17 December 2021

Hindari dan Kurangi Bahaya Asap Knalpot

Hindari dan Kurangi Bahaya Asap Knalpot

Menjaga kualitas udara yang kita hirup merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena akan berdampak baik bagi kesehatan. Akan tetapi, memiliki hunian dan tinggal di daerah perkotaan membuat kita tidak dapat menghindari paparan emisi gas buang kendaraan bermotor, atau yang lebih dikenal dengan asap knalpot. Tingkat kemacetan dan rendahnya penggunaan transportasi publik turut berkontribusi dalam menurunnya kualitas udara yang disebabkan oleh adanya emisi gas buang  atau asap knalpot yang dihasilkan kendaraan bermotor tersebut.

Apa Itu Emisi Gas Buang Kendaraan bermotor?

Emisi gas buang kendaraan bermotor adalah sisa pembakaran yang terjadi di dalam ruang pembakaran pada kendaraan bermotor. Emisi gas buang kendaraan dihasilkan dari pembakaran bahan bakar yang menghasilkan asap knalpot. Sisa pembakaran gas buang yang menghasilkan asap knalpot ini terbentuk dari komposisi ratusan senyawa kimia dalam bentuk gas maupun partikel padat.

Senyawa kimia yang dihasilkan dari emisi gas buang ini merupakan zat berbahaya. Komposisi kimia yang terbentuk tergantung pada jenis bahan bakar serta tipe dan kondisi mesin kendaraan. Asap dan partikel-partikel ini akan bercampur di udara dan ketika terhirup dapat menetap di saluran pernapasan kita.

Baca Juga: Fakta-Fakta Menarik tentang Nikotin yang Perlu Diketahui

Bahaya Asap Knalpot

Meskipun saat ini bahan bakar dan asap kendaraan bermotor memiliki tingkat polusi udara yang lebih rendah, dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan di seluruh belahan dunia, jumlah polutan yang ada pada asap knalpot masih tetap tinggi.

Emisi gas buang kendaraan atau asap knalpot sangat bersifat berbahaya karena mengandung banyak sekali zat karsinogen  seperti karbon monoksida, sulfur, ozon, timbal, nitrogen oksida, nitrogen dioksida serta polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Bahaya asap knalpot kendaraan bermotor yang bersifat karsinogenik ini dapat berakibat kerusakan organ hingga menyebabkan kanker. Berikut ini adalah dua bahaya asap knalpot yang bisa timbul dan mengancam kesehatan kita:

1. Menurunkan kadar oksigen dalam tubuh

Menghirup asap knalpot kendaraan bermotor sangat berbahaya karena asap knalpot  mengandung gas karbon monoksida (CO). Dibandingkan dengan oksigen, CO lebih mudah diikat oleh sel darah merah. Hal ini dapat menurunkan kadar oksigen yang didistribusikan dalam darah. Selain itu jaringan tubuh yang kekurangan kadar oksigen akan sangat mudah mengalami kerusakan, terutama  bagian otak serta memicu terjadinya sesak napas.

2. Kerusakan saluran pernapasan

Partikel debu kendaraan dari asap yang berwarna putih juga dapat mengendap di bagian lain kendaraan. Paparan debu kendaraan dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan berbagai macam gangguan seperti asma dan kanker paru-paru.

Selain dua penyakit di atas, masih banyak sekali resiko kesehatan yang mengancam kita. Seperti resiko penyakit kardiovaskuler, kanker paru-paru, hingga gangguan kehamilan dan janin.

Saatnya Hindari Bahaya Asap Knalpot atau Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor

Penggunaan kendaraan bermotor sebagai moda transportasi memang sangat penting dalam menjalankan aktivitas. Walaupun demikian, menjaga kualitas udara dan mengurangi risiko kesehatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari polusi udara yang diakibatkan oleh asap knalpot kendaraan bermotor, berikut ini adalah cara-cara yang bisa kita lakukan:

1. Kurangi kuantitas kendaraan di jalan raya dengan menggunakan transportasi publik

Menggunakan transportasi publik merupakan salah satu langkah yang efektif untuk menghindari bahaya asap knalpot kendaraan bermotor. Selain dapat membantu kita mengurangi resiko kesehatan yang disebabkan oleh asap knalpot kendaraan bermotor, dengan menggunakan transportasi publik kita juga semakin aktif untuk melestarikan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Tobacco Harm Reduction, Strategi Mengurangi Bahaya Rokok

2. Gunakan sepeda atau berjalan kaki untuk bepergian jarak dekat

Selain menggunakan transportasi publik untuk mengurangi kuantitas kendaraan bermotor di jalan raya, kita juga bisa memanfaatkan transportasi pribadi yang ramah lingkungan dan bebas dari emisi gas buang kendaraan bermotor yang berbahaya, seperti menggunakan sepeda atau berjalan kaki untuk melakukan perjalanan jarak dekat.

3. Gunakan kendaraan dengan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan

Saat ini kita sudah lebih familiar dengan berbagai macam kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Kita bisa menggunakan kendaraan ramah lingkungan seperti motor, mobil, dan sepeda elektrik untuk menghindari bahaya asap knalpot kendaraan bermotor.

4. Selalu jaga kondisi kendaraan pribadi agar pembakaran bahan bakar lebih sempurna dan emisi gas buang lebih terjaga

Untuk menghindari polusi udara yang diakibatkan oleh asap knalpot, kita juga harus selalu menjaga kondisi kendaraan pribadi agar pembakaran bahan bakar menjadi lebih sempurna dan emisi gas buang atau asap knalpot yang dihasilkan dapat lebih terjaga dengan baik.

Baca Juga: Benarkah Stunting pada Anak disebabkan oleh Orang Tua Perokok?

5. Hindari aktivitas di luar ruangan yang ramai.

Salah satu upaya untuk meminimalisir serta menghindari polusi udara yang dihasilkan oleh asap knalpot atau emisi gas buang kendaraan bermotor, kita juga harus meminimalisir keperluan kita untuk beraktivitas di luar ruangan. Jika tidak memungkinkan, selalu gunakan masker pelindung untuk hidung dan mulut yang dapat menyaring debu dan partikel-partikel halus.

6. Konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin

Ketika kita sering beraktivitas di luar ruangan, kemungkinan untuk terpapar polusi udara yang dihasilkan oleh asap knalpot kendaraan bermotor menjadi sangat besar. Maka dari itu kita juga harus mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin seperti B, C, E, dan Omega-3 untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari polutan-polutan berbahaya yang terdapat dalam asap knalpot.

Yuk, mari kita bersama-sama mengurangi asap knalpot agar tidak menimbulkan risiko kesehatan dari paparannya! Simak artikel lain mengenai bahaya asap knalpot dari website KABAR di sini!

Share