Semua Artikel

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Perkembangan produk tembakau alternatif terus bertumbuh pesat. Setelah rokok elektronik, kini hadir produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar. Lalu, apa saja persamaan dan perbedaan antara rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar?

Ilustrasi untuk Selandia Baru: Pernyataan Kesehatan soal Rokok Elektronik

Selandia Baru: Pernyataan Kesehatan soal Rokok Elektronik

Pada 11 Oktober 2017, Kementerian Kesehatan Selandia Baru membuat pernyataan resmi mengenai potensi kontribusi rokok elektronik untuk mencapai Selandia Baru Bebas Asap pada tahun 2025. Rokok elektronik dipercaya dapat menjadi jalan keluar bagi 550.000 perokok aktif di negara tersebut.

Ilustrasi untuk Dampak Buruk Polusi Udara di Negara Berkembang

Dampak Buruk Polusi Udara di Negara Berkembang

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dampak polusi udara bagi kesehatan terutama di negara-negara berkembang yang masih menggunakan bahan bakar biomassa sebagai sumber energi utama.

Ilustrasi untuk Lindungi Balita dari Third-hand Smoke

Lindungi Balita dari Third-hand Smoke

Third-Hand Smoke lebih berisiko terhadap balita. Hasil penelitian menunjukkan, balita yang tinggal Bersama perokok, memiliki tingkat ratio nikotin yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan beragam faktor, salah satunya balita sering bermain di area THS terakumulasi.

Ilustrasi untuk Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya?

Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya?

TAR merupakan zat beracun yang terbentuk dari pembakaran, bersifat lengket dan bisa menempel pada paru-paru, sedangkan nikotin memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif yang memberikan efek kecanduan yang dapat ditemukan di sayuran seperti terung, tomat, dan kafein.

Ilustrasi untuk Regulasi Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Merokok

Regulasi Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Merokok

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) Satria Aji Imawan menjelaskan, produk tembakau alternatif telah terbukti memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok, karena tidak melalui proses pembakaran dalam penggunaannya.

Ilustrasi untuk Metode Memasak Sehat dan Risiko Zat Karsinogen

Metode Memasak Sehat dan Risiko Zat Karsinogen

Salah satu cara memasak yang memiliki risiko kesehatan tinggi adalah memanggang, yang ternyata menghasilkan senyawa TAR mirip seperti yang dihasilkan dalam asap rokok. Senyawa yang bersifat karsinogenik terbentuk saat asam amino, gula, dan kreatin bereaksi pada suhu tinggi.

Ilustrasi untuk WFH, Jangan Sampai Orang Terkasih Jadi Perokok Pasif

WFH, Jangan Sampai Orang Terkasih Jadi Perokok Pasif

Asap rokok menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada manusia. Kamu bisa mempertimbangkan sejumlah upaya berikut agar anak, pasangan, orang tua, atau saudara yang bukan perokok di rumah terbebas dari risiko paparan asap rokok.

Ilustrasi untuk Nikotin Tanpa Asap: Pengurangan Risiko Tembakau

Nikotin Tanpa Asap: Pengurangan Risiko Tembakau

Tim peneliti divisi Penasihat Tembakau dari the Royal College of Physicians, Inggris melakukan tinjauan penelitian untuk memperbarui bukti ilmiah terkini terkait pendekatan pengurangan risiko dalam kebiasaan merokok yang berhubungan dengan penggunaan produk penghantar nikotin, terutama rokok elektronik.

Ilustrasi untuk Strategi Kurangi Jumlah Kematian Perokok Pasif di Indonesia

Strategi Kurangi Jumlah Kematian Perokok Pasif di Indonesia

Tidak seperti negara-negara maju yang berhasil mengurangi jumlah perokok, negara-negara berkembang seperti Indonesia, justru mengalami peningkatan. Berkaca pada negara maju yang berhasil menekan jumlah perokok, bagaimana strategi jitu yang harusnya dilakukan pemerintah?

