Semua Artikel

Ilustrasi untuk WFH, Jangan Sampai Orang Terkasih Jadi Perokok Pasif

WFH, Jangan Sampai Orang Terkasih Jadi Perokok Pasif

Asap rokok menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada manusia. Kamu bisa mempertimbangkan sejumlah upaya berikut agar anak, pasangan, orang tua, atau saudara yang bukan perokok di rumah terbebas dari risiko paparan asap rokok.

Ilustrasi untuk Ketua Kabar: Kebijakan Merokok Harus Berdasar Riset

Ketua Kabar: Kebijakan Merokok Harus Berdasar Riset

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (Kabar) Ariyo Bimmo menekankan pentingnya kajian ilmiah berbasis riset sebagai landasan kebijakan guna mengurangi bahaya rokok. Hal ini, kata dia, sekaligus membantu pemerintah menjawab permasalahan tingginya prevalensi perokok yang belum terselesaikan hingga saat ini.

Ilustrasi untuk Cara Cegah Tembakau Alternatif di Kalangan Remaja

Cara Cegah Tembakau Alternatif di Kalangan Remaja

Banyaknya remaja yang mengonsumsi rokok elektronik, membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyatakan penggunaan rokok elektronik sudah ditahap epidemi. Lalu, apakah pemerintah Amerika Serikat melarang rokok elektronik, atau regulasinya yang diperketat?

Ilustrasi untuk Arvindo: Kebijakan Kemasan Polos Pada Rokok Elektronik Bentuk Diskriminasi

Arvindo: Kebijakan Kemasan Polos Pada Rokok Elektronik Bentuk Diskriminasi

Ketua Asosiasi Retail Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia, mendesak pemerintah untuk meninjau kembali aturan kemasan polos rokok yang menyamakan semua merek. Menurutnya, kebijakan ini dapat menghambat peralihan konsumen ke produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko dan mendorong maraknya produk illegal karena tidak adanya diferensiasi visual dan identitas dagang. 

Ilustrasi untuk Sudah Benarkah Masker Pelindung Polusi Udara yang Anda Gunakan

Sudah Benarkah Masker Pelindung Polusi Udara yang Anda Gunakan

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya sekitar 6,5 juta kematian terjadi karena polusi udara. Untuk melindungi diri dari polusi udara, masker dipercaya oleh banyak orang Ketika beraktivitas di luar. Namun, apakah penggunaan masker sudah cukup efektif?

Ilustrasi untuk Third-hand Smoke: Bukti dan Riset Baru

Third-hand Smoke: Bukti dan Riset Baru

Penelitian ini menjelaskan tentang definisi dari Third-hand Smoke (THS), paparan THS, dan analisis tentang unsur pokok, proses serapan, dan pelepasan molekul di dalam ruang, transformasi yang terjadi, distribusi, dan jangka waktu menempelnya THS di lingkungan tempat tinggal.

Ilustrasi untuk Asosiasi Vape: Pentingnya Tembakau Alternatif bagi Perokok Dewasa

Asosiasi Vape: Pentingnya Tembakau Alternatif bagi Perokok Dewasa

Paido Siahaan, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif (PTA) secara ilmiah efektif mengurangi risiko kesehatan bagi perokok dewasa. Sayangnya, masih terdapat misinformasi tentang klaim bahwa PTA memiliki risiko yang sama dengan rokok. Klaim misinformasi ini dapat mempengaruhi keputusan perokok dewasa untuk mencari produk alternatif yang lebih baik.

Ilustrasi untuk Pakar Unpad: Langkah Pemerintah Kurangi Perokok

Pakar Unpad: Langkah Pemerintah Kurangi Perokok

Di tahun 2021, Global Adult Tobacco Survey memaparkan sebanyak 63,4 persen perokok berencana untuk berhenti merokok. Angka ini menjadi peluang untuk upaya menurunkan prevalensi di Indonesia. Akademisi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. Amaliya, mendorong strategi pemanfaatan produk tembakau alternatif sebagai program pelengkap pemerintah dalam upaya tersebut.

