Semua Artikel

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Solusi Berhenti Merokok

Produk Tembakau Alternatif: Solusi Berhenti Merokok

Tidak dapat dipungkiri ketika memutuskan untuk berhenti merokok secara total, keinginan untuk kembali merokok sering muncul. Namun, daripada kembali merokok, perokok dewasa sebetulnya dapat mempertimbangkan produk tembakau alternatif yang berisiko lebih rendah daripada rokok untuk dapat mengurangi asupan nikotin secara perlahan-lahan.

Ilustrasi untuk Perlu Upaya Baru Tekan Prevalensi Perokok

Perlu Upaya Baru Tekan Prevalensi Perokok

Upaya baru untuk menekan prevalensi perokok di Indonesia harus diintensifkan pemerintah dengan alternatif lebih rendah risiko? Bagaimana bisa?

Ilustrasi untuk Prof. Syawqie: Tembakau Alternatif Kurangi Bahaya TAR

Prof. Syawqie: Tembakau Alternatif Kurangi Bahaya TAR

Berbicara pada acara Asia Harm Reduction Forum 2021, Prof. Dr. drg. Achmad Syawqie, M.S. menjelaskan bahwa negara-negara di kawasan Asia, seperti Indonesia dan Filipina, dapat mengedepankan penggunaan produk tembakau alternatif untuk menghadapi tantangan besar dalam menurunkan angka perokok.

Ilustrasi untuk Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya

Nikotin vs TAR: Mana yang Lebih Berbahaya

Banyak info beredar mengenai Nikotin dan TAR. Lalu apa perbedaannya? Apakah sama bahayanya? Di dalam infographic ini, Anda dapat dengan mudah mengenali perbedaan nikotin dan TAR.

Ilustrasi untuk Pemerintah harus terbuka terhadap kajian ilmiah produk HPTL

Pemerintah harus terbuka terhadap kajian ilmiah produk HPTL

Pemerintah diharapkan untuk bersikap terbuka terhadap hasil kajian ilmiah dari produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan snus. Dengan begitu, pemerintah dapat menyampaikan informasi yang akurat kepada publik mengenai produk yang merupakan hasil dari pengembangan inovasi dan teknologi ini.

Ilustrasi untuk APVI Tolak Kemasan Polos pada Rokok Elektronik: Alasan dan Dampak

APVI Tolak Kemasan Polos pada Rokok Elektronik: Alasan dan Dampak

Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasmita menilai penerapan kebijakan kemasan polos tanpa merek pada produk tembakau alternatif hanya akan menciptakan berbagai permasalahan baru, termasuk meningkatnya peredaran dan konsumsi produk ilegal di publik.

Ilustrasi untuk Asosiasi Rokok Elektronik Luncurkan #VapersBeHeard

Asosiasi Rokok Elektronik Luncurkan #VapersBeHeard

Lewat kampanye ini, pengguna produk tembakau alternatif dari berbagai negara di Asia ingin aspirasi mereka didengar oleh para pembuat kebijakan serta masyarakat umum. Aspirasi mereka salah satunya adalah menjadi bagian dari proses pembuatan kebijakan terkait produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk NU Dukung Pendekatan Pengurangan Bahaya Kesehatan

NU Dukung Pendekatan Pengurangan Bahaya Kesehatan

Pakar sekaligus Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Rumadi Ahmad, beri masukan pada Konferensi Afrika II tentang Pengurangan Risiko Kesehatan-Kesehatan Global Afrika yang berlangsung pada tanggal 27-29 September silam. Menurutnya, Indonesia sebagai negara terbesar berpenduduk muslim memiliki komitmen dalam memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi umat manusia. Sejalan dengan komitmen tersebut, NU sebagai organisasi Muslim terbesar di Indonesia, menggunakan pendekatan pengurangan bahaya untuk mengatasi masalah kesehatan dan lingkungan di Indonesia. Secara khusus Rumadi memberikan solusi pengurangan bahaya kesehatan dari dampak merokok dengan cara menggunakan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau dipanaskan, kantong nikotin dan rokok elektronik.

Ilustrasi untuk Pengurangan Risiko: Solusi untuk yang Sulit Berhenti Merokok

Pengurangan Risiko: Solusi untuk yang Sulit Berhenti Merokok

Head of Medical Community Alodokter, Alni Magdalena menjelaskan bahwa bagi perokok yang kesulitan untuk berhenti, konsep pengurangan risiko melalui penggunaan produk tembakau alternatif dapat menjadi solusi, setidaknya untuk mengurangi paparan TAR.