Ilustrasi untuk Apakah Rokok Elektronik Berbahaya untuk Kesehatan

Apakah Rokok Elektronik Berbahaya untuk Kesehatan

Pada akhirnya, rokok elektronik dapat menjadi alternatif terbaru bagi Anda yang memang sedang mencari solusi terbaik untuk berhenti merokok. Produk rokok elektronik sudah semakin mudah ditemukan pada saat ini. Banyak orang merasa rokok elektronik tetap mampu memenuhi kebutuhan nikotin yang ada di dalam rokok konvensional.

Ilustrasi untuk Asap Rokok vs. Uap Tembakau Alternatif: Mana Berbahaya?

Asap Rokok vs. Uap Tembakau Alternatif: Mana Berbahaya?

Pernahkah Anda terpikir mengapa rokok yang dibakar mengeluarkan asap, sedangkan produk tembakau alternatif mengeluarkan uap? Apakah asap dan uap ini mengandung senyawa yang sama? Manakah yang lebih berbahaya bagi kesehatan?

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif vs Rokok: Tanggapan Asosiasi Vape

Produk Tembakau Alternatif vs Rokok: Tanggapan Asosiasi Vape

Ketua Asosiasi Retail Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia menanggapi masih banyaknya kesalahan persepsi publik yang menyamakan produk tembakau alternatif dengan rokok, dan tidak jarang dianggap berbahaya terhadap kesehatan sehingga dianggap tak layak sebagai opsi bagi perokok dewasa beralih dari kebiasaannya.

Ilustrasi untuk Efek Cold Turkey pada Otak Saat Berhenti Merokok

Efek Cold Turkey pada Otak Saat Berhenti Merokok

Cold turkey adalah metode berhenti merokok secara langsung atau seketika. Cara ini dipercaya efektif, namun sebagian besar orang yang mencoba metode ini mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan oleh reseptor nikotin pada otak yg bekerja secara aktif ‘menagih’ nikotin secara terus menerus.

Ilustrasi untuk Pengurangan Risiko: Solusi untuk yang Sulit Berhenti Merokok

Pengurangan Risiko: Solusi untuk yang Sulit Berhenti Merokok

Head of Medical Community Alodokter, Alni Magdalena menjelaskan bahwa bagi perokok yang kesulitan untuk berhenti, konsep pengurangan risiko melalui penggunaan produk tembakau alternatif dapat menjadi solusi, setidaknya untuk mengurangi paparan TAR.

Ilustrasi untuk YKPP: Aturan Tembakau Alternatif Harus Berdasar Penelitian

YKPP: Aturan Tembakau Alternatif Harus Berdasar Penelitian

Dengan manfaat yang diberikan dari produk tembakau alternatif, Inggris, Jepang, Kanada, dan Selandia Baru kini menggunakannya sebagai salah satu alternatif untuk menekan angka prevalensi perokok. Pemerintah pun diharapkan untuk melakukan kajian terhadap produk tembakau alternatif ini.

Ilustrasi untuk Mantan Direktur Riset WHO Sebut 3 Faktor Penghambat Turunnya Prevalensi Merokok di Indonesia

Mantan Direktur Riset WHO Sebut 3 Faktor Penghambat Turunnya Prevalensi Merokok di Indonesia

Meski kampanye anti-rokok terus digaungkan, jumlah perokok di Indonesia tetap tinggi—mencapai 60 juta orang. Menurut mantan Direktur WHO, Prof. Tikki Pangestu, hal ini disebabkan oleh penolakan terhadap pendekatan pengurangan risiko, kebijakan yang terlalu fokus pada larangan, dan misinformasi soal produk alternatif. Ia menilai pendekatan yang terlalu ideologis justru menghambat upaya kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang yang membutuhkan solusi lebih pragmatis.

Ilustrasi untuk Prof. Syawqie: Tembakau Alternatif Kurangi Bahaya TAR

Prof. Syawqie: Tembakau Alternatif Kurangi Bahaya TAR

Berbicara pada acara Asia Harm Reduction Forum 2021, Prof. Dr. drg. Achmad Syawqie, M.S. menjelaskan bahwa negara-negara di kawasan Asia, seperti Indonesia dan Filipina, dapat mengedepankan penggunaan produk tembakau alternatif untuk menghadapi tantangan besar dalam menurunkan angka perokok.

Ilustrasi untuk Kawasan Tanpa Rokok di Jakarta

Kawasan Tanpa Rokok di Jakarta

Pada bulan Maret 2017, Penas Tanggul, sebuah kawasan perumahan miskin di Jakarta Timur menjadi kawasan tanpa rokok pertama di ibu kota. Bagaimana Kawasan pemukiman miskin dapat menjaga lingkungannya untuk dapat bebas rokok?

Ilustrasi untuk Berhenti Merokok? Tembakau Alternatif Bisa Jadi Opsi

Berhenti Merokok? Tembakau Alternatif Bisa Jadi Opsi

Mohammad Khotib, peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB), mengatakan, menghalangi perokok dewasa untuk tidak merokok merupakan hal yang sangat berat, sehingga salah satu cara yang bisa digunakan adalah memanfaatkan produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko. Hal ini dapat digunakan untuk mengurangi dampak kesehatan yang ditimbulkan jika dibandingkan dengan lanjut merokok.

Ilustrasi untuk Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Cara terbaik bagi perokok dewasa untuk mengurangi risiko dari kebiasaan merokok adalah dengan berhenti sepenuhnya. Namun, jika sulit dilakukan, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang memanfaatkan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Sudah Benarkah Masker Pelindung Polusi Udara yang Anda Gunakan

Sudah Benarkah Masker Pelindung Polusi Udara yang Anda Gunakan

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya sekitar 6,5 juta kematian terjadi karena polusi udara. Untuk melindungi diri dari polusi udara, masker dipercaya oleh banyak orang Ketika beraktivitas di luar. Namun, apakah penggunaan masker sudah cukup efektif?

Ilustrasi untuk Menghambat Info Tembakau Alternatif, Langgar Etika

Menghambat Info Tembakau Alternatif, Langgar Etika

Upaya sejumlah pihak dalam menghambat akses publik maupun informasi terkait produk tembakau alternatif dinilai melanggar prinsip etika, moral, dan keadilan. Sebab, setiap masyarakat berhak memperoleh informasi yang benar tentang sebuah produk yang mereka konsumsi, termasuk produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Sosialisasi Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Perokok Dewasa

Sosialisasi Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Perokok Dewasa

Aliansi Vaper Indonesia (AVI) mendorong pemerintah berperan aktif mengedukasi perokok dewasa tentang produk tembakau alternatif. Pemahaman masyarakat tentang konsep pengurangan bahaya tembakau masih minim karena akses informasi akurat terkait produk tembakau alternatif yang sangat terbatas.

Ilustrasi untuk Bahaya Mengonsumsi Daging Asap

Bahaya Mengonsumsi Daging Asap

Siapa yang tidak doyan makanan enak? Makanan adalah salah satu cara paling ampuh dan mudah untuk menghilangkan stres serta membantu kita merasa lebih bahagia.

Ilustrasi untuk Dampak Kesehatan dari Legalisasi Nikotin dengan Vaporisasi

Dampak Kesehatan dari Legalisasi Nikotin dengan Vaporisasi

Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Melbourne di Selandia Baru ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut dampak kesehatan dan implikasinya pada anggaran negara dari melegalisasi penjualan produk mengandung nikotin yang dipanaskan dan menghasilkan vaporisasi (penguapan).

Ilustrasi untuk Emisi Polusi Udara dari Pembakaran Dupa dan Lilin

Emisi Polusi Udara dari Pembakaran Dupa dan Lilin

Penelitian ini melakukan eksperimen dalam ruang tertutup untuk melihat senyawa volatile organic compounds (VOCs) dan konsentrasi partikel di dalam ruangan setelah pembakaran dupa dan lilin.

Ilustrasi untuk Menuju Pariwisata Bali yang Lebih Bersih dan Berkelanjutan

Menuju Pariwisata Bali yang Lebih Bersih dan Berkelanjutan

Pertumbuhan pariwisata Bali pada 2025 mendorong kebutuhan akan pengalaman wisata yang lebih nyaman dan bebas asap rokok. Dalam SAPA Bali 2025 yang digelar Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), para pembicara menyoroti pentingnya pendekatan pengurangan bahaya (harm reduction) bagi perokok dewasa melalui informasi ilmiah tentang produk tembakau alternatif yang memiliki potensi risiko lebih rendah.

Ilustrasi untuk Pelajari Berbagai Dampak Asap Rokok Terhadap Kesehatan

Pelajari Berbagai Dampak Asap Rokok Terhadap Kesehatan

Asap rokok dihasilkan dari proses pembakaran rokok dan menghasilkan lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya, termasuk TAR yang bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker serta merupakan penyebab utama banyak penyakit berbahaya terkait kebiasaan merokok. Oleh karena itu, asap rokok memiliki profil risiko yang tinggi bagi para perokok. Mari kita bahas secara lebih lanjut mengenai dampak asap rokok terhadap kesehatan perokok dan cara untuk mengurangi risikonya di artikel ini.

Ilustrasi untuk 62 Negara Atur Tembakau Alternatif, Bagaimana Indonesia?

62 Negara Atur Tembakau Alternatif, Bagaimana Indonesia?

Peraturan yang diterapkan oleh masing-masing negara tersebut sudah ada yang terfokus, tetapi ada juga yang masih diatur di bawah peraturan pengendalian tembakau. Seberapa pentingkah untuk Indonesia menerapkan peraturan untuk produk tembakau alternatif? Apa saja efek dari peraturan tersebut?

Ilustrasi untuk Informasi Akurat Dorong Perokok Dewasa Beralih ke PTA

Informasi Akurat Dorong Perokok Dewasa Beralih ke PTA

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo) Paido Siahaan mengutarakan manfaat produk tembakau alternatif (PTA) sebagai bentuk penerapan pengurangan bahaya tembakau. Pernyataan ini sejalan dengan kajian ilmiah Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial atau UK Health Security bertajuk “Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products” yang menunjukkan bahwa PTA memiliki profil risiko 90-95% lebih rendah ketimbang rokok yang dibakar. Akses terhadap informasi akurat mengenai PTA, penting untuk mendorong perokok dewasa agar beralih dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, kantong nikotin dan rokok elektronik, terbukti memiliki profil risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok. Dokter Spesialis Paru dr. Yahya Sp.P, mengungkapkan produk tembakau alternatif hanya berisi uap air dan beberapa essens, dan tidak menyebabkan orang sekitarnya menjadi perokok pasif.

Ilustrasi untuk Penyebab Kanker di Sekitar Kita

Penyebab Kanker di Sekitar Kita

Tanpa disadari, ada banyak hal terjadi di sekitar kita yang dapat memicu penyakit kanker. Mulai dari yang paling kita kenali, yaitu asap rokok, hingga asap pembakaran sampah yang tanpa sadar hampir selalu ada di sekitar kita.

Ilustrasi untuk Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus

Riset: Tembakau Alternatif Berisiko Rendah, Perlu Regulasi Khusus

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektronik, memiliki profil risiko lebih rendah dibandingkan rokok. Berdasarkan kajian ilmiah di Indonesia dan berbagai negara, pengaturan untuk produk tembakau alternatif seharusnya berbeda dari rokok.

