Semua Artikel

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik Bantu Orang Tua Lindungi Anak dari Bahaya

Rokok Elektronik Bantu Orang Tua Lindungi Anak dari Bahaya

Menurut data WHO pada tahun 2015, lebih dari 40 juta balita di Indonesia menjadi perokok pasif karena memiliki orang tua atau keluarga dekat perokok. Dengan maraknya penggunaan rokok elektronik, apakah rokok elektronik dapat mengurangi jumlah perokok pasif?

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik: Lebih Rendah Risiko dari Rokok?

Rokok Elektronik: Lebih Rendah Risiko dari Rokok?

Public Health England (PHE), mempublikasikan video eksperimen yang menunjukkan bahaya rokok dan bagaimana menghindarinya dengan beralih pada rokok elektronik. Apakah rokok elektronik lebih rendah risiko?

Ilustrasi untuk Mengenali Berbagai Jenis Polusi Udara

Mengenali Berbagai Jenis Polusi Udara

Polusi udara atau pencemaran udara adalah istilah yang sering digunakan untuk menjelaskan keadaan udara yang mengandung substansi fisik, kimia, atau biologi yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Ilustrasi untuk Apa Itu Vape? Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Vape

Apa Itu Vape? Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Vape

Menyadari berbagai risiko kesehatan yang mungkin timbul dari kebiasaan merokok, banyak perokok yang sejatinya ingin berhenti. Namun, berhenti sepenuhnya seringkali sulit dilakukan. Produk tembakau alternatif seperti vape dapat menjadi salah satu solusi bagi Anda yang menemui kesulitan itu. Cari tahu lebih lanjut mengenai "Apa itu Vape" melalui artikel berikut ini!

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif dan Pengaruhnya Pada Kualitas Udara

Produk Tembakau Alternatif dan Pengaruhnya Pada Kualitas Udara

Untuk mengurangi polutan yang dihasilkan dari aktivitas merokok, tentu cara paling baik adalah dengan tidak merokok sama sekali atau berhenti bagi yang sudah merokok. Namun, jika tidak bisa berhenti total, perokok bisa mempertimbangkan untuk menggunakan produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Perlu Segera Diatur

Produk Tembakau Alternatif Perlu Segera Diatur

Pemerintah Indonesia diharapkan segera merumuskan regulasi khusus dan mengatur secara jelas tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi asumsi yang simpang siur di masyarakat terkait profil produk dan tingkat risiko penggunaannya.

Ilustrasi untuk Arvindo: Tembakau Alternatif sebagai Solusi untuk Kurangi Perokok

Arvindo: Tembakau Alternatif sebagai Solusi untuk Kurangi Perokok

Ketua Asosiasi Ritel Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia Firmansyah, berharap pemerintah memanfaatkan produk tembakau alternatif (PTA) untuk menurunkan angka perokok, mengacu pada kesuksesan negara lain. Data dari Laporan Office for National Statistic Inggris menunjukkan, penurunan jumlah perokok di negaranya (12,9% pada 2022 dibandingkan dengan 13,3% pada 2021) dan Swedia (5,16% pada 2022 dibandingkan dengan 11% pada 2015) berkat dukungan pemerintah terhadap PTA.

Ilustrasi untuk Apakah Produk Tembakau Alternatif Juga Menyebabkan Noda Gigi?

Apakah Produk Tembakau Alternatif Juga Menyebabkan Noda Gigi?

Merokok sangat memengaruhi penampilan. Gigi kuning, rambut rontok, kulit kusam, dan kulit keriput adalah perubahan-perubahan fisik yang dirasakan oleh perokok aktif. Dengan hadirnya produk tembakau alternatif, apakah produk tersebut aman untuk penampilan? Beberapa studi pun dilakukan untuk menjawab ini.

Ilustrasi untuk Alternatif Pengganti Rokok: Pilihan Lebih Sehat untuk Mengurangi Risiko Merokok

Alternatif Pengganti Rokok: Pilihan Lebih Sehat untuk Mengurangi Risiko Merokok

Ada berbagai alternatif pengganti rokok yang dinilai lebih sehat, mulai dari makanan yang membantu mengalihkan kebiasaan merokok, hingga produk tembakau modern seperti vaping dan heated tobacco. Alternatif ini hadir sebagai bagian dari pendekatan pengurangan risiko bagi perokok dewasa yang ingin tetap mempertahankan gaya hidup tertentu namun dengan paparan zat yang lebih rendah.

