Semua Artikel

Ilustrasi untuk Menjaga Tubuh dari Polusi Udara Saat Berpuasa

Menjaga Tubuh dari Polusi Udara Saat Berpuasa

Mengapa polusi udara menjadi tantangan saat berpuasa? Karena polusi udara sesungguhnya menyebabkan oksidasi stres. Apa itu oksidasi stress? Bagaimana kita mengatasinya? Simak artikel berikut.

Ilustrasi untuk Berhenti Merokok? Tembakau Alternatif Bisa Jadi Opsi

Berhenti Merokok? Tembakau Alternatif Bisa Jadi Opsi

Mohammad Khotib, peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB), mengatakan, menghalangi perokok dewasa untuk tidak merokok merupakan hal yang sangat berat, sehingga salah satu cara yang bisa digunakan adalah memanfaatkan produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko. Hal ini dapat digunakan untuk mengurangi dampak kesehatan yang ditimbulkan jika dibandingkan dengan lanjut merokok.

Ilustrasi untuk Ketua AKVINDO: Tembakau Alternatif, Solusi Realistis Permasalahan Merokok

Ketua AKVINDO: Tembakau Alternatif, Solusi Realistis Permasalahan Merokok

Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 69 juta perokok. Menurut Paido Siahaan, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), berhenti merokok sepenuhnya sering terhambat gejala putus nikotin, sehingga produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik dan tembakau yang dipanaskan dapat menjadi opsi bagi perokok dewasa. Studi dari Inggris dan Royal College of Physicians menunjukkan risikonya lebih rendah dan peluang berhenti meningkat hingga 64,9 persen. Meski demikian, misinformasi dan penyalahgunaan rokok elektronik masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, diperlukan regulasi pengurangan berbasis risiko, penegakan hukum, dan edukasi publik agar manfaatnya tepat sasaran.

Ilustrasi untuk Penelitian Tembakau Alternatif untuk Kurangi Prevalensi Perokok

Penelitian Tembakau Alternatif untuk Kurangi Prevalensi Perokok

Aktivis Pengurangan Bahaya Merokok dari Inggris yang merupakan panelis diskusi Global Forum Nicotine 2023 (GFN23) di Warsawa, Polandia, Clive Bates mengatakan, penelitian yang masif mengenai produk tembakau alternatif sangat diperlukan untuk keterbukaan informasi yang akurat, terutama mengenai profil risiko dari produk tersebut. Pada kesempatan berbeda, Peneliti dan Dosen Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Neily Zakiyah, juga sependapat penyebarluasan informasi tentang profil risiko dan manfaat dari produk tembakau alternatif sebaiknya berbasis fakta dan kajian ilmiah. Pasalnya, kajian bukti efektivitas rokok elektronik dapat membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Tekanan Darah Perokok vs. Pengguna Rokok Elektronik

Tekanan Darah Perokok vs. Pengguna Rokok Elektronik

Eksperimen ini bertujuan untuk melakukan studi perbandingan tekanan darah dan detak jantung secara periodik dalam jangka waktu 52 minggu pada mereka yang berhenti merokok (quitters) dan mengurangi (reducers) dengan bantuan rokok elektronik, serta mereka yang tidak merubah kebiasaannya dalam mengonsumsi rokok (failures).

Ilustrasi untuk Pentingnya Produk Ramah Lingkungan di ICONIST 2023

Pentingnya Produk Ramah Lingkungan di ICONIST 2023

Pada International Conference on Interreligious Studies, Sciences, and Technology (ICONIST) 2023 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, peneliti Fathudin Kalimas menggarisbawahi bentuk-bentuk penerapan pendekatan pengurangan dampak negatif, dan menggali potensi produk tembakau alternatif dalam menekan prevalensi merokok dan dampak terhadap lingkungan. Layaknya di negara-negara seperti Inggris, Jepang, dan Swedia, produk inovasi lebih rendah risiko tersebut semestinya didukung oleh kebijakan-kebijakan yang mendorong inovasi untuk mengurangi prevalensi merokok dan pencemaran lingkungan.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Dibayangi Misinformasi

Produk Tembakau Alternatif Dibayangi Misinformasi

Ariyo Bimmo, Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), menekankan, pentingnya bagi perokok dewasa untuk mendapatkan akses informasi yang akurat dan netral mengenai produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan snus/kantong nikotin. Informasi keliru yang beredar di publik berpotensi menghambat para perokok dewasa untuk beralih ke produk yang lebih rendah risiko ini.