Ilustrasi untuk Asosiasi Rokok Elektronik: Tembakau Alternatif Kurangi Perokok

Asosiasi Rokok Elektronik: Tembakau Alternatif Kurangi Perokok

Ketua Asosiasi Ritel Vape Indonesia, Fachmi Kurnia Firmansyah mendorong penggunaan produk tembakau alternatif (PTA) sebagai upaya pengurangan bahaya untuk para perokok dewasa. PTA, sebagai produk penghantar nikotin tanpa proses pembakaran sehingga tidak menghasilkan TAR atau partikel padat yang dihasilkan oleh rokok dibakar dan karsinogenik, merupakan satu contoh implementasi pengurangan bahaya. Fachmi juga mencontohkan pengurangan bahaya lainnya, yaitu penggunaan gula rendah kalori dan beras merah untuk pengidap penyakit diabetes.

Ilustrasi untuk Kandungan PAHs di Udara dan Efek Kesehatan

Kandungan PAHs di Udara dan Efek Kesehatan

Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang bertujuan untuk memahami polutan Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs), dari kandungan senyawa, proses transformasi, paparan terhadap manusia, hingga dampak kesehatan yang diakibatkan.

Ilustrasi untuk Asosiasi Vape: Pentingnya Tembakau Alternatif bagi Perokok Dewasa

Asosiasi Vape: Pentingnya Tembakau Alternatif bagi Perokok Dewasa

Paido Siahaan, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif (PTA) secara ilmiah efektif mengurangi risiko kesehatan bagi perokok dewasa. Sayangnya, masih terdapat misinformasi tentang klaim bahwa PTA memiliki risiko yang sama dengan rokok. Klaim misinformasi ini dapat mempengaruhi keputusan perokok dewasa untuk mencari produk alternatif yang lebih baik.

Ilustrasi untuk Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu! 

Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu! 

Pada tahun 2021, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa terdapat 69,1 juta orang dewasa di Indonesia yang merupakan perokok. Selain itu, jumlah perokok pasif juga tercatat sebanyak 120 juta orang. 

Apa saja bahaya yang dapat dihadapi oleh perokok aktif dan perokok pasif? Mari kita pelajari lebih lanjut di artikel ini!

Ilustrasi untuk Regulasi berbasis Sains untuk Produk Tembakau Alternatif

Regulasi berbasis Sains untuk Produk Tembakau Alternatif

Kajian ilmiah menunjukkan vape memiliki risiko jauh lebih rendah daripada rokok dan dapat membantu menurunkan prevalensi merokok, sebagaimana terlihat dalam contoh internasional seperti Inggris (Program Swap to Stop). Para pakar juga menekankan pentingnya sains sebagai dasar pembentukan regulasi di Indonesia.

Ilustrasi untuk Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya

Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya

Banyak info beredar mengenai Nikotin dan TAR. Lalu apa perbedaannya? Apakah sama bahayanya? Di dalam infographic ini, Anda dapat dengan mudah mengenali perbedaan nikotin dan TAR.

Ilustrasi untuk Vape Efektif Bantu Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaan Merokok (Wiratna Eko Indra Putra)

Vape Efektif Bantu Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaan Merokok (Wiratna Eko Indra Putra)

Edukasi mengenai produk tembakau alternatif dinilai penting untuk membantu perokok dewasa berhenti merokok. Sekretaris Aliansi Vaper Indonesia, Wiratna Eko Indra Putra, menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor agar informasi yang disampaikan bersifat seimbang dan berbasis bukti. Ia menyoroti misinformasi yang menyamakan risiko produk alternatif dengan rokok konvensional, padahal kajian dari Cochrane Library yang dipublikasikan pada 29 Januari 2025—melibatkan 29.044 perokok dewasa dalam 90 studi ilmiah—menunjukkan bahwa produk seperti rokok elektronik memiliki risiko yang jauh lebih rendah dan efektif sebagai alat bantu berhenti merokok.