Ilustrasi untuk Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok dewasa mempunyai hak untuk menggunakan produk penghantar nikotin yang lebih rendah risiko, seperti produk tembakau alternatif guna mengurangi pravalensi merokok serta memperbaiki kualitas hidup di masa depan, menurut Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR Ariyo Bimmo.

Ilustrasi untuk Peneliti Ungkap Tembakau Alternatif Berisiko Kesehatan Rendah

Peneliti Ungkap Tembakau Alternatif Berisiko Kesehatan Rendah

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran mengungkapkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko kesehatan lebih rendah dibanding rokok konvensional. Mereka pun sedang melanjutkan SMILE study yang mengevaluasi dampak penggunaan produk tembakau alternatif secara jangka panjang yang berkolaborasi dengan peneliti dari beberapa negara seperti Italia, Polandia dan Moldova. Yun Mukmin Akbar, peneliti Pusat Studi Kedokteran Gigi Militer Universitas Padjajaran mengatakan hal ini dapat menjadi ajang kolaborasi riset Indonesia dan negara lain di bidang kedokteran gigi. “Riset pengurangan bahaya tembakau punya potensi besar, terutama mengkaji perilaku merokok di kalangan militer yang menerapkan keilmuan di bidang kedokteran gigi militer” ungkapnya.

Ilustrasi untuk Pengurangan Risiko Tembakau: Ubah Pandangan tentang Nikotin

Pengurangan Risiko Tembakau: Ubah Pandangan tentang Nikotin

Tim peneliti dari berbagai universitas di Amerika Serikat melakukan tinjauan penelitian untuk memahami potensi Alternative Nicotine Delivery Systems (ANDS) atau produk penghantar nikotin alternatif dalam upaya pengendalian tembakau.

Ilustrasi untuk Asia Pacific 2024: Kolaborasi & Inovasi Kurangi Bahaya Tembakau

Asia Pacific 2024: Kolaborasi & Inovasi Kurangi Bahaya Tembakau

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), Ariyo Bimmo menyoroti pentingnya kolaborasi untuk mengurangi jumlah perokok aktif di Indonesia yang mencapai 70 juta orang. Melalui Asia Pacific Harm Reduction Forum 2024 diharapkan dapat terwujud kolaborasi lintas disiplin untuk mendorong pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang berbasis pada bukti ilmiah dan inovasi.

Ilustrasi untuk Vape vs. Tembakau Dipanaskan: Perbedaan Utama

Vape vs. Tembakau Dipanaskan: Perbedaan Utama

Perbedaan utama dari rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan adalah bahan baku yang digunakan dalam proses pemanasan untuk menghantarkan nikotin.

Ilustrasi untuk Terapi Pengganti Nikotin: Dosis, Durasi, dan Bentuk

Terapi Pengganti Nikotin: Dosis, Durasi, dan Bentuk

Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas, keamanan dari berbagai bentuk terapi pengganti nikotin, dosis nikotin, serta durasi penggunaan yang dapat mendorong keberhasilan berhenti merokok jangka panjang.

Ilustrasi untuk Studi di Inggris Soroti Mispersepsi tentang Produk Tembakau Alternatif di Kalangan Perokok

Studi di Inggris Soroti Mispersepsi tentang Produk Tembakau Alternatif di Kalangan Perokok

Penelitian terbaru dari Brighton and Sussex Medical School (BSMS) mengungkapkan bahwa pemahaman yang benar tentang produk tembakau alternatif (PTA) dapat membantu perokok dewasa beralih dan bahkan berhenti merokok. Sebaliknya, misinformasi mengenai PTA yang dianggap lebih berbahaya dibandingkan rokok menyebabkan terhambatnya perokok dewasa beralih dari kebiasaannya.