Ilustrasi untuk Perbandingan Cara Memasak Ayam

Perbandingan Cara Memasak Ayam

Ada banyak cara untuk menyajikan ayam yang lezat di rumah. Mulai dari digoreng, direbus, dipanggang, hingga disajikan secara barbekyu. Namun, cara mana yang lebih sehat dan minim risiko?

Ilustrasi untuk Payung Hukum Produk Tembakau Alternatif

Payung Hukum Produk Tembakau Alternatif

Sebagai produk yang berpotensi memberikan solusi mengurangi bahaya kesehatan pada para perokok, pemerintah tidak bisa membiarkan produk tembakau alternatif berkembang tanpa payung hukum yang jelas. Hal ini guna menjaga pengembangan produk tembakau alternatif agar tidak salah tujuan.

Ilustrasi untuk Selandia Baru Menuju Bebas Asap 2025: Pendekatan Inovatif dalam Mengurangi Jumlah Perokok

Selandia Baru Menuju Bebas Asap 2025: Pendekatan Inovatif dalam Mengurangi Jumlah Perokok

Setelah sempat gagal mencapai target mengurangi tingkat perokok dewasa menjadi 10 persen pada tahun 2018, termasuk menerapkan rekomendasi dari Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC) dari WHO, Pemerintah Selandia Baru kini menerapkan regulasi menuju negara Bebas Asap 2025. Dengan memberikan ragam pilihan produk rendah risiko bagi perokok untuk beralih dari kebiasaan merokok, Selandia Baru telah berhasil menurunkan tingkat merokok menjadi sekitar 6,86 persen.

Ilustrasi untuk Hasil Penelitian YPKP Indonesia: Nikotin Tak Berbahaya, Kenapa?

Hasil Penelitian YPKP Indonesia: Nikotin Tak Berbahaya, Kenapa?

Nikotin akan menyebabkan efek kecanduan jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Namun, Nikotin tidak memicu berbagai penyakit yang biasa disebutkan pada kemasan rokok. Tidak hanya dalam produk tembakau, nikotin juga terkandung dalam sayuran, seperti kembang kol, kentang, terong, dan tomat.

Ilustrasi untuk Apoteker dalam Sains dan Teknologi Kesehatan Preventif

Apoteker dalam Sains dan Teknologi Kesehatan Preventif

Peranan apoteker dalam mengkaji senyawa bioaktif yang digunakan secara luas oleh masyarakat menjadi salah satu bahasan dalam diskusi daring yang diadakan oleh perkumpulan apoteker. Apoteker harus semakin aktif mengkaji senyawa bioaktif, salah satunya senyawa nikotin, untuk mendukung peran apoteker sejalan dengan perkembangan sains dan teknologi pada bidang kesehatan preventif dan promotif.

Ilustrasi untuk Asosiasi Vape: Pentingnya Tembakau Alternatif bagi Perokok Dewasa

Asosiasi Vape: Pentingnya Tembakau Alternatif bagi Perokok Dewasa

Paido Siahaan, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif (PTA) secara ilmiah efektif mengurangi risiko kesehatan bagi perokok dewasa. Sayangnya, masih terdapat misinformasi tentang klaim bahwa PTA memiliki risiko yang sama dengan rokok. Klaim misinformasi ini dapat mempengaruhi keputusan perokok dewasa untuk mencari produk alternatif yang lebih baik.

Ilustrasi untuk Dorong Perokok Dewasa Beralih ke Tembakau Alternatif

Dorong Perokok Dewasa Beralih ke Tembakau Alternatif

Aktivitas merokok berkorelasi dengan meningkatnya risiko terjangkit beragam penyakit tidak menular. Untuk mengurangi angka perokok serta masalah kesehatan yang berkaitan dengan merokok, pemerintah diharapkan bisa mengadopsi solusi baru, seperti salah satunya mendorong perokok dewasa untuk beralih ke produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Asap Rokok vs. Uap Tembakau Alternatif: Mana Berbahaya?