Ilustrasi untuk Berapa Lama Nikotin Hilang dari Tubuh

Berapa Lama Nikotin Hilang dari Tubuh

Nikotin umumnya membutuhkan waktu 1–3 hari untuk keluar sepenuhnya dari tubuh setelah seseorang perokok berhenti merokok. Namun, waktu ini bisa bervariasi tergantung pada faktor seperti durasi merokok, metabolisme, dan kondisi kesehatan. Memahami proses pengeluaran nikotin penting bagi mereka yang ingin mengurangi paparan asap rokok dan mulai beralih ke produk tembakau alternatif, seperti HTP dan vape.

Artikel terkait: Rokok Elektrik vs Konvensional: Mana Lebih Rendah Risiko?

Ilustrasi untuk Riset: Benarkah Produk Tembakau Alternatif dapat Menurunkan Jumlah Zat Berbahaya yang Masuk ke Tubuh?

Riset: Benarkah Produk Tembakau Alternatif dapat Menurunkan Jumlah Zat Berbahaya yang Masuk ke Tubuh?

Penelitian terbaru dari Oxford University Press dalam jurnal “Nicotine and Tobacco Research” menunjukkan bahwa beralih sepenuhnya ke produk tembakau alternatif dapat mengurangi risiko kesehatan pernapasan bagi perokok. Dari 5.210 subjek yang mengalami batuk, 65% sudah tidak lagi mengalami gangguan, dan dari 5.367 subjek dengan mengi/bengek, 53% mengalami perbaikan. Dr. Indra Mustika S.P, drg., Sp. Perio (K) dari Universitas Padjadjaran menambahkan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik dan tembakau yang dipanaskan, mengurangi risiko kesehatan karena tidak melalui proses pembakaran seperti rokok konvensional.

Ilustrasi untuk Solusi LIPI untuk Mengurangi Jumlah Perokok di Indonesia

Solusi LIPI untuk Mengurangi Jumlah Perokok di Indonesia

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Prof. Dr. Erman Aminullah M.Sc menyebut bahwa pemanfaatan inovasi teknologi pada produk tembakau alternatif dapat menjadi salah satu solusi untuk menurunkan jumlah perokok di Indonesia. Seperti apa implementasinya?

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Pada diskusi “Konsep dan Implementasi Pengurangan Bahaya Tembakau” di Vape Carnival Solo 2024 beberapa waktu lalu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, Profesor Amaliya, menjelaskan pengurangan bahaya tembakau merupakan pendekatan baru bagi perokok dewasa untuk meminimalkan risiko akibat merokok. Perbedaan mendasar penggunaan PTA yaitu tidak adanya proses pembakaran, sehingga tidak ada senyawa berbahaya seperti TAR pada rokok melainkan uap. Dengan PTA, perokok dewasa tetap dapat mendapatkan nikotin tanpa TAR, senyawa karsinogenik pemicu kanker.

Ilustrasi untuk Apa Itu Nikotin? Risiko, Fakta Penting, dan Penelitian

Apa Itu Nikotin? Risiko, Fakta Penting, dan Penelitian

Banyak mispersepsi mengenai nikotin. Ada yang bilang nikotin adalah sumber masalah dari perokok, menyebabkan kecanduan, berbahaya untuk Kesehatan, dll. Apakah semua itu benar? Temukan jawabannya di infografik ini.

Ilustrasi untuk Pemerintah Diminta Perjelas Informasi Tembakau Alternatif

Pemerintah Diminta Perjelas Informasi Tembakau Alternatif

Pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif sebagai upaya mengurangi jumlah perokok di Indonesia. Sebab, informasi berdasarkan kajian ilmiah tersebut diperlukan untuk membuat keputusan yang lebih baik bagi perokok dewasa)yang ingin terus menggunakan produk mengandung nikotin. Senada, Dr Dwinita Wikan, Kepala Pusat Penelitian Hortikultura dan Perkebunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan masih sedikit penelitian ilmiah tentang produk tembakau alternatif. 