Ilustrasi untuk Ini Solusi Kurangi Ketergantungan Nikotin

Ini Solusi Kurangi Ketergantungan Nikotin

Tren Vape atau rokok elektronik terus berkembang di masyarakat sebagai alternatif pengganti rokok tembakau. Silang pendapat pun terjadi, banyak masyarakat menganggap Vape atau Rokok Elektronik sama bahayanya dengan rokok tembakau. Bagaimana faktanya?

Ilustrasi untuk BRIN & AKVINDO: Regulasi Berbasis Risiko untuk Indonesia

BRIN & AKVINDO: Regulasi Berbasis Risiko untuk Indonesia

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Bambang Prasetya, menegaskan bahwa bahaya utama rokok berasal dari pembakaran yang menghasilkan TAR, bukan dari nikotin. Karena itu, menurutnya, produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik atau tembakau dipanaskan tidak seharusnya diperlakukan sama dengan rokok.

Ilustrasi untuk Tembakau Dipanaskan dan Pengurangan Risiko: Pendapat Pakar

Tembakau Dipanaskan dan Pengurangan Risiko: Pendapat Pakar

Hasil penelitian oleh Profesor Amaliya dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran mengindikasikan adanya perbaikan kualitas gusi yang sama dengan non-perokok pada pengguna rokok elektronik (vape) yang telah berhenti dari merokok saat mengalami peradangan gusi buatan. Dalam kajian klinis ini, terlihat dampak pertahanan gusi terhadap bakteri plak gigi pada pengguna vape. Dengan kata lain, kondisi pertahanan gusi pengguna vape dapat kembali normal ketika dilakukan peradangan gusi buatan (Gingivitis Experimental).

Ilustrasi untuk Apa itu Perokok Pasif dan Apa Perbedaan Perokok Aktif dan Pasif?

Apa itu Perokok Pasif dan Apa Perbedaan Perokok Aktif dan Pasif?

Ada beberapa tipe asap rokok yang sering dihirup perokok pasif yang masih banyak belum diketahui orang, yakni Second-hand smoke dan Third-hand Smoke. Kita bahas sedikit mengenai hal ini. Ketika Anda berada di sekitar perokok aktif, Anda akan mengisap asap rokok yang diembuskan perokok dan partikel asap yang berada di udara, inilah yang dinamakan sebagai Second-hand smoke.

Ilustrasi untuk Surat Terbuka untuk WHO: Tinjauan Terhadap Tembakau Alternatif

Surat Terbuka untuk WHO: Tinjauan Terhadap Tembakau Alternatif

72 ilmuwan dan kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan nikotin meminta World Health Organization (WHO) dan para pemangku kepentingan untuk mengambil pendekatan yang lebih positif dan terbuka terhadap teknologi dan inovasi baru yang dapat menjadi solusi bagi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok.

Ilustrasi untuk BPKN Dukung Regulasi Tembakau Alternatif

BPKN Dukung Regulasi Tembakau Alternatif

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendukung adanya regulasi berbasis kajian ilmiah bagi produk tembakau alternatif. Adanya regulasi tersebut dianggap bisa menguatkan potensi dari produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantung nikotin dalam menurunkan prevalensi merokok di Indonesia dan untuk melindungi konsumen.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Produk Tembakau Alternatif dipandang sebagai alternatif untuk mengatasi ketergantungan merokok di samping layanan konseling dengan dokter. Simak pendapat Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, dr. Tribowo Tuahta Ginting, Sp.KJ(K) berikut.

Ilustrasi untuk Industri Vape Legal menjadi Sumber Penghidupan Ribuan UMKM Lokal

Industri Vape Legal menjadi Sumber Penghidupan Ribuan UMKM Lokal

Asosiasi Pekerja Vape Indonesia (APVINDO) menegaskan bahwa industri vape legal menciptakan ribuan lapangan kerja dan menopang UMKM, sektor ritel, serta produsen lokal. Ketua APVINDO, Agung Prasojo, menilai regulasi harus berbasis kajian ilmiah dan analisis ekonomi agar dapat tetap menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Ilustrasi untuk Perjalanan Swedia Menuju Bebas Rokok melalui Pendekatan Pengurangan Bahaya Tembakau

Perjalanan Swedia Menuju Bebas Rokok melalui Pendekatan Pengurangan Bahaya Tembakau

Pada awal 1960-an, Swedia menghadapi krisis kesehatan, dengan hampir separuh pria dewasa merokok setiap hari. Kini, Swedia menjadi negara pertama dengan tingkat perokok kisaran 5%. Data dari Swedish Public Health Agency menunjukkan hanya 5.3% orang dewasa yang merokok pada 2024—jauh di bawah rata-rata Uni Eropa (24%).