Asap Rokok vs. Uap Tembakau Alternatif: Mana Berbahaya?

Pernahkah Anda terpikir mengapa rokok yang dibakar mengeluarkan asap, sedangkan produk tembakau alternatif mengeluarkan uap? Apakah asap dan uap ini mengandung senyawa yang sama? Manakah yang lebih berbahaya bagi kesehatan?

Ilustrasi untuk Sudah Benarkah Masker Pelindung Polusi Udara yang Anda Gunakan

Sudah Benarkah Masker Pelindung Polusi Udara yang Anda Gunakan

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya sekitar 6,5 juta kematian terjadi karena polusi udara. Untuk melindungi diri dari polusi udara, masker dipercaya oleh banyak orang Ketika beraktivitas di luar. Namun, apakah penggunaan masker sudah cukup efektif?

Ilustrasi untuk Tips Melawan Kulit Kusam Ketika Sering di Dapur

Tips Melawan Kulit Kusam Ketika Sering di Dapur

Tanpa kita sadari, asap yang dihasilkan pembakaran bahan makanan di dapur, dapat membuat kulit menjadi kusam, timbul flek-flek hitam, dan juga keriput. Bagaimana tips untuk mengatasi hal ini?

Ilustrasi untuk Mengenal Bahaya Karsinogenik TAR

Mengenal Bahaya Karsinogenik TAR

Ahli toksikologi sekaligus dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR), Shoim Hidayat, menjelaskan TAR berbeda jauh dengan nikotin, khususnya dari sisi bahaya yang ditimbulkan. TAR adalah zat kimia dan partikel padat yang dihasilkan dari proses pembakaran pada rokok, ungkapnya. Mengacu kepada National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker paru-paru, emfisema, atau penyakit lainnya. Di sisi lain, Shoim mengatakan nikotin tidak bersifat karsinogenik. Nikotinpun dapat ditemukan pada beberapa tanaman lainnya selain tembakau, seperti kentang, terong dan tomat.

Ilustrasi untuk Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) merupakan salah satu senyawa penyebab kanker (bersifat karsinogenik) yang paling kuat dan dihasilkan dari asap yang ada di sekitar kita. Mana yang lebih bahaya? Pelajari di Infografik ini.

Ilustrasi untuk Apa Kata BfR Jerman tentang Kantung Nikotin (Nicotine Pouch)?

Apa Kata BfR Jerman tentang Kantung Nikotin (Nicotine Pouch)?

Pada 2022, Bundesinstitut für Risikobewertung (BfR), yang merupakan lembaga penilaian risiko kesehatan independen milik pemerintah Jerman, menerbitkan kajian ilmiah mengenai kantung nikotin (nicotine pouch), produk nikotin oral tanpa tembakau yang kian berkembang di Eropa. Dalam kajian tersebut, BfR menegaskan bahwa produk ini bukan tanpa risiko, mengingat nikotin tetap bersifat adiktif. Namun, BfR juga mencatat perbedaan mendasar dibanding rokok yang dibakar: bahwa kantung nikotin tidak melibatkan pembakaran, sehingga tidak menghasilkan tar, karbon monoksida, dan berbagai senyawa toksik lainnya yang menjadi penyebab utama beban penyakit akibat rokok.

Ilustrasi untuk Arvindo: Kebijakan Kemasan Polos Pada Rokok Elektronik Bentuk Diskriminasi

Arvindo: Kebijakan Kemasan Polos Pada Rokok Elektronik Bentuk Diskriminasi

Ketua Asosiasi Retail Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia, mendesak pemerintah untuk meninjau kembali aturan kemasan polos rokok yang menyamakan semua merek. Menurutnya, kebijakan ini dapat menghambat peralihan konsumen ke produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko dan mendorong maraknya produk illegal karena tidak adanya diferensiasi visual dan identitas dagang. 

Ilustrasi untuk Strategi Kurangi Jumlah Kematian Perokok Pasif di Indonesia

Strategi Kurangi Jumlah Kematian Perokok Pasif di Indonesia

Tidak seperti negara-negara maju yang berhasil mengurangi jumlah perokok, negara-negara berkembang seperti Indonesia, justru mengalami peningkatan. Berkaca pada negara maju yang berhasil menekan jumlah perokok, bagaimana strategi jitu yang harusnya dilakukan pemerintah?