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Antara Inovasi dan Regulasi

Produk Tembakau Alternatif: Antara Inovasi dan Regulasi

Menjelang World No Tobacco Day 2025 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menyerukan pelarangan dan pembatasan ketat terhadap rokok elektronik dan produk tembakau alternatif dengan profil risiko lebih rendah lainnya. Namun, pendekatan ini dinilai dapat menghambat penurunan prevalensi merokok global. Data membuktikan, penggunakan produk tembakau alternatif di Eropa menunjukkan hasil positif.

Ilustrasi untuk Mengapa Mata Harus Dilindungi Dari Asap?

Mengapa Mata Harus Dilindungi Dari Asap?

Iritasi mata adalah indikasi yang kerap muncul saat membicarakan mengenai efek buruk asap terhadap kesehatan. Pada tahun 2013, penelitian yang dilakukan West et al. menemukan sejumlah penyakit mata lain yang berhubungan dengan paparan terhadap asap.

Ilustrasi untuk Belajar dari AS: Atur Tembakau Alternatif untuk Konsumen

Belajar dari AS: Atur Tembakau Alternatif untuk Konsumen

Meskipun produk tembakau alternatif telah berstatus legal, Indonesia masih belum memiliki regulasi yang menyeluruh untuk melindungi hak-hak konsumen produk tembakau alternatif. Hal ini yang perlu kita pelajari dari Amerika Serikat, beserta regulasi yang berlaku di sana.

Ilustrasi untuk Berhenti Merokok? Tembakau Alternatif Bisa Jadi Opsi

Berhenti Merokok? Tembakau Alternatif Bisa Jadi Opsi

Mohammad Khotib, peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB), mengatakan, menghalangi perokok dewasa untuk tidak merokok merupakan hal yang sangat berat, sehingga salah satu cara yang bisa digunakan adalah memanfaatkan produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko. Hal ini dapat digunakan untuk mengurangi dampak kesehatan yang ditimbulkan jika dibandingkan dengan lanjut merokok.

Ilustrasi untuk Regulasi Pengurangan Bahaya Tembakau Turunkan Prevalensi

Regulasi Pengurangan Bahaya Tembakau Turunkan Prevalensi

Konsep pengurangan bahaya tembakau (tobacco harm reduction) memanfaatkan kehadiran produk tembakau alternatif sebagai strategi alternatif mengurangi prevalensi perokok di Indonesia. Namun, keberadaannya harus disertai dengan regulasi yang berfungsi sebagai rambu-rambu.

Ilustrasi untuk Misinformasi Nikotin Hambat Akses Produk Rendah Risiko

Misinformasi Nikotin Hambat Akses Produk Rendah Risiko

Mohammad Khotib, Peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan, produk tembakau alternatif (PTA) seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, dapat menjadi opsi bagi perokok dewasa untuk beralih karena risiko kesehatannya yang lebih rendah daripada lanjut merokok. Selama ini, ada misinformasi bahwa nikotin merupakan zat berbahaya dalam produk tembakau yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan, sehingga membuat perokok dewasa enggan mengakses PTA. Padahal, penyebabnya adalah TAR, bahan karsinogenik yang terdapat di dalam asap rokok.

Ilustrasi untuk Tanaman Penyerap Debu: Solusi Alami untuk Rumah Lebih Bersih dan Sehat

Tanaman Penyerap Debu: Solusi Alami untuk Rumah Lebih Bersih dan Sehat

Tanaman penyerap debu adalah tanaman hias yang mampu menangkap partikel debu dan menyerap zat polutan di udara, membantu menciptakan udara di dalam ruangan yang lebih bersih. Meskipun efeknya tidak sekuat alat pembersih udara, tanaman ini tetap memberi manfaat bagi kesehatan dan keindahan rumah, terutama dalam upaya pengurangan paparan asap rokok bagi penghuni dewasa.

