Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif
Bahaya asap rokok bagi perokok pasif dapat memberikan efek buruk yang beragam. Anda dapat mengenal berbagai bahayanya bersama informasi dari KABAR.
Bahaya asap rokok bagi perokok pasif dapat memberikan efek buruk yang beragam. Anda dapat mengenal berbagai bahayanya bersama informasi dari KABAR.
Sendirian di rumah hanya ditemani binatang peliharaan, apakah menjadikan rumah tempat aman untuk merokok?
Rokok berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan pernapasan, seperti kaker paru, stroke, dan serangan jantung. Apa saja penyebab dan potensi lainnya yang ditimbulkan oleh rokok? Simak selengkapnya di sini.
Stunting selama ini identik dengan kurang gizi yang menyebabkan pertumbuhan anak terhambat, perkembangan otak tidak maksimal, hingga kemampuan mental dan belajar yang kurang. Tetapi, penelitian terbaru menyebutkan orang tua perokok memiliki andil terhadap stunting anak.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Queen Mary University of London, menemukan bahwa perokok yang dapat mengatur asupan nikotin mereka memiliki kemungkinan lebih besar untuk berhenti merokok. Lalu, bagaimana cara mengatur asupan nikotin untuk para perokok?
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengatakan bahwa nikotin yang secara alami ditemukan di tanaman tembakau menjadi penyebab terjadinya ketergantungan terhadap rokok. Tetapi nikotin ternyata lebih dari sekadar itu. Temukan fakta selengkapnya tentang nikotin!
Menjaga kualitas udara yang kita hirup merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan. Tetapi, tinggal di perkotaan membuat kita tidak dapat menghindari paparan emisi gas buang kendaraan bermotor atau lebih dikenal dengan asap knalpot.
Iritasi mata adalah indikasi yang kerap muncul saat membicarakan mengenai efek buruk asap terhadap kesehatan. Pada tahun 2013, penelitian yang dilakukan West et al. menemukan sejumlah penyakit mata lain yang berhubungan dengan paparan terhadap asap.
Salah satu cara memasak yang memiliki risiko kesehatan tinggi adalah memanggang, yang ternyata menghasilkan senyawa TAR mirip seperti yang dihasilkan dalam asap rokok. Senyawa yang bersifat karsinogenik terbentuk saat asam amino, gula, dan kreatin bereaksi pada suhu tinggi.
Pertumbuhan pesat produk tembakau alternatif dan penggunanya memunculkan sebuah kekhawatiran. Akankah uap produk tembakau alternatif mengganggu keseharian kita? Dan jika ya, apa risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan?
TAR merupakan zat beracun yang terbentuk dari pembakaran, bersifat lengket dan bisa menempel pada paru-paru, sedangkan nikotin memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif yang memberikan efek kecanduan yang dapat ditemukan di sayuran seperti terung, tomat, dan kafein.
Kita tentunya sudah akrab dengan segala efek buruk rokok dan asap rokok terhadap diri kita sendiri dan orang lain. Namun efek buruk rokok ternyata juga mengancam hewan peliharaan kita di rumah!
Penelitian Tobacco Control Unit dari Institut Kanker Nasional Italia menemukan bahwa asap rokok memiliki dampak Kesehatan yang lebih berbahaya terhadap paru-paru dibandingkan asap knalpot.
Asap knalpot berwarna putih yang dihasilkan karena oli yang masuk ke dalam ruang bakar dan terbakar bersama dengan bensin ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan dan kondisi mesin kendaraan bermotor!
Karsinogen adalah senyawa dan paparan yang dapat menimbulkan kanker. Paparan ini dihasilkan dari nutrisi, asap rokok, sinar ultraviolet. Cari tahu mengenai bahaya karsinogen di artikel berikut ini!
Cold turkey adalah metode berhenti merokok secara langsung atau seketika. Cara ini dipercaya efektif, namun sebagian besar orang yang mencoba metode ini mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan oleh reseptor nikotin pada otak yg bekerja secara aktif ‘menagih’ nikotin secara terus menerus.
Perbedaan terbesar terletak pada proses konsumsi. Rokok dikonsumsi dengan cara dibakar yang menghasilkan asap, sedangkan produk tembakau alternatif dikonsumsi dengan cara dipanaskan, sehingga menghasilkan uap untuk memberi asupan nikotin kepada penggunanya.
Seperti kita ketahui sebelumnya, asap memiliki efek yang tidak baik bagi tubuh, baik dalam jangka pendek maupun jangka Panjang. Lalu, apakah asap memasak sama berbahayanya dengan asap kendaraan bermotor? Temukan ulasan singkatnya di infografik berikut ini.
Tanpa disadari, ada banyak hal terjadi di sekitar kita yang dapat memicu penyakit kanker. Mulai dari yang paling kita kenali, yaitu asap rokok, hingga asap pembakaran sampah yang tanpa sadar hampir selalu ada di sekitar kita.
