Semua Artikel

Ilustrasi untuk Menuju Pariwisata Bali yang Lebih Bersih dan Berkelanjutan

Menuju Pariwisata Bali yang Lebih Bersih dan Berkelanjutan

Pertumbuhan pariwisata Bali pada 2025 mendorong kebutuhan akan pengalaman wisata yang lebih nyaman dan bebas asap rokok. Dalam SAPA Bali 2025 yang digelar Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), para pembicara menyoroti pentingnya pendekatan pengurangan bahaya (harm reduction) bagi perokok dewasa melalui informasi ilmiah tentang produk tembakau alternatif yang memiliki potensi risiko lebih rendah.

Ilustrasi untuk Prof. Tikki: Regulasi Inklusif, Belajar dari Filipina

Prof. Tikki: Regulasi Inklusif, Belajar dari Filipina

Filipina menjadi negara di Asia Tenggara dengan regulasi yang progresif dan inklusif untuk pengurangan dampak buruk tembakau. Pada Juli 2022, Filipina mengambil sebuah langkah besar untuk memanfaatkan potensi produk tembakau alternatif untuk memitigasi dampak kesehatan epidemi rokok melalui pengesahan UU tentang Produk Vape Nikotin dan Non-Nikotin . Indonesia mempelajari langkah Filipina untuk menghasilkan peraturan perundang-undangan yang lebih inklusif, adil, dan progresif demi mengatasi permasalahan merokok.

Ilustrasi untuk 7 Zat Racun yang Terdapat Dalam Rokok

7 Zat Racun yang Terdapat Dalam Rokok

"Asap rokok mengandung banyak zat kimia berbahaya bagi perokok dan non-perokok termasuk hidrogen sianida, karbon monoksida dan amonia,” berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa zar berbahaya yang bisa ditimbulkan dari hasil pembakaran rokok. Yuk simak penjelasannya!

Ilustrasi untuk Riset: Tembakau Alternatif Efektif Dibanding Konseling

Riset: Tembakau Alternatif Efektif Dibanding Konseling

Riset Universitas Bern bertajuk “Electronic Nicotine-Delivery Systems for Smoking Cessation” yang dipublikasikan di New England Journal Medicine pada Februari 2024 lalu menyimpulkan produk tembakau alternatif (PTA) lebih efektif dibadingkan konseling berhenti merokok. Selain keefektifannya untuk beralih merokok, pemanfaatan PTA ternyata juga berdampak positif dalam mengurangi dampak kesehatan akibat merokok.

Ilustrasi untuk Tak Bau Asap Lagi, Ini Alasan Banyak Perokok Beralih ke Tembakau Alternatif

Tak Bau Asap Lagi, Ini Alasan Banyak Perokok Beralih ke Tembakau Alternatif

Produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik atau vape dan produk tembakau yang dipanaskan semakin diminati perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok. Faktor kenyamanan seperti tidak adanya bau asap rokok yang menempel hingga tidak ada perokok pasif menjadi alasan yang banyak disampaikan konsumen saat memilih produk tersebut. 

Ilustrasi untuk Proses Penghantaran Nikotin: Mengapa Harus Beralih?

Proses Penghantaran Nikotin: Mengapa Harus Beralih?

Ahli Toksikologi dan Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR), Shoim Hidayat memaparkan bahwa produk tembakau alternatif yang merupakan hasil dari inovasi dan pengembangan teknologi tersebut memiliki perbedaan signifikan terkait dengan senyawa kimia berbahaya karena metode penghantaran nikotinnya yang berbeda dari rokok. Akibatnya, produk tembakau alternatif yang merupakan hasil dari inovasi dan pengembangan teknologi mampu kurangi paparan risiko hingga 90-95% lebih rendah dibandingkan rokok.

Ilustrasi untuk Lindungi Diri dari Polusi Udara!

Lindungi Diri dari Polusi Udara!

Beberapa tahun terakhir, semakin banyak hasil penelitian yang menyimpulkan bahwa peningkatan polusi udara di kota-kota besar berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Lalu, bagaimana cara kita melindungi diri sendiri dan orang tersayang dari polusi udara?

Ilustrasi untuk Pemerintah Harus Pisahkan Aturan Produk Tembakau Alternatif

Pemerintah Harus Pisahkan Aturan Produk Tembakau Alternatif

Prevalensi perokok telah terbukti menurun di berbagai negara maju seperti Inggris yang menerapkan pendekatan pengurangan risiko pada aktivitas merokok (harm reduction). Dengan 90 juta perokok pada tahun 2016 silam, bagaimana baiknya pemerintah menekan prevalensi perokok?

