Semua Artikel

Ilustrasi untuk Nikotin Aerosol Tembakau Dipanaskan vs. Rokok Elektronik

Nikotin Aerosol Tembakau Dipanaskan vs. Rokok Elektronik

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar nikotin pada produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar dan dalam gas yang dihasilkan dari produk tersebut bila dibandingkan dengan rokok elektronik dan rokok konvensional.

Ilustrasi untuk Temuan BRIN: Tembakau Alternatif dengan Zat Berbahaya Lebih Rendah

Temuan BRIN: Tembakau Alternatif dengan Zat Berbahaya Lebih Rendah

Prof. Bambang Prasetya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penelitian lebih lanjut tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi risiko kesehatan. Penelitian BRIN menunjukkan kandungan zat berbahaya dalam produk ini lebih rendah. Dia menekankan pentingnya riset ilmiah sebagai dasar untuk pembuatan suatu kebijakan publik dalam diskusi di APHRF 2024.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Perkembangan produk tembakau alternatif terus bertumbuh pesat. Setelah rokok elektronik, kini hadir produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar. Lalu, apa saja persamaan dan perbedaan antara rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar?

Ilustrasi untuk Vape vs Rokok: Mana Pilihan yang Lebih Baik untuk Anda?

Vape vs Rokok: Mana Pilihan yang Lebih Baik untuk Anda?

Vape sebagai salah satu produk tembakau alternatif mempunyai beberapa perbedaan dengan rokok. Perbedaan paling mencolok antara rokok dan vape adalah cara penggunaannya. Rokok dikonsumsi dengan dibakar dan menghasilkan asap, sedangkan penggunaan vape memanfaatkan proses pemanasan untuk menghantarkan nikotin sehingga menghasilkan uap, bukan asap. 

 

Ilustrasi untuk Produk Bebas Asap Berkorelasi Kuat dengan Keberhasilan Beralih dari Rokok: Bukti Terbaru dari Inggris

Produk Bebas Asap Berkorelasi Kuat dengan Keberhasilan Beralih dari Rokok: Bukti Terbaru dari Inggris

Sebuah studi terbaru di Inggris menemukan bahwa penggunaan produk bebas asap, seperti rokok elektronik, tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, berkorelasi kuat dengan keberhasilan berhenti merokok. Meski jumlah pengguna produk tembakau yang dipanaskan masih terbatas, hasilnya tetap signifikan. Kantong nikotin juga menunjukkan potensi, namun data yang tersedia belum cukup kuat untuk disimpulkan secara pasti.

Ilustrasi untuk Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Sahid Jakarta (USAHID), diperlukan strategi komunikasi yang berbeda tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi misinformasi, yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan masyarakat dan status sosial masyarakat. Dalam mengimplementasikan strategi komunikasi tersebut, perlu dibangun kolaborasi dengan melibatkan pemangku kepentingan (pentahelix), seperti pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

Ilustrasi untuk Perlu Tidak Ya, Fatwa Soal Produk Tembakau Elektronik

Perlu Tidak Ya, Fatwa Soal Produk Tembakau Elektronik

Produk tembakau alternatif terus beredar di tengah masyarakat Indonesia. Dengan semakin maraknya jenis produk alternatif tembakau, pertanyaan dari publik pun bermunculan. Bagaimana status halal, haram, atau makruh dari produk ini? Perlukah ulama melahirkan fatwa?

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif vs Rokok: Apa Bedanya?

Tembakau Alternatif vs Rokok: Apa Bedanya?

Perbedaan terbesar terletak pada proses konsumsi. Rokok dikonsumsi dengan cara dibakar yang menghasilkan asap, sedangkan produk tembakau alternatif dikonsumsi dengan cara dipanaskan, sehingga menghasilkan uap untuk memberi asupan nikotin kepada penggunanya.

Ilustrasi untuk Zat Kimia: Tembakau Dipanaskan vs. Rokok Dibakar

Zat Kimia: Tembakau Dipanaskan vs. Rokok Dibakar

Penelitian ini bertujuan untuk memahami zat-zat kimia yang terkandung dalam uap yang dihasilkan pada produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar (heat-not-burn) dengan membandingkannya dengan asap yang dihasilkan dari rokok yang dibakar.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif vs Rokok: Tanggapan Asosiasi Vape

Produk Tembakau Alternatif vs Rokok: Tanggapan Asosiasi Vape

Ketua Asosiasi Retail Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia menanggapi masih banyaknya kesalahan persepsi publik yang menyamakan produk tembakau alternatif dengan rokok, dan tidak jarang dianggap berbahaya terhadap kesehatan sehingga dianggap tak layak sebagai opsi bagi perokok dewasa beralih dari kebiasaannya.