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif dan Kanker Paru: Apa Faktanya?

Tembakau Alternatif dan Kanker Paru: Apa Faktanya?

Paparan terhadap asap rokok atau bahkan third-hand smoke seperti baju atau dinding yang sering terpapar asap rokok dapat meningkatkan risiko kesehatan perokok pasif untuk mengidap kanker paru-paru. Lalu apakah produk tembakau alternatif dapat menurunkan risiko tersebut?

Ilustrasi untuk Asosiasi Klarifikasi Hoax Vape dan Gagal Ginjal

Asosiasi Klarifikasi Hoax Vape dan Gagal Ginjal

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto menjelaskan, Propilen Glikol (PG) yang terdapat pada cairan rokok elektronik itu berbeda dengan Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG) pada kasus obat sirup yang sedang ramai dibicarakan. Dalam kesempatan berbeda, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Penghantar Nikotin Indonesia (APPNINDO), Teguh B. Ariwibowo, menambahkan asumsi mengenai rokok elektronik memiliki potensi gagal ginjal akut bagi penggunanya seperti pada kasus obat batuk sirop sangat tidak berdasar karena tidak berdasarkan sumber yang kredibel dan hasil kajian ilmiah yang komprehensif.

Ilustrasi untuk Tobacco Harm Reduction: Kurangi Risiko Merokok

Tobacco Harm Reduction: Kurangi Risiko Merokok

Bahaya yang timbul dari kebiasaan merokok bagi kesehatan tidak perlu diragukan lagi. Risiko kesehatan dapat timbul dari kebiasaan ini, tak hanya bagi para perokok aktif, tetapi juga perokok pasif yang terpapar asapnya. Sebenarnya, apakah yang menyebabkan bahaya dari kebiasaan merokok?

Ilustrasi untuk Nikotin Bermanfaat Jika Dikonsumsi dengan Risiko Rendah

Nikotin Bermanfaat Jika Dikonsumsi dengan Risiko Rendah

Ahli Toksikologi dan akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Shoim Hidayat mengungkapkan bahwa nikotin sebetulnya memiliki beragam manfaat bagi tubuh manusia. Asalkan, dikonsumsi dalam jumlah tepat dan dengan cara yang rendah risiko, dikutip dari ANTARA.

Ilustrasi untuk Apa Itu Vape? Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Vape

Apa Itu Vape? Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Vape

Menyadari berbagai risiko kesehatan yang mungkin timbul dari kebiasaan merokok, banyak perokok yang sejatinya ingin berhenti. Namun, berhenti sepenuhnya seringkali sulit dilakukan. Produk tembakau alternatif seperti vape dapat menjadi salah satu solusi bagi Anda yang menemui kesulitan itu. Cari tahu lebih lanjut mengenai "Apa itu Vape" melalui artikel berikut ini!

Ilustrasi untuk 7 Hal yang Wajib Diketahui tentang Produk Tembakau Alternatif

7 Hal yang Wajib Diketahui tentang Produk Tembakau Alternatif

Produk tembakau alternatif telah diizinkan beredar secara legal di Indonesia. Produk tembakau alternatif ini mencakup rokok elektronik, tembakau kunyah, tembakau tempel, dan produk tembakau yang dipanaskan. Lalu, hal apa yang perlu konsumen pahami tentang produk tembakau alternatif ini?

Ilustrasi untuk Industri Vape Butuh Lebih Banyak Kajian Ilmiah

Industri Vape Butuh Lebih Banyak Kajian Ilmiah

Ketua Aliansi Vaper Indonesia (AVI), Johan Sumantri menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, terbukti secara kajian ilmiah memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok hingga 95 persen. Namun, informasi mengenai riset tersebut belum tersebar secara masif dan komprehensif bagi konsumen, khususnya di Indonesia. Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, mendukung agar akademisi bersama pemerintah segera menggalakkan kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Tembakau Dipanaskan vs. Rokok Elektronik: Mana Lebih Efektif?

Tembakau Dipanaskan vs. Rokok Elektronik: Mana Lebih Efektif?

Produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektronik menjadi produk tembakau alternatif yang paling populer. Pertanyaan pun mulai bermunculan, mana yang lebih efektif untuk membantu perokok aktif berhenti? Penelitian pada Global Nicotine Forum (GFN) 2019 pun dilakukan untuk mejawab pertanyaan ini.

Ilustrasi untuk Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok dewasa mempunyai hak untuk menggunakan produk penghantar nikotin yang lebih rendah risiko, seperti produk tembakau alternatif guna mengurangi pravalensi merokok serta memperbaiki kualitas hidup di masa depan, menurut Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR Ariyo Bimmo.

Ilustrasi untuk Metode Memasak dan PAHs pada Daging Ayam

Metode Memasak dan PAHs pada Daging Ayam

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya kandungan Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs), senyawa kimia yang dikenal sebagai karsinogen yang kuat, pada cara memasak ayam yang berbeda-beda, yaitu merebus, menggoreng, membakar, dan memanggang.

Ilustrasi untuk Unpad Bangun Pusat Kajian Pengurangan Bahaya untuk Masalah Rokok

Unpad Bangun Pusat Kajian Pengurangan Bahaya untuk Masalah Rokok

Universitas Padjadjaran dan Universitas Catania, meluncurkan Pusat Kajian Pengurangan Bahaya. Guru Besar Ilmu Kedokteran Spesialis Penyakit Dalam Universitas Catania, Italia, Prof Riccardo Polosa menjelaskan, kerja sama ini sudah terjalin lebih dari 5 tahun. Salah satu kajian tersebut adalah pengurangan bahaya rokok.

Ilustrasi untuk RI Perlu Regulasi Tembakau Alternatif, Belajar dari Inggris

RI Perlu Regulasi Tembakau Alternatif, Belajar dari Inggris

Dalam laporan yang bertajuk 'E-cigarettes', dapat disimpulkan bahwa rokok elektronik berpotensi memiliki risiko kesehatan sekitar 95% lebih rendah daripada rokok. Berdasarkan hal tersebut, regulasi mengenai produk tembakau alternatif jadi agenda penting untuk diselesaikan.

Ilustrasi untuk Laporan GSTHR 2022: The Right Sight of History Telah Terbit

Laporan GSTHR 2022: The Right Sight of History Telah Terbit

Knowledge Action Change (KAC), lembaga kajian Kesehatan masyarakat yang berbasis di Inggris menerbitkan kajian Global Satate of Tobacco Harm Reduction (GSTHR): The Right Side of History di November 2022. Kajian ini membahas strategi mempercepat penghentian merokok guna mengurangi penyakit dan kematian akibat rokok di seluruh dunia. Salah satunya dengan inovasi teknologi untuk menghasilkan produk tembakau alternatif sebagai upaya pengurangan risiko kesehatan.

Ilustrasi untuk Gejala Putus Nikotin: Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Gejala Putus Nikotin: Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Praktisi Kesehatan, dr. Arifandi Sanjaya mengutarakan gejala umum putus nikotin umumnya dialami perokok dewasa yang belum siap berhenti total, meliputi sakit kepala, mual, sulit konsentrasi, susah tidur, bahkan merasa stres. Meskipun berhenti total merupakan cara terbaik untuk mengurangi bahaya merokok, hal ini harus menjadi perhatian. 

Ilustrasi untuk Efek Cold Turkey pada Otak Saat Berhenti Merokok

Efek Cold Turkey pada Otak Saat Berhenti Merokok

Cold turkey adalah metode berhenti merokok secara langsung atau seketika. Cara ini dipercaya efektif, namun sebagian besar orang yang mencoba metode ini mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan oleh reseptor nikotin pada otak yg bekerja secara aktif ‘menagih’ nikotin secara terus menerus.

Ilustrasi untuk Pentingnya Penyesuaian Dosis Nikotin Saat Ingin Berhenti Merokok

Pentingnya Penyesuaian Dosis Nikotin Saat Ingin Berhenti Merokok

Sebuah studi yang dilakukan oleh Queen Mary University of London, menemukan bahwa perokok yang dapat mengatur asupan nikotin mereka memiliki kemungkinan lebih besar untuk berhenti merokok. Lalu, bagaimana cara mengatur asupan nikotin untuk para perokok?