Ilustrasi untuk Perjalanan Swedia Menuju Bebas Rokok melalui Pendekatan Pengurangan Bahaya Tembakau

Perjalanan Swedia Menuju Bebas Rokok melalui Pendekatan Pengurangan Bahaya Tembakau

Pada awal 1960-an, Swedia menghadapi krisis kesehatan, dengan hampir separuh pria dewasa merokok setiap hari. Kini, Swedia menjadi negara pertama dengan tingkat perokok kisaran 5%. Data dari Swedish Public Health Agency menunjukkan hanya 5.3% orang dewasa yang merokok pada 2024—jauh di bawah rata-rata Uni Eropa (24%).

Ilustrasi untuk Fakta-Fakta Menarik tentang Nikotin yang Perlu Diketahui

Fakta-Fakta Menarik tentang Nikotin yang Perlu Diketahui

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengatakan bahwa nikotin yang secara alami ditemukan di tanaman tembakau menjadi penyebab terjadinya ketergantungan terhadap rokok. Tetapi nikotin ternyata lebih dari sekadar itu. Temukan fakta selengkapnya tentang nikotin!

Ilustrasi untuk Asia Pacific 2024: Kolaborasi & Inovasi Kurangi Bahaya Tembakau

Asia Pacific 2024: Kolaborasi & Inovasi Kurangi Bahaya Tembakau

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), Ariyo Bimmo menyoroti pentingnya kolaborasi untuk mengurangi jumlah perokok aktif di Indonesia yang mencapai 70 juta orang. Melalui Asia Pacific Harm Reduction Forum 2024 diharapkan dapat terwujud kolaborasi lintas disiplin untuk mendorong pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang berbasis pada bukti ilmiah dan inovasi.

Ilustrasi untuk Komitmen Cegah Penyalahgunaan, Asosiasi Vaporiser Bali (AVB) Gandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Denpasar

Komitmen Cegah Penyalahgunaan, Asosiasi Vaporiser Bali (AVB) Gandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Denpasar

Dalam sosialisasi ini, AVB menegaskan penolakan terhadap oknum yang memanfaatkan industri vape untuk peredaran narkoba dan untuk terus menerapkan aturan ketat, termasuk larangan penjualan kepada konsumen di bawah 21 tahun.

“(Sosialisasi) ini adalah bentuk komitmen integritas dari asosiasi untuk menyatakan perang terhadap peredaran gelap narkotika, khususnya melalui penyalahgunaan liquid vape yang dicampur zat terlarang,” kata Kepala BNN Kota Denpasar, AKBP Leo Deddy.

Ilustrasi untuk Mantan Direktur WHO:  Strategi Tobacco Harm Reduction Berperan Penting dalam Mengakhiri Epidemi Merokok

Mantan Direktur WHO: Strategi Tobacco Harm Reduction Berperan Penting dalam Mengakhiri Epidemi Merokok

Melihat bukti dari sejumlah negara, ketiga Mantan Direktur WHO mendorong pemerintah-pemerintah di dunia untuk mengintegrasikan strategi Tobacco Harm Reduction dalam kebijakan pengendalian tembakau. Strategi ini mencakup perluasan akses bagi perokok dewasa terhadap produk nikotin bebas asap yang teregulasi sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat penurunan jumlah perokok dan mencapai target prevalensi merokok di bawah 5% pada tahun 2040.

Ilustrasi untuk Mengenali Produk Nikotin untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

Mengenali Produk Nikotin untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

Ketika perokok mendapatkan informasi lengkap dan risiko Kesehatan dari setiap produk nikotin, maka perokok lebih terdorong meninggalkan rokok. Saat perokok meninggalkan rokok konvensional, kualitas hidup perokok, keluarga, lingkungan social serta Kesehatan masyarakat pun akan meningkat.

Ilustrasi untuk Riset BRIN: Rokok Elektronik Berpotensi Turunkan Risiko bagi Perokok Dewasa

Riset BRIN: Rokok Elektronik Berpotensi Turunkan Risiko bagi Perokok Dewasa

Temuan riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat bahwa kadar formaldehida pada emisi rokok elektronik sekitar 10 kali lebih rendah dibandingkan rokok yang dibakar. Sementara kadar akrolein tercatat 115 kali lebih rendah dan benzena hingga 6.000 kali lebih rendah. BRIN menekankan bahwa kajian ilmiah ini penting sebagai dasar penyusunan regulasi yang adil, berbasis risiko, dan tetap mempertimbangkan keselamatan masyarakat serta keberlangsungan ekonomi sektor tembakau.