Ada banyak cara untuk menyajikan ayam yang lezat di rumah. Mulai dari digoreng, direbus, dipanggang, hingga disajikan secara barbekyu. Namun, cara mana yang lebih sehat dan minim risiko?
Jika dibandingkan dengan rokok, rokok elektronik dan vape memang menghasilkan uap yang lebih banyak. Namun, apakah uap yang lebih banyak tersebut lebih berbahaya dibanding asap rokok? Atau justru sebaliknya?
Ketika perokok mendapatkan informasi lengkap dan risiko Kesehatan dari setiap produk nikotin, maka perokok lebih terdorong meninggalkan rokok. Saat perokok meninggalkan rokok konvensional, kualitas hidup perokok, keluarga, lingkungan social serta Kesehatan masyarakat pun akan meningkat.
Proses pembakaran pada rokok menghasilkan senyawa kimia berbahaya, TAR. Hal ini berbeda dengan Produk tembakau alternatif yang tidak memiliki proses pembakaran, sehingga bebas dari TAR. Menurut hasil studi, produk tembakau alternatif memiliki risiko Kesehatan yang lebih rendah.
Menurut laporan Global World Health Organization (WHO), 91% penduduk bumi hidup di tempat dengan udara berkualitas rendah yang tidak sesuai standar kelayakan WHO. Lantas, apakah polusi udara lebih berbahaya dari asap rokok?
TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat menyebakan kanker yang dihasilkan dari proses pembakaran, termasuk rokok. Sedangkan nikotin, adalah senyawa kimia organik yang dihasilkan alami oleh berbagai macam tumbuhan, seperti terung-terungan, tomat, dan tembakau.
Asap dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna yang kerap kita temui dalam kehidupan sehari-hari, seperti asap knalpot, asap ketika memasak, asap rokok, asap pembakaran sampah, lilin, dan lain sebagainya. Selain mengganggu aktivitas, asap juga menimbulkan resiko kesehatan.
Tentu kita sudah tidak asing dengan minyak goreng. Hampir semua aktivitas memasak, memerlukan minyak goreng agar makanan dapat disantap nikmat. Namun, tahukah Anda setiap minyak goreng memiliki smoking point atau titik pengasapan maksimal yang berbeda?
Polusi udara atau pencemaran udara adalah istilah yang sering digunakan untuk menjelaskan keadaan udara yang mengandung substansi fisik, kimia, atau biologi yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Siapa yang tidak doyan makanan enak? Makanan adalah salah satu cara paling ampuh dan mudah untuk menghilangkan stres serta membantu kita merasa lebih bahagia.
Rokok elektronik atau yang dikenal juga sebagai vape atau vaporizer, merupakan produk tembakau alternatif yang semakin populer di Indonesia. Banyak pengguna rokok meninggalkan batang nikotin itu dan beralih menggunakan vape.
Tren Vape atau rokok elektronik terus berkembang di masyarakat sebagai alternatif pengganti rokok tembakau. Silang pendapat pun terjadi, banyak masyarakat menganggap Vape atau Rokok Elektronik sama bahayanya dengan rokok tembakau. Bagaimana faktanya?
Merokok di dalam mobil meningkatkan partikel halus yang tinggi di sekitar pengemudi, walau jendela mobil telah dibuka. Paparan asap rokok di mobil tidak hanya terjadi ketika rokok sedang menyala, tapi juga menempel pada interior mobil sehingga menimbulkan bahaya Third-hand smoke.
Membakar satu obat nyamuk bakar menghasilkan particulate matter (PM) 2,5 yang banyaknya sama dengan menyalakan 75 batang rokok. Obat nyamuk bakar juga dapat menghasilkan zat formaldehida (formalin) dengan kandungan setara dengan 51 batang rokok.
Third-Hand Smoke lebih berisiko terhadap balita. Hasil penelitian menunjukkan, balita yang tinggal Bersama perokok, memiliki tingkat ratio nikotin yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan beragam faktor, salah satunya balita sering bermain di area THS terakumulasi.
Seperti TAR dan asap yang dihasilkan oleh rokok, pembakaran tidak sempurna dari sampah rumah tangga akan menghasilkan karbon monoksida serta berbagai senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) seperti benzopyrenes, zat-zat beracun yang bersifat karsinogenik dan mutagenik.
Penelitian menemukan daging barbekyu mengandung zat yang bersifat karsinogenik yang bernama Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH). Zat ini terbentuk dari lemak dan sari daging yang dimasak dengan temperatur tinggi dan menghasilkan asap yang menempel pada daging. Lalu bagaimana cara aman mengonsumsi barbekyu?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, kualitas udara di dalam rumah dipengaruhi oleh konsentrasi polutan dari luar, terutama bagi yang tinggal di dekat area industri atau jalan raya yang ramai, sumber polusi di dalam rumah, karakteristik bangunan, serta kebiasaan penghuninya.
Banyak info beredar mengenai Nikotin dan TAR. Lalu apa perbedaannya? Apakah sama bahayanya? Di dalam infographic ini, Anda dapat dengan mudah mengenali perbedaan nikotin dan TAR.