Ilustrasi untuk Selandia Baru: Pernyataan Kesehatan soal Rokok Elektronik

Selandia Baru: Pernyataan Kesehatan soal Rokok Elektronik

Pada 11 Oktober 2017, Kementerian Kesehatan Selandia Baru membuat pernyataan resmi mengenai potensi kontribusi rokok elektronik untuk mencapai Selandia Baru Bebas Asap pada tahun 2025. Rokok elektronik dipercaya dapat menjadi jalan keluar bagi 550.000 perokok aktif di negara tersebut.

Ilustrasi untuk Mengapa Asap Rokok Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh?

Mengapa Asap Rokok Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh?

Mengurangi bahaya asap rokok dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah menjalankan konsep metode harm reduction atau Pengurangan Risiko. Konsep ini dijalankan sebagai salah satu solusi  bagi Anda yang ingin lepas dari rasa adiktif rokok konvensional dan untuk mengurangi risiko kesehatan yang terkait dengan kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Penurunan Prevalensi Merokok di Jepang

Penurunan Prevalensi Merokok di Jepang

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Jepang menunjukkan penurunan signifikan dalam prevalensi merokok. Pada tahun 2000, hampir setengah dari pria dewasa merokok. Berkat kampanye kesehatan dan regulasi ketat, angka ini turun menjadi 10.6% pada tahun 2022, menandai penurunan 46% sejak 2014.

Ilustrasi untuk APVI Tingkatkan Pengawasan Produk Tembakau Alternatif

APVI Tingkatkan Pengawasan Produk Tembakau Alternatif

Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita menyatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan serta edukasi publik untuk mendukung pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan produk tembakau alternatif di pasaran. Harapannya, perokok dewasa dan masyarakat bisa terus mendapatkan informasi akurat dan menghindari produk ilegal. Beberapa tahun terakhir, APVI terus berkolaborasi dengan lembaga-lembaga berwenang dalam menjalankan Gerakan Pencegahan Penyalahgunaan Rokok Elektrik (GEPPREK) dan menyediakan Satgas APVI untuk menerima aduan masyarakat terkait penyalahgunaan PTA ilegal.

Ilustrasi untuk Apakah Produk Tembakau Alternatif Juga Menyebabkan Noda Gigi?

Apakah Produk Tembakau Alternatif Juga Menyebabkan Noda Gigi?

Merokok sangat memengaruhi penampilan. Gigi kuning, rambut rontok, kulit kusam, dan kulit keriput adalah perubahan-perubahan fisik yang dirasakan oleh perokok aktif. Dengan hadirnya produk tembakau alternatif, apakah produk tersebut aman untuk penampilan? Beberapa studi pun dilakukan untuk menjawab ini.

Ilustrasi untuk Tembakau Dipanaskan vs. Rokok Elektronik: Mana Lebih Efektif?

Tembakau Dipanaskan vs. Rokok Elektronik: Mana Lebih Efektif?

Produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektronik menjadi produk tembakau alternatif yang paling populer. Pertanyaan pun mulai bermunculan, mana yang lebih efektif untuk membantu perokok aktif berhenti? Penelitian pada Global Nicotine Forum (GFN) 2019 pun dilakukan untuk mejawab pertanyaan ini.

Ilustrasi untuk Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Sate yang dibakar terlalu panas mengandung zat kimia berbahaya dan dapat memicu kanker, sedangkan sate yang tidak matang secara merata memiliki risiko virus yang mengancam tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Seperti apa detailnya? Simak artikel ini.

Ilustrasi untuk Pengurangan Risiko: Solusi untuk yang Sulit Berhenti Merokok

Pengurangan Risiko: Solusi untuk yang Sulit Berhenti Merokok

Head of Medical Community Alodokter, Alni Magdalena menjelaskan bahwa bagi perokok yang kesulitan untuk berhenti, konsep pengurangan risiko melalui penggunaan produk tembakau alternatif dapat menjadi solusi, setidaknya untuk mengurangi paparan TAR.