Ilustrasi untuk Selandia Baru: Pernyataan Kesehatan soal Rokok Elektronik

Selandia Baru: Pernyataan Kesehatan soal Rokok Elektronik

Pada 11 Oktober 2017, Kementerian Kesehatan Selandia Baru membuat pernyataan resmi mengenai potensi kontribusi rokok elektronik untuk mencapai Selandia Baru Bebas Asap pada tahun 2025. Rokok elektronik dipercaya dapat menjadi jalan keluar bagi 550.000 perokok aktif di negara tersebut.

Ilustrasi untuk Senyawa Karsinogen Pada Rokok dan Pembakaran Lainnya

Senyawa Karsinogen Pada Rokok dan Pembakaran Lainnya

Karsinogen adalah senyawa dan paparan yang dapat menimbulkan kanker. Paparan ini dihasilkan dari nutrisi, asap rokok, sinar ultraviolet. Cari tahu mengenai bahaya karsinogen di artikel berikut ini!

Ilustrasi untuk Mantan Direktur WHO Dukung Tembakau Alternatif Tekan Perokok

Mantan Direktur WHO Dukung Tembakau Alternatif Tekan Perokok

Mantan Direktur Riset Kebijakan dan Kerja Sama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tikki Pangestu mendorong Indonesia untuk mengambil pelajaran dari keberhasilan Swedia dan Norwegia dalam menekan angka prevalensi merokok yang tinggi yakni 69.1 juta Perokok. Melalui pemaksimalan penggunaan produk-produk tembakau alternatif seperti kantong nikotin, rokok elektrik, dan tembakau yang dipanaskan, Swedia berhasil menurunkan prevalensi merokok di negaranya dari 11% menjadi 5.16% pada tahun 2015, sementara Norwegia berhasil menurunkan dari 44% menjadi 16.20% dalam kurun 20 tahun dari tahun 2000.

Ilustrasi untuk Saran untuk Pemerintah Kurangi Jumlah Perokok di Tanah Air

Saran untuk Pemerintah Kurangi Jumlah Perokok di Tanah Air

Pemerhati Kesehatan Publik, Tri Budhi Baskara berharap pemerintah dan pihak berwenang untuk aktif menyebarkan informasi tentang bahaya TAR yang dikandung rokok kepada masyarakat. Menurutnya, dengan memberikan informasi yang benar bisa membantu pemerintah untuk menurunkan prevalensi perokok.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko, Ada Buktinya?

Produk Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko, Ada Buktinya?

Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB) telah melakukan kajian literatur ilmiah dengan tajuk Kajian Risiko (Risk Assessment) Produk Tobacco Heated System (THS) Berdasarkan Data dan Kajian Literatur. Kajian tersebut menyimpulkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok. Kajian tersebut juga menemukan bahwa perokok dewasa mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk beralih dari kebiasaannya merokok setelah menggunakan produk tembakau alternatif selama enam bulan, dibandingkan terapi pengganti nikotin.

Ilustrasi untuk Pengurangan Bahaya Tembakau, Solusi Atasi Masalah Rokok

Pengurangan Bahaya Tembakau, Solusi Atasi Masalah Rokok

Konsumsi rokok dan risiko yang ditimbulkannya telah menjadi isu penting. Oleh karena itu, upaya untuk mengurangi bahaya yang diakibatkan oleh rokok memerlukan solusi yang holistik tanpa mengabaikan hak dasar manusia. Merokok merupakan salah satu aktivitas berbahaya yang dilakukan oleh manusia. Untuk mengurangi dampaknya, maka diperlukan solusi yang holistik dan pendekatan yang beragam.

Ilustrasi untuk Regulasi Pengurangan Bahaya Tembakau Turunkan Prevalensi

Regulasi Pengurangan Bahaya Tembakau Turunkan Prevalensi

Konsep pengurangan bahaya tembakau (tobacco harm reduction) memanfaatkan kehadiran produk tembakau alternatif sebagai strategi alternatif mengurangi prevalensi perokok di Indonesia. Namun, keberadaannya harus disertai dengan regulasi yang berfungsi sebagai rambu-rambu.