Ilustrasi untuk Apakah Produk Tembakau Alternatif Juga Menyebabkan Noda Gigi?

Apakah Produk Tembakau Alternatif Juga Menyebabkan Noda Gigi?

Merokok sangat memengaruhi penampilan. Gigi kuning, rambut rontok, kulit kusam, dan kulit keriput adalah perubahan-perubahan fisik yang dirasakan oleh perokok aktif. Dengan hadirnya produk tembakau alternatif, apakah produk tersebut aman untuk penampilan? Beberapa studi pun dilakukan untuk menjawab ini.

Ilustrasi untuk Ketua Kabar: Kebijakan Merokok Harus Berdasar Riset

Ketua Kabar: Kebijakan Merokok Harus Berdasar Riset

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (Kabar) Ariyo Bimmo menekankan pentingnya kajian ilmiah berbasis riset sebagai landasan kebijakan guna mengurangi bahaya rokok. Hal ini, kata dia, sekaligus membantu pemerintah menjawab permasalahan tingginya prevalensi perokok yang belum terselesaikan hingga saat ini.

Ilustrasi untuk Studi di Inggris Soroti Mispersepsi tentang Produk Tembakau Alternatif di Kalangan Perokok

Studi di Inggris Soroti Mispersepsi tentang Produk Tembakau Alternatif di Kalangan Perokok

Penelitian terbaru dari Brighton and Sussex Medical School (BSMS) mengungkapkan bahwa pemahaman yang benar tentang produk tembakau alternatif (PTA) dapat membantu perokok dewasa beralih dan bahkan berhenti merokok. Sebaliknya, misinformasi mengenai PTA yang dianggap lebih berbahaya dibandingkan rokok menyebabkan terhambatnya perokok dewasa beralih dari kebiasaannya.

Ilustrasi untuk Persepsi Masyarakat Mengenai Produk Tembakau Alternatif

Persepsi Masyarakat Mengenai Produk Tembakau Alternatif

Beragam persepsi muncul mengenai produk tembakau alternatif. Sebagian masyarakat percaya produk tembakau alternatif lebih aman, sedangkan sebagian lainnya beranggapan risikonya sama dengan rokok konvensional. Bagaimana perbedaan persepsi tersebut? Simak hasil survei KABAR berikut.

Ilustrasi untuk Risiko Kesehatan dari Daging Panggang Barbekyu

Risiko Kesehatan dari Daging Panggang Barbekyu

Penelitian menemukan daging barbekyu mengandung zat yang bersifat karsinogenik yang bernama Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH). Zat ini terbentuk dari lemak dan sari daging yang dimasak dengan temperatur tinggi dan menghasilkan asap yang menempel pada daging. Lalu bagaimana cara aman mengonsumsi barbekyu?

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, kantong nikotin dan rokok elektronik, terbukti memiliki profil risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok. Dokter Spesialis Paru dr. Yahya Sp.P, mengungkapkan produk tembakau alternatif hanya berisi uap air dan beberapa essens, dan tidak menyebabkan orang sekitarnya menjadi perokok pasif.

Ilustrasi untuk Studi: Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Perokok

Studi: Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Perokok

Ketua Aliansi Vaper Indonesia (AVI), Johan Sumantri, menjelaskan penggunaan produk tembakau alternatif bukan sekedar tren atau fenomena musiman. Banyak perokok dewasa yang beralih ke produk tembakau alternatif karena sudah paham kalau risikonya lebih rendah dibandingkan dengan terus merokok. Rendahnya profil risiko tersebut lantaran proses pengunaannya yang dipanaskan, tidak dibakar seperti pada rokok, sehingga dapat mengurangi risiko hingga 90-95 persen. Hasil ini juga diperkuat oleh sejumlah kajian ilmiah yang dilakukan di dalam dan luar negeri, termasuk kajian ilmiah Public Health England. Pada kesempatan berbeda, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo), Paido Siahaan, juga mengatakan produk tembakau alternatif adalah produk hasil pengembangan inovasi, teknologi yang paling efektif, dan lebih rendah risiko bagi perokok dewasa yang sulit berhenti dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Bukti Ilmiah dari Negara yang Berhasil Menurunkan Angka Merokok

Bukti Ilmiah dari Negara yang Berhasil Menurunkan Angka Merokok

Data global menunjukkan bahwa penurunan prevalensi merokok tidak lagi secepat dekade sebelumnya. Namun, beberapa negara justru mampu menekan angka tersebut jauh lebih cepat melalui penerapan Tobacco Harm Reduction (THR) dan regulasi yang jelas terhadap produk nikotin yang tidak melalui proses pembakaran (non-combustion).