Ilustrasi untuk Mantan Pimpinan WHO dan Ekonom: Pengurangan Risiko Berpotensi Menyelamatkan Lebih dari 100 Juta Jiwa

Mantan Pimpinan WHO dan Ekonom: Pengurangan Risiko Berpotensi Menyelamatkan Lebih dari 100 Juta Jiwa

Menjelang pertemuan negara-negara penandatanganan Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) di Jenewa pada 17 November lalu, dua mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Derek Yach dan Prof. Tikki Pangestu, bersama ekonom Chris Snowdon dan pendiri Clearing the Air Peter Beckett, menyerukan evaluasi ulang arah kebijakan pengendalian tembakau global. Mengacu pada riset terbaru Yach, mereka menilai bahwa penerapan strategi tobacco harm reduction secara lebih luas berpotensi menyelamatkan lebih dari 100 juta jiwa hingga 2060, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah dengan prevalensi merokok yang tinggi.

Ilustrasi untuk Tips Melawan Kulit Kusam Ketika Sering di Dapur

Tips Melawan Kulit Kusam Ketika Sering di Dapur

Tanpa kita sadari, asap yang dihasilkan pembakaran bahan makanan di dapur, dapat membuat kulit menjadi kusam, timbul flek-flek hitam, dan juga keriput. Bagaimana tips untuk mengatasi hal ini?

Ilustrasi untuk RI Bisa Belajar dari Swedia soal Kebijakan Rokok

RI Bisa Belajar dari Swedia soal Kebijakan Rokok

Penggunaan produk tembakau alternatif untuk menurunkan prevalensi merokok dilakukan di Swedia. Berkat memanfaatkan produk tembakau alternatif, terutama snus atau kantong nikotin, tingkat kematian terkait konsumsi produk nikotin di Swedia jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Ilustrasi untuk Waspada Bahaya Membakar Sampah

Waspada Bahaya Membakar Sampah

Seperti TAR dan asap yang dihasilkan oleh rokok, pembakaran tidak sempurna dari sampah rumah tangga akan menghasilkan karbon monoksida serta berbagai senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) seperti benzopyrenes, zat-zat beracun yang bersifat karsinogenik dan mutagenik.

Ilustrasi untuk Emisi Obat Nyamuk Bakar dan Implikasinya bagi Kesehatan

Emisi Obat Nyamuk Bakar dan Implikasinya bagi Kesehatan

Penelitian ini melakukan uji emisi untuk menentukan tingkat partikel halus (partikulat berdiameter <2.5 mikrometer - PM2.5), senyawa polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs), volatile organic compounds (VOCs), aldehida, dan keton dari hasil pembakaran obat nyamuk bakar dan implikasinya bagi kesehatan.

Ilustrasi untuk Bukti Ilmiah dari Negara yang Berhasil Menurunkan Angka Merokok

Bukti Ilmiah dari Negara yang Berhasil Menurunkan Angka Merokok

Data global menunjukkan bahwa penurunan prevalensi merokok tidak lagi secepat dekade sebelumnya. Namun, beberapa negara justru mampu menekan angka tersebut jauh lebih cepat melalui penerapan Tobacco Harm Reduction (THR) dan regulasi yang jelas terhadap produk nikotin yang tidak melalui proses pembakaran (non-combustion).

Ilustrasi untuk BPKN Dukung Regulasi Tembakau Alternatif

BPKN Dukung Regulasi Tembakau Alternatif

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendukung adanya regulasi berbasis kajian ilmiah bagi produk tembakau alternatif. Adanya regulasi tersebut dianggap bisa menguatkan potensi dari produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantung nikotin dalam menurunkan prevalensi merokok di Indonesia dan untuk melindungi konsumen.

Ilustrasi untuk Metode Memasak Sehat dan Risiko Zat Karsinogen

Metode Memasak Sehat dan Risiko Zat Karsinogen

Salah satu cara memasak yang memiliki risiko kesehatan tinggi adalah memanggang, yang ternyata menghasilkan senyawa TAR mirip seperti yang dihasilkan dalam asap rokok. Senyawa yang bersifat karsinogenik terbentuk saat asam amino, gula, dan kreatin bereaksi pada suhu tinggi.