Ilustrasi untuk Selandia Baru Menuju Bebas Asap 2025: Pendekatan Inovatif dalam Mengurangi Jumlah Perokok

Selandia Baru Menuju Bebas Asap 2025: Pendekatan Inovatif dalam Mengurangi Jumlah Perokok

Setelah sempat gagal mencapai target mengurangi tingkat perokok dewasa menjadi 10 persen pada tahun 2018, termasuk menerapkan rekomendasi dari Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC) dari WHO, Pemerintah Selandia Baru kini menerapkan regulasi menuju negara Bebas Asap 2025. Dengan memberikan ragam pilihan produk rendah risiko bagi perokok untuk beralih dari kebiasaan merokok, Selandia Baru telah berhasil menurunkan tingkat merokok menjadi sekitar 6,86 persen.

Ilustrasi untuk Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Strategi Cegah Misinformasi Tembakau Alternatif

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Sahid Jakarta (USAHID), diperlukan strategi komunikasi yang berbeda tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi misinformasi, yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan masyarakat dan status sosial masyarakat. Dalam mengimplementasikan strategi komunikasi tersebut, perlu dibangun kolaborasi dengan melibatkan pemangku kepentingan (pentahelix), seperti pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

Ilustrasi untuk Bagaimana Cara Memilih Masker yang Tepat?

Bagaimana Cara Memilih Masker yang Tepat?

Kesadaran mengenai kualitas udara yang buruk telah semakin meningkat. Banyak orang mulai mengambil langkah awal untuk melindungi diri mereka dari efek buruk polusi udara, salah satunya dengan memakai masker setiap kali bepergian. Namun, bagaimana cara kita memilih masker yang tepat?

Ilustrasi untuk Diskusi KABAR: Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Pariwisata Bali

Diskusi KABAR: Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Pariwisata Bali

Dengan terus bertumbuhnya sektor pariwisata Bali paska pandemi dan beragamnya kebiasaan wisatawan, Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) bersama pelaku pariwisata di Bali mengkaji manfaat pengurangan bahaya tembakau untuk mengatasi permasalahan merokok dan mendukung pariwisata Bali yang nyaman dan tetap ramah wisatawan.

Ilustrasi untuk Merokok dan Menggunakan Rokok Elektronik, Apa Bedanya?

Merokok dan Menggunakan Rokok Elektronik, Apa Bedanya?

Banyak masyarakat yang menganggap rokok konvensional dan rokok elektronik sama-sama berbahaya bagi Kesehatan. Namun, dengan penelitian yang semakin banyak dilakukan, ditemukan bahwa rokok elektronik berbeda dengan rokok konvensional. Mulai dari cara pemakaian, hingga risiko yang dihasilkan.

Ilustrasi untuk WFH, Jangan Sampai Orang Terkasih Jadi Perokok Pasif

WFH, Jangan Sampai Orang Terkasih Jadi Perokok Pasif

Asap rokok menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada manusia. Kamu bisa mempertimbangkan sejumlah upaya berikut agar anak, pasangan, orang tua, atau saudara yang bukan perokok di rumah terbebas dari risiko paparan asap rokok.

Ilustrasi untuk Asap Rokok vs. Uap Tembakau Alternatif: Mana Berbahaya?

Asap Rokok vs. Uap Tembakau Alternatif: Mana Berbahaya?

Pernahkah Anda terpikir mengapa rokok yang dibakar mengeluarkan asap, sedangkan produk tembakau alternatif mengeluarkan uap? Apakah asap dan uap ini mengandung senyawa yang sama? Manakah yang lebih berbahaya bagi kesehatan?

Ilustrasi untuk Inggris Minta Warganya Kurangi Merokok, Diganti Pakai Vape

Inggris Minta Warganya Kurangi Merokok, Diganti Pakai Vape

Kementerian Kesehatan Inggris akan mendorong satu juta orang perokok dewasa untuk beralih ke produk tembakau alternatif, dengan mendanai skema nasional ‘beralih untuk berhenti’ yang pertama di dunia. Pemanfaatan produk tembakau alternatif untuk membantu perokok dewasa beralih juga didasari oleh hasil penelitian, termasuk hasil kajian ilmiah lembaga eksekutif Departemen Kesehatan Inggris, Public Health England yang kini dikenal dengan nama UK Health Security Agency (UKHSA)

Ilustrasi untuk Langkah Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Kurangi Masalah Rokok

Langkah Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Kurangi Masalah Rokok

Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) bergerak aktif untuk mencari solusi atas masalah rokok di Indonesia. Salah satunya melalui KABAR Roadshow, sebuah kegiatan untuk mensosialisasikan mengenai konsep harm reduction atau pengurangan risiko dengan cara beralih pada produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Regulasi Mutlak Diperlukan untuk Produk Tembakau Alternatif

Regulasi Mutlak Diperlukan untuk Produk Tembakau Alternatif

Hasil survei internal yang dilakukan oleh KABAR pada bulan Juli 2019 lalu menunjukkan bahwa tidak adanya regulasi merupakan salah satu faktor yang membuat perokok ragu dan enggan untuk beralih ke produk tembakau alternatif. Regulasi seperti apa yang diperlukan? Dan mengapa ini penting?

Ilustrasi untuk Regulasi berbasis Sains untuk Produk Tembakau Alternatif

Regulasi berbasis Sains untuk Produk Tembakau Alternatif

Kajian ilmiah menunjukkan vape memiliki risiko jauh lebih rendah daripada rokok dan dapat membantu menurunkan prevalensi merokok, sebagaimana terlihat dalam contoh internasional seperti Inggris (Program Swap to Stop). Para pakar juga menekankan pentingnya sains sebagai dasar pembentukan regulasi di Indonesia.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Perlu Segera Diatur

Produk Tembakau Alternatif Perlu Segera Diatur

Pemerintah Indonesia diharapkan segera merumuskan regulasi khusus dan mengatur secara jelas tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi asumsi yang simpang siur di masyarakat terkait profil produk dan tingkat risiko penggunaannya.

Ilustrasi untuk Riset BRIN: Rokok Elektronik Berpotensi Turunkan Risiko bagi Perokok Dewasa

Riset BRIN: Rokok Elektronik Berpotensi Turunkan Risiko bagi Perokok Dewasa

Temuan riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat bahwa kadar formaldehida pada emisi rokok elektronik sekitar 10 kali lebih rendah dibandingkan rokok yang dibakar. Sementara kadar akrolein tercatat 115 kali lebih rendah dan benzena hingga 6.000 kali lebih rendah. BRIN menekankan bahwa kajian ilmiah ini penting sebagai dasar penyusunan regulasi yang adil, berbasis risiko, dan tetap mempertimbangkan keselamatan masyarakat serta keberlangsungan ekonomi sektor tembakau.

Ilustrasi untuk Zat Berbahaya dalam Rokok dan Risikonya

Zat Berbahaya dalam Rokok dan Risikonya

National Cancer Institute (NCI) menyatakan sebagian besar bahan kimia dari asap rokok ditemukan di dalam TAR sebagai hasil pembakaran rokok, yang di antaranya diketahui berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kanker. Berikut ini adalah tujuh zat berbahaya di dalam rokok yang perlu Anda ketahui!

Ilustrasi untuk NU Dukung Pengembangan Rokok Elektronik

NU Dukung Pengembangan Rokok Elektronik

Tim Penulis Lakpesdam PBNU, Idris Masudi, mengatakan kehidupan warga NU sangat akrab dengan tembakau. Bukan hanya sebagai perokok, namun juga tidak sedikit yang ekonominya bergantung pada tembakau. Untuk itu inovasi dibutuhkan untuk mengurangi dampak buruk asap rokok.

Ilustrasi untuk Apakah Produk Tembakau Alternatif Juga Menyebabkan Noda Gigi?

Apakah Produk Tembakau Alternatif Juga Menyebabkan Noda Gigi?

Merokok sangat memengaruhi penampilan. Gigi kuning, rambut rontok, kulit kusam, dan kulit keriput adalah perubahan-perubahan fisik yang dirasakan oleh perokok aktif. Dengan hadirnya produk tembakau alternatif, apakah produk tersebut aman untuk penampilan? Beberapa studi pun dilakukan untuk menjawab ini.