Ilustrasi untuk Pemerintah Diminta Buat Regulasi Tembakau Alternatif

Pemerintah Diminta Buat Regulasi Tembakau Alternatif

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo meminta pemerintah mengeluarkan regulasi yang berbeda bagi produk tembakau, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin. Keberadaan regulasi yang berbeda bagi produk tembakau alternatif dan rokok dipercaya dapat melindungi masyarakat dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Ilustrasi untuk Riset Profil Risiko Produk Tembakau Alternatif

Riset Profil Risiko Produk Tembakau Alternatif

Guru Besar Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB) Prof Rahmana Emran Kartasasmita menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau dipanaskan dan kantong nikotin, secara komparatif dinilai memiliki profil risiko kesehatan lebih rendah daripada rokok. Hal ini merupakan hasil dari kajian literatur ilmiah dengan tajuk Kajian Risiko (Risk Assessment) Produk Tobacco Heated System. Berdasarkan Data dan Kajian Literatur bertujuan untuk menghitung perkiraan tingkat risiko produk tembakau yang dipanaskan. Lebih lanjutnya, Emran mengatakan bahwa hasil kajian SF-ITB tersebut selaras dengan kajian ilmiah yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kredibel di dunia, termasuk Public Health England dan UK Committee on Toxicology (COT), bagian dari Food Standards Agency.

Ilustrasi untuk Selandia Baru Menuju Bebas Asap 2025: Pendekatan Inovatif dalam Mengurangi Jumlah Perokok

Selandia Baru Menuju Bebas Asap 2025: Pendekatan Inovatif dalam Mengurangi Jumlah Perokok

Setelah sempat gagal mencapai target mengurangi tingkat perokok dewasa menjadi 10 persen pada tahun 2018, termasuk menerapkan rekomendasi dari Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC) dari WHO, Pemerintah Selandia Baru kini menerapkan regulasi menuju negara Bebas Asap 2025. Dengan memberikan ragam pilihan produk rendah risiko bagi perokok untuk beralih dari kebiasaan merokok, Selandia Baru telah berhasil menurunkan tingkat merokok menjadi sekitar 6,86 persen.

Ilustrasi untuk APVI Tingkatkan Pengawasan Produk Tembakau Alternatif

APVI Tingkatkan Pengawasan Produk Tembakau Alternatif

Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita menyatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan serta edukasi publik untuk mendukung pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan produk tembakau alternatif di pasaran. Harapannya, perokok dewasa dan masyarakat bisa terus mendapatkan informasi akurat dan menghindari produk ilegal. Beberapa tahun terakhir, APVI terus berkolaborasi dengan lembaga-lembaga berwenang dalam menjalankan Gerakan Pencegahan Penyalahgunaan Rokok Elektrik (GEPPREK) dan menyediakan Satgas APVI untuk menerima aduan masyarakat terkait penyalahgunaan PTA ilegal.

Ilustrasi untuk Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya

Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya

Banyak info beredar mengenai Nikotin dan TAR. Lalu apa perbedaannya? Apakah sama bahayanya? Di dalam infographic ini, Anda dapat dengan mudah mengenali perbedaan nikotin dan TAR.

Ilustrasi untuk Mengenal Hak Konsumen Tentang Produk Tembakau Alternatif

Mengenal Hak Konsumen Tentang Produk Tembakau Alternatif

Pada 2018 lalu, produk tembakau alternatif telah secara resmi diakui keabsahannya di Indonesia. Namun, legalisasi tersebut tidak serta-merta diiringi dengan sosialisasi mengenai hak konsumen, terutama vape atau rokok elektronik sebagai produk paling populer & umum dikonsumsi di Indonesia.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Bisa jadi Solusi Tekan Jumlah Perokok

Produk Tembakau Alternatif Bisa jadi Solusi Tekan Jumlah Perokok

Produk tembakau alternatif, dinilai sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi jumlah perokok. Sebuah kajian ilmiah dari Georgetown University Medical menemukan bahwa 6,6 juta orang di Amerika Serikat dapat terhindar dari kematian dini melalui penggunaan produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Cara konsumsi tembakau pengaruhi profil risiko penggunanya

Cara konsumsi tembakau pengaruhi profil risiko penggunanya

Sekretaris Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Garindra Kartasasmita, menjelaskan bahwa cara mengonsumsi tembakau, apakah dipanaskan atau dibakar, ternyata mempengaruhi profil risiko pada konsumennya.