Ilustrasi untuk Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) merupakan salah satu senyawa penyebab kanker (bersifat karsinogenik) yang paling kuat dan dihasilkan dari asap yang ada di sekitar kita. Mana yang lebih bahaya? Pelajari di Infografik ini.

Ilustrasi untuk Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus

Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektronik, memiliki profil risiko lebih rendah dibandingkan rokok. Berdasarkan kajian ilmiah di Indonesia dan berbagai negara, pengaturan untuk produk tembakau alternatif seharusnya berbeda dari rokok.

Ilustrasi untuk Macam Macam Polusi dan Dampaknya terhadap Lingkungan

Macam Macam Polusi dan Dampaknya terhadap Lingkungan

Macam macam polusi meliputi polusi udara, polusi air, polusi tanah, polusi suara, dan polusi cahaya. Semua jenis polusi ini disebabkan oleh aktivitas manusia, seperti kendaraan bermotor, limbah industri, dan penggunaan bahan kimia berbahaya. Dampak polusi mempengaruhi kesehatan manusia, makhluk hidup lain, serta kualitas hidup masyarakat. Beralih ke produk tembakau alternatif dapat menjadi salah satu upaya mengurangi risiko terpapar asap rokok  di ruangan tertutup. 

Ilustrasi untuk Pemerintah Harus Pisahkan Aturan Produk Tembakau Alternatif

Pemerintah Harus Pisahkan Aturan Produk Tembakau Alternatif

Prevalensi perokok telah terbukti menurun di berbagai negara maju seperti Inggris yang menerapkan pendekatan pengurangan risiko pada aktivitas merokok (harm reduction). Dengan 90 juta perokok pada tahun 2016 silam, bagaimana baiknya pemerintah menekan prevalensi perokok?

Ilustrasi untuk Diskusi KABAR: Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Pariwisata Bali

Diskusi KABAR: Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Pariwisata Bali

Dengan terus bertumbuhnya sektor pariwisata Bali paska pandemi dan beragamnya kebiasaan wisatawan, Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) bersama pelaku pariwisata di Bali mengkaji manfaat pengurangan bahaya tembakau untuk mengatasi permasalahan merokok dan mendukung pariwisata Bali yang nyaman dan tetap ramah wisatawan.

Ilustrasi untuk Pentingnya Produk Ramah Lingkungan di ICONIST 2023

Pentingnya Produk Ramah Lingkungan di ICONIST 2023

Pada International Conference on Interreligious Studies, Sciences, and Technology (ICONIST) 2023 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, peneliti Fathudin Kalimas menggarisbawahi bentuk-bentuk penerapan pendekatan pengurangan dampak negatif, dan menggali potensi produk tembakau alternatif dalam menekan prevalensi merokok dan dampak terhadap lingkungan. Layaknya di negara-negara seperti Inggris, Jepang, dan Swedia, produk inovasi lebih rendah risiko tersebut semestinya didukung oleh kebijakan-kebijakan yang mendorong inovasi untuk mengurangi prevalensi merokok dan pencemaran lingkungan.

Ilustrasi untuk Apakah boleh merokok di ruangan ber-AC?

Apakah boleh merokok di ruangan ber-AC?

Merokok adalah kebiasaan yang berisiko bukan hanya bagi perokok aktif, tapi juga berbahaya bagi orang-orang di sekitar perokok dan lingkungan sekitarnya. Kebiasaan merokok ini sering kali dilakukan di berbagai lokasi, bahkan di dalam rumah atau di dalam ruangan yang menggunakan air conditioner (AC).

Ilustrasi untuk Tak Bau Asap Lagi, Ini Alasan Banyak Perokok Beralih ke Tembakau Alternatif

Tak Bau Asap Lagi, Ini Alasan Banyak Perokok Beralih ke Tembakau Alternatif

Produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik atau vape dan produk tembakau yang dipanaskan semakin diminati perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok. Faktor kenyamanan seperti tidak adanya bau asap rokok yang menempel hingga tidak ada perokok pasif menjadi alasan yang banyak disampaikan konsumen saat memilih produk tersebut. 