Ilustrasi untuk Tembakau yang Dipanaskan Lebih Rendah Risiko

Tembakau yang Dipanaskan Lebih Rendah Risiko

Dalam forum Scientific Summit on Tobacco Harm Reduction ke-4, peneliti VVT Technical Research Centre of Finland Teemu Karkela menjelaskan perbedaan asap rokok dan aerosol yang dihasilkan produk tembakau yang dipanaskan serta dampak atas perbedaan risiko kedua produk tersebut. Di mana letak perbedaan sebenarnya? Baca selengkapnya!

Ilustrasi untuk Lindungi Diri dari Polusi Udara!

Lindungi Diri dari Polusi Udara!

Beberapa tahun terakhir, semakin banyak hasil penelitian yang menyimpulkan bahwa peningkatan polusi udara di kota-kota besar berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Lalu, bagaimana cara kita melindungi diri sendiri dan orang tersayang dari polusi udara?

Ilustrasi untuk Whatravel dan KABAR Edukasi Traveler soal Risiko Tembakau

Whatravel dan KABAR Edukasi Traveler soal Risiko Tembakau

Semenjak pandemi terjadi perubahan tren wisata di kalangan masyarakat. Wisata alam kini mulai menjadi pilihan karena dinilai aman karena bersifat outdoor. Namun begitu, traveler tetap perlu waspada terhadap potensi risiko yang mungkin muncul agar wisata alam tetap nyaman dilakukan.

Ilustrasi untuk Misinformasi Tembakau Alternatif Ancam Jutaan Jiwa

Misinformasi Tembakau Alternatif Ancam Jutaan Jiwa

Minimnya informasi risiko kesehatan dari produk tembakau alternatif, akan merugikan jutaan perokok yang saat ini mungkin sedang mencari solusi alternatif dengan risiko kesehatan yang lebih rendah. Konsekuensinya sangat jelas: Lebih sedikit perokok yang akan berhenti dan lebih banyak perokok yang terancam jiwanya.

Ilustrasi untuk Selandia Baru: Pernyataan Kesehatan soal Rokok Elektronik

Selandia Baru: Pernyataan Kesehatan soal Rokok Elektronik

Pada 11 Oktober 2017, Kementerian Kesehatan Selandia Baru membuat pernyataan resmi mengenai potensi kontribusi rokok elektronik untuk mencapai Selandia Baru Bebas Asap pada tahun 2025. Rokok elektronik dipercaya dapat menjadi jalan keluar bagi 550.000 perokok aktif di negara tersebut.

Ilustrasi untuk Polusi Udara: Ancaman Global Masa Kini

Polusi Udara: Ancaman Global Masa Kini

World Health Organization (WHO) telah memasukkan polusi udara ke dalam daftar tantangan kesehatan global. Keputusan ini diambil oleh WHO karena mereka menemukan bahwa setiap harinya, sembilan dari sepuluh penduduk bumi menghirup udara yang tercemar.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Produk Tembakau Alternatif dipandang sebagai alternatif untuk mengatasi ketergantungan merokok di samping layanan konseling dengan dokter. Simak pendapat Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, dr. Tribowo Tuahta Ginting, Sp.KJ(K) berikut.

Ilustrasi untuk Hindari dan Kurangi Bahaya Asap Knalpot

Hindari dan Kurangi Bahaya Asap Knalpot

Menjaga kualitas udara yang kita hirup merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan. Tetapi, tinggal di perkotaan membuat kita tidak dapat menghindari paparan emisi gas buang kendaraan bermotor atau lebih dikenal dengan asap knalpot.