Ilustrasi untuk Emisi Polusi Udara dari Pembakaran Dupa dan Lilin

Emisi Polusi Udara dari Pembakaran Dupa dan Lilin

Penelitian ini melakukan eksperimen dalam ruang tertutup untuk melihat senyawa volatile organic compounds (VOCs) dan konsentrasi partikel di dalam ruangan setelah pembakaran dupa dan lilin.

Ilustrasi untuk Fakta Tentang Nikotin yang Perlu Anda Pahami

Fakta Tentang Nikotin yang Perlu Anda Pahami

Produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantung nikotin, merupakan produk yang mengandung nikotin. Hanya saja, selama ini, nikotin identik dengan rokok, sehingga ada mispersepsi bahwa nikotin penyebab penyakit seperti kanker. Lembaga Kesehatan Nasional Inggris (NHS) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) mencoba meluruskan mispersepsi tersebut.

Ilustrasi untuk Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Sahid Jakarta (USAHID), diperlukan strategi komunikasi yang berbeda tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi misinformasi, yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan masyarakat dan status sosial masyarakat. Dalam mengimplementasikan strategi komunikasi tersebut, perlu dibangun kolaborasi dengan melibatkan pemangku kepentingan (pentahelix), seperti pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

Ilustrasi untuk Menghambat Info Tembakau Alternatif, Langgar Etika

Menghambat Info Tembakau Alternatif, Langgar Etika

Upaya sejumlah pihak dalam menghambat akses publik maupun informasi terkait produk tembakau alternatif dinilai melanggar prinsip etika, moral, dan keadilan. Sebab, setiap masyarakat berhak memperoleh informasi yang benar tentang sebuah produk yang mereka konsumsi, termasuk produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Regulasi Tembakau Alternatif, Mengapa Harus Berbeda?

Regulasi Tembakau Alternatif, Mengapa Harus Berbeda?

Produk tembakau alternatif resmi mendapat izin untuk beredar bebas di Indonesia secara legal pada tahun 2018 lalu. Namun, banyak orang yang mempertanyakan regulasi tersebut. Kenapa produk tembakau alternatif harus memiliki regulasi yang berbeda? Apa bedanya dengan rokok konvensional?

Ilustrasi untuk Apoteker dalam Sains dan Teknologi Kesehatan Preventif

Apoteker dalam Sains dan Teknologi Kesehatan Preventif

Peranan apoteker dalam mengkaji senyawa bioaktif yang digunakan secara luas oleh masyarakat menjadi salah satu bahasan dalam diskusi daring yang diadakan oleh perkumpulan apoteker. Apoteker harus semakin aktif mengkaji senyawa bioaktif, salah satunya senyawa nikotin, untuk mendukung peran apoteker sejalan dengan perkembangan sains dan teknologi pada bidang kesehatan preventif dan promotif.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik Lebih Efektif Bantu Perokok Berhenti

Rokok Elektronik Lebih Efektif Bantu Perokok Berhenti

Dalam eksperimen yang melibatkan hampir 900 perokok ini, ditemukan bahwa 18% pengguna rokok elektronik telah "bebas asap" setelah satu tahun, dibandingkan dengan 9,9% perokok yang mencoba berhenti merokok dengan bantuan produk terapi pengganti nikotin lainnya.

Ilustrasi untuk Asap Memasak vs Kendaraan Bermotor

Asap Memasak vs Kendaraan Bermotor

Seperti kita ketahui sebelumnya, asap memiliki efek yang tidak baik bagi tubuh, baik dalam jangka pendek maupun jangka Panjang. Lalu, apakah asap memasak sama berbahayanya dengan asap kendaraan bermotor? Temukan ulasan singkatnya di infografik berikut ini.

Ilustrasi untuk Bukti Ilmiah: Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan

Bukti Ilmiah: Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan

Public Health England, sebuah divisi dalam Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial Inggris, kembali melakukan tinjauan penelitian di tahun 2018 untuk merangkum bukti ilmiah terkini sebagai dasar perumusan kebijakan dan regulasi pemerintah Inggris terkait rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar.