahaya TAR bahkan bisa dilihat langsung, contohnya gigi para perokok yang biasanya lebih kuning.

Ilustrasi untuk Apakah Tembakau Alternatif Aman untuk Perokok?

Apakah Tembakau Alternatif Aman untuk Perokok?

Seperti ungkapan Michael Russell, “People smoke for nicotine but they die from the TAR”. Ya, yang berbahaya dari rokok adalah TAR yang mengandung karsinogen, yaitu zat yang memicu kanker. Lalu, apakah produk tembakau alternatif lebih aman sehingga bisa menjadi solusi berhenti merokok?

Ilustrasi untuk Langkah Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Kurangi Masalah Rokok

Langkah Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Kurangi Masalah Rokok

Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) bergerak aktif untuk mencari solusi atas masalah rokok di Indonesia. Salah satunya melalui KABAR Roadshow, sebuah kegiatan untuk mensosialisasikan mengenai konsep harm reduction atau pengurangan risiko dengan cara beralih pada produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Efek Berhenti Merokok pada Wajah: Apa Saja?

Efek Berhenti Merokok pada Wajah: Apa Saja?

Melihat manfaat berhenti merokok pada wajah, tentu semakin banyak perokok yang ingin mencoba berhenti merokok. Namun memang tidak dapat dimungkiri bahwa berhenti merokok secara total seringkali sulit dilakukan. Beruntung, bagi perokok yang menemui kesulitan seperti itu saat ini bisa menengok pendekatan harm reduction (pengurangan bahaya).

Ilustrasi untuk Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Cara terbaik bagi perokok dewasa untuk mengurangi risiko dari kebiasaan merokok adalah dengan berhenti sepenuhnya. Namun, jika sulit dilakukan, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang memanfaatkan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Jadi Solusi Atasi Permasalahan Rokok

Produk Tembakau Alternatif Jadi Solusi Atasi Permasalahan Rokok

Ahli toksikologi dari Universitas Airlangga, Shoim Hidayat menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif dapat dijadikan salah satu solusi dalam membantu perokok dewasa untuk berhenti merokok secara bertahap, seperti yang dilakukan di Inggris, Jepang, dan Selandia Baru.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Pada diskusi “Konsep dan Implementasi Pengurangan Bahaya Tembakau” di Vape Carnival Solo 2024 beberapa waktu lalu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, Profesor Amaliya, menjelaskan pengurangan bahaya tembakau merupakan pendekatan baru bagi perokok dewasa untuk meminimalkan risiko akibat merokok. Perbedaan mendasar penggunaan PTA yaitu tidak adanya proses pembakaran, sehingga tidak ada senyawa berbahaya seperti TAR pada rokok melainkan uap. Dengan PTA, perokok dewasa tetap dapat mendapatkan nikotin tanpa TAR, senyawa karsinogenik pemicu kanker.

Ilustrasi untuk Temuan BRIN: Tembakau Alternatif dengan Zat Berbahaya Lebih Rendah

Temuan BRIN: Tembakau Alternatif dengan Zat Berbahaya Lebih Rendah

Prof. Bambang Prasetya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penelitian lebih lanjut tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi risiko kesehatan. Penelitian BRIN menunjukkan kandungan zat berbahaya dalam produk ini lebih rendah. Dia menekankan pentingnya riset ilmiah sebagai dasar untuk pembuatan suatu kebijakan publik dalam diskusi di APHRF 2024.

Ilustrasi untuk Peneliti Ungkap Tembakau Alternatif Berisiko Kesehatan Rendah

Peneliti Ungkap Tembakau Alternatif Berisiko Kesehatan Rendah

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran mengungkapkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko kesehatan lebih rendah dibanding rokok konvensional. Mereka pun sedang melanjutkan SMILE study yang mengevaluasi dampak penggunaan produk tembakau alternatif secara jangka panjang yang berkolaborasi dengan peneliti dari beberapa negara seperti Italia, Polandia dan Moldova. Yun Mukmin Akbar, peneliti Pusat Studi Kedokteran Gigi Militer Universitas Padjajaran mengatakan hal ini dapat menjadi ajang kolaborasi riset Indonesia dan negara lain di bidang kedokteran gigi. “Riset pengurangan bahaya tembakau punya potensi besar, terutama mengkaji perilaku merokok di kalangan militer yang menerapkan keilmuan di bidang kedokteran gigi militer” ungkapnya.

Ilustrasi untuk Cara konsumsi tembakau pengaruhi profil risiko penggunanya

Cara konsumsi tembakau pengaruhi profil risiko penggunanya

Sekretaris Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Garindra Kartasasmita, menjelaskan bahwa cara mengonsumsi tembakau, apakah dipanaskan atau dibakar, ternyata mempengaruhi profil risiko pada konsumennya.

Ilustrasi untuk Peneliti Dunia Bahas Tembakau Alternatif di Polandia

Peneliti Dunia Bahas Tembakau Alternatif di Polandia

Peneliti di Pusat Bedah Jantung Onassis di Athena-Yunani Konstantinos E. Farsalinos mengungkapkan penggunaan produk tembakau alternatif yang menerapkan konsep dipanaskan dapat mengeliminasi komponen atau zat berbahaya yang biasanya dihasilkan dari pembakaran rokok, sehingga potensi risikonya lebih rendah.

Ilustrasi untuk Apa Itu Nikotin? Risiko, Fakta Penting, dan Penelitian

Apa Itu Nikotin? Risiko, Fakta Penting, dan Penelitian

Banyak mispersepsi mengenai nikotin. Ada yang bilang nikotin adalah sumber masalah dari perokok, menyebabkan kecanduan, berbahaya untuk Kesehatan, dll. Apakah semua itu benar? Temukan jawabannya di infografik ini.

Ilustrasi untuk Ahli Kesehatan: Nikotin Bukan Penyebab Kanker

Ahli Kesehatan: Nikotin Bukan Penyebab Kanker

Profesor Riccardo Polosa dari Universitas Catania, Italia, menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok, dan nikotin bukanlah zat yang menyebabkan kanker.

Ilustrasi untuk Ketua APVI: Produk Tembakau Alternatif Bukan untuk Remaja dan Non-Perokok

Ketua APVI: Produk Tembakau Alternatif Bukan untuk Remaja dan Non-Perokok

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Budiyanto, menegaskan bahwa produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik, tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin hanya ditujukan bagi perokok dewasa sebagai opsi berisiko lebih rendah. Ia menegaskan bahwa produk tembakau alternatif tidak ditujukan untuk remaja atau non-perokok. Riset APVI dengan BRIN menunjukkan kandungan zat berbahaya pada produk ini lebih rendah dibandingkan rokok konvensional, sementara studi internasional dengan empat juta responden di AS, Kanada, dan Eropa Barat membuktikan kekhawatiran bahwa rokok elektronik memicu remaja merokok tidak berdasar, justru diikuti penurunan prevalensi merokok pada kelompok muda. APVI berkomitmen terus mengedukasi publik dan mendorong regulasi seimbang demi perlindungan kelompok rentan.

Ilustrasi untuk Penggunaan Rokok Elektronik: Studi di Yunani

Penggunaan Rokok Elektronik: Studi di Yunani

Penelitian yang didanai oleh German Federal Institute for Risk Assessment (BfR), sebuah divisi dalam Departemen Bahan Kimia dan Keamaan Produk dari Jerman ini bertujuan untuk melakukan uji toksikologi dari emisi produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar yang ada di pasaran.

Ilustrasi untuk Pemerintah Harus Pisahkan Aturan Produk Tembakau Alternatif

Pemerintah Harus Pisahkan Aturan Produk Tembakau Alternatif

Prevalensi perokok telah terbukti menurun di berbagai negara maju seperti Inggris yang menerapkan pendekatan pengurangan risiko pada aktivitas merokok (harm reduction). Dengan 90 juta perokok pada tahun 2016 silam, bagaimana baiknya pemerintah menekan prevalensi perokok?

Ilustrasi untuk Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif

Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif

Bahaya asap rokok bagi perokok pasif dapat memberikan efek buruk yang beragam. Anda dapat mengenal berbagai bahayanya bersama informasi dari KABAR.

Ilustrasi untuk Metode Memasak Sehat dan Risiko Zat Karsinogen

Metode Memasak Sehat dan Risiko Zat Karsinogen

Salah satu cara memasak yang memiliki risiko kesehatan tinggi adalah memanggang, yang ternyata menghasilkan senyawa TAR mirip seperti yang dihasilkan dalam asap rokok. Senyawa yang bersifat karsinogenik terbentuk saat asam amino, gula, dan kreatin bereaksi pada suhu tinggi.

Ilustrasi untuk Asap Memasak vs Kendaraan Bermotor

Asap Memasak vs Kendaraan Bermotor

Seperti kita ketahui sebelumnya, asap memiliki efek yang tidak baik bagi tubuh, baik dalam jangka pendek maupun jangka Panjang. Lalu, apakah asap memasak sama berbahayanya dengan asap kendaraan bermotor? Temukan ulasan singkatnya di infografik berikut ini.

Ilustrasi untuk Selandia Baru: Aturan Baru untuk Tembakau Alternatif

Selandia Baru: Aturan Baru untuk Tembakau Alternatif

Kementerian Kesehatan Selandia Baru merilis rekomendasi peraturan terkait produk tembakau alternatif untuk mendukung perokok dewasa beralih ke produk tembakau yang memiliki risiko kesehatan lebih rendah.