Ilustrasi untuk Lebih Paham Tentang Produk Tembakau Alternatif

Lebih Paham Tentang Produk Tembakau Alternatif

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) setiap tahun ada 225.700 kematian di Indonesia yang diasosiasikan dengan penyakit terkait kebiasaan merokok. Mempertimbangkan risiko tersebut, dalam beberapa tahun terakhir telah diperkenalkan salah satu opsi solusi dalam bentuk produk tembakau alternatif. Kehadiran produk tembakau alternatif dapat menjadi opsi yang lebih rendah risiko bagi perokok dewasa yang ingin berhenti tetapi belum bisa. Apa saja alternatif yang tersedia? Baca selengkapnya!

Ilustrasi untuk Bahaya Mengonsumsi Daging Asap

Bahaya Mengonsumsi Daging Asap

Siapa yang tidak doyan makanan enak? Makanan adalah salah satu cara paling ampuh dan mudah untuk menghilangkan stres serta membantu kita merasa lebih bahagia.

Ilustrasi untuk Mengenali Produk Nikotin untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

Mengenali Produk Nikotin untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

Ketika perokok mendapatkan informasi lengkap dan risiko Kesehatan dari setiap produk nikotin, maka perokok lebih terdorong meninggalkan rokok. Saat perokok meninggalkan rokok konvensional, kualitas hidup perokok, keluarga, lingkungan social serta Kesehatan masyarakat pun akan meningkat.

Ilustrasi untuk Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) merupakan salah satu senyawa penyebab kanker (bersifat karsinogenik) yang paling kuat dan dihasilkan dari asap yang ada di sekitar kita. Mana yang lebih bahaya? Pelajari di Infografik ini.

Ilustrasi untuk Arvindo: Tembakau Alternatif sebagai Solusi untuk Kurangi Perokok

Arvindo: Tembakau Alternatif sebagai Solusi untuk Kurangi Perokok

Ketua Asosiasi Ritel Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia Firmansyah, berharap pemerintah memanfaatkan produk tembakau alternatif (PTA) untuk menurunkan angka perokok, mengacu pada kesuksesan negara lain. Data dari Laporan Office for National Statistic Inggris menunjukkan, penurunan jumlah perokok di negaranya (12,9% pada 2022 dibandingkan dengan 13,3% pada 2021) dan Swedia (5,16% pada 2022 dibandingkan dengan 11% pada 2015) berkat dukungan pemerintah terhadap PTA.

Ilustrasi untuk Dampak Buruk Polusi Udara di Negara Berkembang

Dampak Buruk Polusi Udara di Negara Berkembang

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dampak polusi udara bagi kesehatan terutama di negara-negara berkembang yang masih menggunakan bahan bakar biomassa sebagai sumber energi utama.

Ilustrasi untuk Masih Menggunakan Obat Nyamuk Bakar? Sayangi Kesehatan Anda!

Masih Menggunakan Obat Nyamuk Bakar? Sayangi Kesehatan Anda!

Membakar satu obat nyamuk bakar menghasilkan particulate matter (PM) 2,5 yang banyaknya sama dengan menyalakan 75 batang rokok. Obat nyamuk bakar juga dapat menghasilkan zat formaldehida (formalin) dengan kandungan setara dengan 51 batang rokok.

Ilustrasi untuk APVI dan AVI: Tembakau Alternatif Hanya untuk Konsumen Dewasa

APVI dan AVI: Tembakau Alternatif Hanya untuk Konsumen Dewasa

Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) dan Aliansi Vaper Indonesia (AVI) berkomitmen untuk menjual produk tembakau alternatif hanya kepada konsumen dewasa, bukan kepada anak-anak di bawah umur, non-perokok, serta ibu hamil dan menyusui. Selain itu, APVI dan AVI juga berkomitmen untuk memastikan kualitas produk tembakau alternatif dan memberikan edukasi serta informasi akurat kepada masyarakat mengenai penggunaan produk tersebut.

Ilustrasi untuk TAR, Bukan Nikotin, Pemicu Utama Penyakit Rokok

TAR, Bukan Nikotin, Pemicu Utama Penyakit Rokok

Peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor University (IPB), Mohammad Khotib, menjelaskan nikotin secara alami terdapat pada tembakau, sedang TAR muncul akibat proses pembakaran tembakau.

Ilustrasi untuk Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu! 

Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu! 

Pada tahun 2021, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa terdapat 69,1 juta orang dewasa di Indonesia yang merupakan perokok. Selain itu, jumlah perokok pasif juga tercatat sebanyak 120 juta orang. 

Apa saja bahaya yang dapat dihadapi oleh perokok aktif dan perokok pasif? Mari kita pelajari lebih lanjut di artikel ini!

Ilustrasi untuk Diskusi KABAR: Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Pariwisata Bali

Diskusi KABAR: Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Pariwisata Bali

Dengan terus bertumbuhnya sektor pariwisata Bali paska pandemi dan beragamnya kebiasaan wisatawan, Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) bersama pelaku pariwisata di Bali mengkaji manfaat pengurangan bahaya tembakau untuk mengatasi permasalahan merokok dan mendukung pariwisata Bali yang nyaman dan tetap ramah wisatawan.

Ilustrasi untuk Pemerintah Perlu Pertimbangkan Pengurangan Bahaya Tembakau Sebagai Strategi Pengurangan Prevalensi Merokok

Pemerintah Perlu Pertimbangkan Pengurangan Bahaya Tembakau Sebagai Strategi Pengurangan Prevalensi Merokok

Strategi pengurangan bahaya tembakau dinilai mampu melengkapi kebijakan pengendalian rokok nasional dengan memberikan alternatif yang lebih rendah risiko bagi perokok dewasa yang kesulitan berhenti sepenuhnya. Laporan Lives Saved bahkan memperkirakan lebih dari 600 ribu nyawa dapat diselamatkan hingga 2060 jika strategi pengurangan bahaya tembakau diterapkan optimal di negara-negara berkembang.

Ilustrasi untuk Solusi LIPI untuk Mengurangi Jumlah Perokok di Indonesia

Solusi LIPI untuk Mengurangi Jumlah Perokok di Indonesia

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Prof. Dr. Erman Aminullah M.Sc menyebut bahwa pemanfaatan inovasi teknologi pada produk tembakau alternatif dapat menjadi salah satu solusi untuk menurunkan jumlah perokok di Indonesia. Seperti apa implementasinya?

Ilustrasi untuk Perbedaan Cara Konsumsi Produk Tembakau (Rokok Elektrik vs Rokok Konvensional vs Produk Tembakau yang Dipanaskan)

Perbedaan Cara Konsumsi Produk Tembakau (Rokok Elektrik vs Rokok Konvensional vs Produk Tembakau yang Dipanaskan)

Rokok Elektrik (Vape) bekerja dengan memanaskan cairan mengandung nikotin hingga menghasilkan uap, tanpa pembakaran. Produk tembakau yang dipanaskan memanaskan tembakau tanpa mencapai suhu pembakaran. Sebaliknya, rokok konvensional membakar tembakau dan menghasilkan TAR berbahaya. Nikotin bersifat adiktif, tetapi bukan penyebab utama penyakit akibat merokok. TAR, yang terbentuk dari pembakaran tembakau, adalah penyebab utama dan meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya seperti kanker dan gangguan paru-paru. Rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan memiliki risiko lebih rendah karena tidak mengandung TAR hasil dari pembakaran.

 

Ilustrasi untuk Peneliti ITB Dorong Kajian Tembakau Alternatif

Peneliti ITB Dorong Kajian Tembakau Alternatif

Peneliti Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB) berharap Indonesia memiliki lebih banyak kajian ilmiah terkait aspek manfaat dan keamanan produk tembakau alternatif menyusul telah berbedarnya produk pengganti rokok konvensional itu di Indonesia. SF-ITB telah melakukan kajian literatur ilmiah dengan judul “Perbandingan Profil Risiko Kesehatan Produk Tembakau yang Dipanaskan Versus Rokok Kretek Indonesia,” yang telah dipaparkan dalam 5th Scientific Summit di Athena, Yunani pada bulan September yang lalu.

Ilustrasi untuk Mengenal Bahaya Karsinogenik TAR

Mengenal Bahaya Karsinogenik TAR

Ahli toksikologi sekaligus dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR), Shoim Hidayat, menjelaskan TAR berbeda jauh dengan nikotin, khususnya dari sisi bahaya yang ditimbulkan. TAR adalah zat kimia dan partikel padat yang dihasilkan dari proses pembakaran pada rokok, ungkapnya. Mengacu kepada National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker paru-paru, emfisema, atau penyakit lainnya. Di sisi lain, Shoim mengatakan nikotin tidak bersifat karsinogenik. Nikotinpun dapat ditemukan pada beberapa tanaman lainnya selain tembakau, seperti kentang, terong dan tomat.