Ilustrasi untuk Ketua Kabar: Kebijakan Merokok Harus Berdasar Riset

Ketua Kabar: Kebijakan Merokok Harus Berdasar Riset

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (Kabar) Ariyo Bimmo menekankan pentingnya kajian ilmiah berbasis riset sebagai landasan kebijakan guna mengurangi bahaya rokok. Hal ini, kata dia, sekaligus membantu pemerintah menjawab permasalahan tingginya prevalensi perokok yang belum terselesaikan hingga saat ini.

Ilustrasi untuk YKPP: Aturan Tembakau Alternatif Harus Berdasar Penelitian

YKPP: Aturan Tembakau Alternatif Harus Berdasar Penelitian

Dengan manfaat yang diberikan dari produk tembakau alternatif, Inggris, Jepang, Kanada, dan Selandia Baru kini menggunakannya sebagai salah satu alternatif untuk menekan angka prevalensi perokok. Pemerintah pun diharapkan untuk melakukan kajian terhadap produk tembakau alternatif ini.

Ilustrasi untuk Industri Tembakau Alternatif Teken Pakta Integritas

Industri Tembakau Alternatif Teken Pakta Integritas

Dalam rangka memperingati Hari Vape Nasional, asosiasi vape APVI, APEI, AVI, dan APPNINDO, menandatangani pakta integritas untuk semakin meningkatkan daya saing industri vape nasional. Pakta integritas mencakup tiga poin: komitmen untuk tidak menjual produk tembakau alternatif kepada anak-anak; mencegah penjualan produk tembakau alternatif ilegal; dan mendukung pemerintah Indonesia menerbitkan peraturan produk tembakau alternatif yang berbasis fakta dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terkait.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Bebas TAR, Berbeda dengan Rokok

Tembakau Alternatif: Bebas TAR, Berbeda dengan Rokok

Proses pembakaran pada rokok menghasilkan senyawa kimia berbahaya, TAR. Hal ini berbeda dengan Produk tembakau alternatif yang tidak memiliki proses pembakaran, sehingga bebas dari TAR. Menurut hasil studi, produk tembakau alternatif memiliki risiko Kesehatan yang lebih rendah.

Ilustrasi untuk Gejala Putus Nikotin: Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Gejala Putus Nikotin: Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Praktisi Kesehatan, dr. Arifandi Sanjaya mengutarakan gejala umum putus nikotin umumnya dialami perokok dewasa yang belum siap berhenti total, meliputi sakit kepala, mual, sulit konsentrasi, susah tidur, bahkan merasa stres. Meskipun berhenti total merupakan cara terbaik untuk mengurangi bahaya merokok, hal ini harus menjadi perhatian. 

Ilustrasi untuk Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya

Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya

Banyak info beredar mengenai Nikotin dan TAR. Lalu apa perbedaannya? Apakah sama bahayanya? Di dalam infographic ini, Anda dapat dengan mudah mengenali perbedaan nikotin dan TAR.

Ilustrasi untuk Pengendalian Tembakau Butuh Pendekatan Pengurangan Bahaya

Pengendalian Tembakau Butuh Pendekatan Pengurangan Bahaya

Profesor Riccardo Polosa menekankan perlunya pendekatan inovatif dalam kebijakan pengendalian tembakau, menekankan pentingnya prinsip kesehatan dan penghormatan hak asasi manusia. Pendekatan yang efektif seperti mendukung pengakuan terhadap produk tembakau alternatif rendah risiko sebagai bentuk pengurangan bahaya tembakau perlu diterapkan, berkaca dari negara-negara yang telah berhasil menekan angka merokok seperti Swedia, Norwegia, Inggris, Islandia, dan Jepang. David Sweanor, Ketua Dewan Penasihat Hukum, Kebijakan, dan Etika Kesehatan di Universitas Ottawa juga menyayangkan penolakan WHO dalam mengakui strategi dan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang telah berhasil diterapkan di berbagai negara melalui penggunaan produk tembakau alternatif.