Ilustrasi untuk KABAR Roadshow Medan: Kunci Jitu Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat di Kota Medan

KABAR Roadshow Medan: Kunci Jitu Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat di Kota Medan

dr. Cashtry Meher menilai bahwa memaksimalkan konsep pengurangan bahaya tembakau melalui pemanfaatan produk tembakau alternatif dapat menjadi opsi bagi perokok dewasa untuk mengurangi kebiasaan merokok sekaligus membantu Pemerintah Kota Medan dalam menurunkan prevalensi merokok serta angka Penyakit Tidak Menular (PTM).

Ilustrasi untuk Misinformasi Tembakau Alternatif Ancam Jutaan Jiwa

Misinformasi Tembakau Alternatif Ancam Jutaan Jiwa

Minimnya informasi risiko kesehatan dari produk tembakau alternatif, akan merugikan jutaan perokok yang saat ini mungkin sedang mencari solusi alternatif dengan risiko kesehatan yang lebih rendah. Konsekuensinya sangat jelas: Lebih sedikit perokok yang akan berhenti dan lebih banyak perokok yang terancam jiwanya.

Ilustrasi untuk Pelaku Usaha Dukung Cegah Penyalahgunaan Tembakau Alternatif

Pelaku Usaha Dukung Cegah Penyalahgunaan Tembakau Alternatif

Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita, mendeklarasikan komitmen dan partisipasi asosiasi pelaku usaha untuk terus mendukung pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan produk tembakau alternatif oleh anak-anak, perempuan hamil, dan non-perokok melalui aturan asosiasi serta edukasi publik. Namun, Garindra berharap bahwa usaha ini dibarengi oleh keterbukaan pemerintah terhadap hasil kajian produk tembakau alternatif agar dapat berpartisipasi dalam penyebarluasan informasi yang akurat dan komprehensif kepada publik. Baca juga mengenai dukungan aliansi dalam artikel ini!

Ilustrasi untuk Hasil Riset, Rokok Elektronik Berhasil Mengurangi Bahaya TAR

Hasil Riset, Rokok Elektronik Berhasil Mengurangi Bahaya TAR

Sebuah riset dari Public Health England menyimpulkan, rokok elektronik 95% lebih rendah risiko daripada rokok konvensional. Rokok elektronik tidak mengandung TAR dan karbon monoksida, yang merupakan zat paling berbahaya, yang dihasilkan dari pembakaran tembakau.

Ilustrasi untuk Perokok Dewasa Wajib Tahu, Ini Fakta Produk Tembakau Alternatif

Perokok Dewasa Wajib Tahu, Ini Fakta Produk Tembakau Alternatif

Ini 4 fakta yang kamu perlu ketahui soal produk tembakau alternatif (PTA). Pertama, PTA seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, berhasil menurunkan prevalensi merokok di beberapa negara seperti Swedia, Selandia Baru, dan Jepang. Kedua, PTA memiliki profil risiko yang lebih rendah ketimbang rokok. Public Health England (saat ini bernama UK Health Security Agency) menyatakan bahwa PTA mampu mengurangi risiko hingga 90-95% lebih rendah daripada rokok. Ketiga, asosiasi pelaku usaha dan konsumen berkomitmen untuk mengedukasi bahwa PTA hanya untuk perokok dewasa. Keempat, baru-baru ini Kementerian Kesehatan Inggris membagikan PTA secara gratis kepada satu juta perokok untuk mendorong perokok beralih ke produk yang lebih rendah risiko. Hal ini demi mendukung target pemerintah Inggris untuk bebas dari rokok mulai 2030.

Ilustrasi untuk APVI Sebut Produk Tembakau Alternatif Digempur Kampanye Negatif

APVI Sebut Produk Tembakau Alternatif Digempur Kampanye Negatif

Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) mendorong dilakukannya penelitian terhadap produk tembakau alternatif di Tanah Air. Hasil penelitian tersebut dapat menjadi sumber informasi komprehensif di tengah masifnya disinformasi yang disampaikan kelompok anti tembakau.

Ilustrasi untuk Bukti Ilmiah dari Negara yang Berhasil Menurunkan Angka Merokok

Bukti Ilmiah dari Negara yang Berhasil Menurunkan Angka Merokok

Data global menunjukkan bahwa penurunan prevalensi merokok tidak lagi secepat dekade sebelumnya. Namun, beberapa negara justru mampu menekan angka tersebut jauh lebih cepat melalui penerapan Tobacco Harm Reduction (THR) dan regulasi yang jelas terhadap produk nikotin yang tidak melalui proses pembakaran (non-combustion).