Ilustrasi untuk Merokok dan Menggunakan Rokok Elektronik, Apa Bedanya?

Merokok dan Menggunakan Rokok Elektronik, Apa Bedanya?

Banyak masyarakat yang menganggap rokok konvensional dan rokok elektronik sama-sama berbahaya bagi Kesehatan. Namun, dengan penelitian yang semakin banyak dilakukan, ditemukan bahwa rokok elektronik berbeda dengan rokok konvensional. Mulai dari cara pemakaian, hingga risiko yang dihasilkan.

Ilustrasi untuk Pentingnya Sosialisasi Risiko Produk Tembakau Alternatif

Pentingnya Sosialisasi Risiko Produk Tembakau Alternatif

Ketua Umum Asosiasi Vaporizer Bali (AVB) I Gde Agus Mahartika mengatakan, masyarakat, khususnya perokok dewasa, harus diberikan sosialisasi terkait profil risiko dan pemanfaatan produk tembakau alternatif. Alasannya, produk ini kerap diinformasikan sama berbahayanya dengan rokok. Padahal, secara kajian ilmiah, produk ini memiliki profil risiko yang lebih rendah ketimbang rokok.  Sejumlah penelitian ini sudah dilakukan baik di Indonesia maupun mancanegara. Asosiasi pelaku usaha berharap pemerintah dapat mendukung penelitian lebih lanjut agar perokok dewasa dapat memanfaatkan produk tembakau alternatif secara lebih maksimal. 

Ilustrasi untuk Regulasi Mutlak Diperlukan untuk Produk Tembakau Alternatif

Regulasi Mutlak Diperlukan untuk Produk Tembakau Alternatif

Hasil survei internal yang dilakukan oleh KABAR pada bulan Juli 2019 lalu menunjukkan bahwa tidak adanya regulasi merupakan salah satu faktor yang membuat perokok ragu dan enggan untuk beralih ke produk tembakau alternatif. Regulasi seperti apa yang diperlukan? Dan mengapa ini penting?

Ilustrasi untuk Tekanan Darah Perokok vs. Pengguna Rokok Elektronik

Tekanan Darah Perokok vs. Pengguna Rokok Elektronik

Eksperimen ini bertujuan untuk melakukan studi perbandingan tekanan darah dan detak jantung secara periodik dalam jangka waktu 52 minggu pada mereka yang berhenti merokok (quitters) dan mengurangi (reducers) dengan bantuan rokok elektronik, serta mereka yang tidak merubah kebiasaannya dalam mengonsumsi rokok (failures).

Ilustrasi untuk Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus

Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektronik, memiliki profil risiko lebih rendah dibandingkan rokok. Berdasarkan kajian ilmiah di Indonesia dan berbagai negara, pengaturan untuk produk tembakau alternatif seharusnya berbeda dari rokok.

Ilustrasi untuk Fakta Tentang Nikotin yang Perlu Anda Pahami

Fakta Tentang Nikotin yang Perlu Anda Pahami

Produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantung nikotin, merupakan produk yang mengandung nikotin. Hanya saja, selama ini, nikotin identik dengan rokok, sehingga ada mispersepsi bahwa nikotin penyebab penyakit seperti kanker. Lembaga Kesehatan Nasional Inggris (NHS) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) mencoba meluruskan mispersepsi tersebut.

Ilustrasi untuk KABAR Puji Langkah FDA Izinkan Produk Tembakau Alternatif

KABAR Puji Langkah FDA Izinkan Produk Tembakau Alternatif

Dengan dikeluarkannya izin edar produk tembakau alternatif di Amerika Serikat, FDA bagai BPOM-nya AS, tentu sudah melakukan kajian mendalam terhadap produk tembakau alternatif, termasuk risikonya. Hal ini diharapkan menjadi acuan negara-negara lain untuk menyusun regulasi bagi produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk BPKN Dukung Regulasi Tembakau Alternatif

BPKN Dukung Regulasi Tembakau Alternatif

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendukung adanya regulasi berbasis kajian ilmiah bagi produk tembakau alternatif. Adanya regulasi tersebut dianggap bisa menguatkan potensi dari produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantung nikotin dalam menurunkan prevalensi merokok di Indonesia dan untuk melindungi konsumen.