Ilustrasi untuk NU Dukung Pendekatan Pengurangan Bahaya Kesehatan

NU Dukung Pendekatan Pengurangan Bahaya Kesehatan

Pakar sekaligus Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Rumadi Ahmad, beri masukan pada Konferensi Afrika II tentang Pengurangan Risiko Kesehatan-Kesehatan Global Afrika yang berlangsung pada tanggal 27-29 September silam. Menurutnya, Indonesia sebagai negara terbesar berpenduduk muslim memiliki komitmen dalam memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi umat manusia. Sejalan dengan komitmen tersebut, NU sebagai organisasi Muslim terbesar di Indonesia, menggunakan pendekatan pengurangan bahaya untuk mengatasi masalah kesehatan dan lingkungan di Indonesia. Secara khusus Rumadi memberikan solusi pengurangan bahaya kesehatan dari dampak merokok dengan cara menggunakan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau dipanaskan, kantong nikotin dan rokok elektronik.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Bisa jadi Solusi Tekan Jumlah Perokok

Produk Tembakau Alternatif Bisa jadi Solusi Tekan Jumlah Perokok

Produk tembakau alternatif, dinilai sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi jumlah perokok. Sebuah kajian ilmiah dari Georgetown University Medical menemukan bahwa 6,6 juta orang di Amerika Serikat dapat terhindar dari kematian dini melalui penggunaan produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif Tingkatkan Kesehatan Gusi

Tembakau Alternatif Tingkatkan Kesehatan Gusi

Hasil kajian klinis yang dilakukan akademisi dari Fakultas Kesehatan Gigi Universitas Padjajaran, drg. Amaliya, M.Sc. Ph.D, bersama drg. Agus Susanto, Sp.Perio dan drg. Jimmy Gunawan, Sp.Perio membuktikan bahwa pengguna rokok elektronik yang telah berhenti merokok menunjukkan perbaikan kualitas gusi yang dibuktikan dengan tingkat peradangan dan pendarahan gusi yang sama seperti yang dialami oleh non-perokok. 

Ilustrasi untuk Mantan Direktur WHO: Peran Nikotin dan Produk Tembakau Alternatif dalam Epidemi Merokok

Mantan Direktur WHO: Peran Nikotin dan Produk Tembakau Alternatif dalam Epidemi Merokok

Dengan prevalensi merokok yang masih tinggi, Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih efektif dan realistis untuk mengurangi dampak kesehatan akibat merokok. Prof. Tikki memandang Tobacco Harm Reduction sebagai peluang untuk memperkuat strategi kesehatan masyarakat, khususnya dalam membantu perokok dewasa yang belum mampu berhenti sepenuhnya.

Namun, pendekatan ini perlu didukung oleh pemahaman yang lebih akurat, baik di tingkat publik maupun pembuat kebijakan, khususnya untuk tidak serta-merta mengaitkan nikotin sebagai penyebab risiko penyakit akibat merokok. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa sebagian besar penyakit terkait rokok disebabkan oleh zat beracun yang dihasilkan dari proses pembakaran tembakau, bukan nikotin itu sendiri. Oleh karena itu, produk tembakau alternatif yang menghantarkan nikotin tanpa proses pembakaran dapatmenjadi opsi dengan risiko lebih rendah, sekaligus berpotensi mempercepat penurunan prevalensi
merokok jika diintegrasikan secara tepat dalam kebijakan kesehatan.

Ilustrasi untuk Apa yang Dimaksud dengan TAR dalam Rokok? Pengertian dan Bahaya

Apa yang Dimaksud dengan TAR dalam Rokok? Pengertian dan Bahaya

TAR sebenarnya tidak hanya dapat merusak kinerja paru-paru. Zat-zat kimia berbahaya yang ada di dalamnya dapat masuk ke dalam aliran darah Anda dan tersebar ke berbagai organ lainnya. Ditambah lagi, TAR juga merupakan penyebab gigi dan jari perokok menguning. Cari tahu apa yang dimaksud dengan TAR melalui artikel berikut ini agar #JadiLebihPaham