Ilustrasi untuk Asosiasi Tegaskan Komitmen Cegah Akses Tembakau bagi Anak

Asosiasi Tegaskan Komitmen Cegah Akses Tembakau bagi Anak

Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Garinda Kartasasmita sayangkan banyak informasi keliru yang menyatakan pelaku usaha menyasar anak-anak sebagai target konsumen produk tembakau alternatif (PTA). Asosiasi tekankan kembali komitmen dan upaya pemasaran bertanggung jawab.

Ilustrasi untuk TAR, Bukan Nikotin, Pemicu Utama Penyakit Rokok

TAR, Bukan Nikotin, Pemicu Utama Penyakit Rokok

Peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor University (IPB), Mohammad Khotib, menjelaskan nikotin secara alami terdapat pada tembakau, sedang TAR muncul akibat proses pembakaran tembakau.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik dan Evolusi Pengurangan Bahaya Tembakau: Apa Kata Sains?

Rokok Elektronik dan Evolusi Pengurangan Bahaya Tembakau: Apa Kata Sains?

Bahaya utama rokok tidak berasal dari nikotin, tetapi dari proses pembakaran tembakau yang menghasilkan tar, seperti karbon monoksida, dan ribuan toksikan penyebab penyakit. Karena itu, hadirnya rokok elektronik pada 2003 menjadi inovasi penting: perangkat ini menghantarkan nikotin tanpa pembakaran, sehingga mengurangi paparan zat berbahaya secara signifikan.

Ilustrasi untuk Masih Menggunakan Obat Nyamuk Bakar? Sayangi Kesehatan Anda!

Masih Menggunakan Obat Nyamuk Bakar? Sayangi Kesehatan Anda!

Membakar satu obat nyamuk bakar menghasilkan particulate matter (PM) 2,5 yang banyaknya sama dengan menyalakan 75 batang rokok. Obat nyamuk bakar juga dapat menghasilkan zat formaldehida (formalin) dengan kandungan setara dengan 51 batang rokok.

Ilustrasi untuk Mengenal Bahaya Karsinogenik TAR

Mengenal Bahaya Karsinogenik TAR

Ahli toksikologi sekaligus dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR), Shoim Hidayat, menjelaskan TAR berbeda jauh dengan nikotin, khususnya dari sisi bahaya yang ditimbulkan. TAR adalah zat kimia dan partikel padat yang dihasilkan dari proses pembakaran pada rokok, ungkapnya. Mengacu kepada National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker paru-paru, emfisema, atau penyakit lainnya. Di sisi lain, Shoim mengatakan nikotin tidak bersifat karsinogenik. Nikotinpun dapat ditemukan pada beberapa tanaman lainnya selain tembakau, seperti kentang, terong dan tomat.

Ilustrasi untuk Sudah Benarkah Masker Pelindung Polusi Udara yang Anda Gunakan

Sudah Benarkah Masker Pelindung Polusi Udara yang Anda Gunakan

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya sekitar 6,5 juta kematian terjadi karena polusi udara. Untuk melindungi diri dari polusi udara, masker dipercaya oleh banyak orang Ketika beraktivitas di luar. Namun, apakah penggunaan masker sudah cukup efektif?

Ilustrasi untuk Industri Vape Butuh Lebih Banyak Kajian Ilmiah

Industri Vape Butuh Lebih Banyak Kajian Ilmiah

Ketua Aliansi Vaper Indonesia (AVI), Johan Sumantri menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, terbukti secara kajian ilmiah memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok hingga 95 persen. Namun, informasi mengenai riset tersebut belum tersebar secara masif dan komprehensif bagi konsumen, khususnya di Indonesia. Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, mendukung agar akademisi bersama pemerintah segera menggalakkan kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Bahaya Asap Knalpot Putih untuk Mesin dan Kesehatan

Bahaya Asap Knalpot Putih untuk Mesin dan Kesehatan

Asap knalpot berwarna putih yang dihasilkan karena oli yang masuk ke dalam ruang bakar dan terbakar bersama dengan bensin ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan dan kondisi mesin kendaraan bermotor!