Semua Artikel

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik: Lebih Rendah Risiko dari Rokok?

Rokok Elektronik: Lebih Rendah Risiko dari Rokok?

Public Health England (PHE), mempublikasikan video eksperimen yang menunjukkan bahaya rokok dan bagaimana menghindarinya dengan beralih pada rokok elektronik. Apakah rokok elektronik lebih rendah risiko?

Ilustrasi untuk Apa Bedanya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif?

Apa Bedanya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif?

Produk tembakau alternatif seperti vape atau tembakau yang dipanaskan, semakin banyak digunakan oleh masyarakat. Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara rokok konvensional dengan produk tembakau alternatif?

Ilustrasi untuk Kenali Bahaya Rokok Elektronik!

Kenali Bahaya Rokok Elektronik!

Kehadiran rokok elektronik atau vape yang masih terhitung baru. Meskipun bebas TAR, rokok elektronik tetap mengandung nikotin yang yang bersifat adiktif. Selain itu, uap yang dihasilkan rokok elektronik pun tidak hanya memuat nikotin saja, sehingga risiko penggunaannya tetap ada dan kita perlu waspada.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Perkembangan produk tembakau alternatif terus bertumbuh pesat. Setelah rokok elektronik, kini hadir produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar. Lalu, apa saja persamaan dan perbedaan antara rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar?

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Bisa jadi Solusi Tekan Jumlah Perokok

Produk Tembakau Alternatif Bisa jadi Solusi Tekan Jumlah Perokok

Produk tembakau alternatif, dinilai sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi jumlah perokok. Sebuah kajian ilmiah dari Georgetown University Medical menemukan bahwa 6,6 juta orang di Amerika Serikat dapat terhindar dari kematian dini melalui penggunaan produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Asap Memasak vs Kendaraan Bermotor

Asap Memasak vs Kendaraan Bermotor

Seperti kita ketahui sebelumnya, asap memiliki efek yang tidak baik bagi tubuh, baik dalam jangka pendek maupun jangka Panjang. Lalu, apakah asap memasak sama berbahayanya dengan asap kendaraan bermotor? Temukan ulasan singkatnya di infografik berikut ini.

Ilustrasi untuk Lebih Paham Tentang Produk Tembakau Alternatif

Lebih Paham Tentang Produk Tembakau Alternatif

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) setiap tahun ada 225.700 kematian di Indonesia yang diasosiasikan dengan penyakit terkait kebiasaan merokok. Mempertimbangkan risiko tersebut, dalam beberapa tahun terakhir telah diperkenalkan salah satu opsi solusi dalam bentuk produk tembakau alternatif. Kehadiran produk tembakau alternatif dapat menjadi opsi yang lebih rendah risiko bagi perokok dewasa yang ingin berhenti tetapi belum bisa. Apa saja alternatif yang tersedia? Baca selengkapnya!

Ilustrasi untuk Apa Efek Menghirup Uap Produk Tembakau Alternatif?

Apa Efek Menghirup Uap Produk Tembakau Alternatif?

Pertumbuhan pesat produk tembakau alternatif dan penggunanya memunculkan sebuah kekhawatiran. Akankah uap produk tembakau alternatif mengganggu keseharian kita? Dan jika ya, apa risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan?

Ilustrasi untuk Asia Pacific 2024: Kolaborasi & Inovasi Kurangi Bahaya Tembakau

Asia Pacific 2024: Kolaborasi & Inovasi Kurangi Bahaya Tembakau

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), Ariyo Bimmo menyoroti pentingnya kolaborasi untuk mengurangi jumlah perokok aktif di Indonesia yang mencapai 70 juta orang. Melalui Asia Pacific Harm Reduction Forum 2024 diharapkan dapat terwujud kolaborasi lintas disiplin untuk mendorong pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang berbasis pada bukti ilmiah dan inovasi.

Ilustrasi untuk Perjalanan Swedia Menuju Bebas Rokok melalui Pendekatan Pengurangan Bahaya Tembakau

Perjalanan Swedia Menuju Bebas Rokok melalui Pendekatan Pengurangan Bahaya Tembakau

Pada awal 1960-an, Swedia menghadapi krisis kesehatan, dengan hampir separuh pria dewasa merokok setiap hari. Kini, Swedia menjadi negara pertama dengan tingkat perokok kisaran 5%. Data dari Swedish Public Health Agency menunjukkan hanya 5.3% orang dewasa yang merokok pada 2024—jauh di bawah rata-rata Uni Eropa (24%).

Ilustrasi untuk Bahaya TAR dari Pembakaran Rokok

Bahaya TAR dari Pembakaran Rokok

TAR adalah komponen zat padat yang terbentuk dari pembakaran rokok. Sebanyak 250 bahan kimia yang terkandung di dalam TAR, termasuk karbon monoksida, amoniak, dan hidrogen sianida, adalah zat yang sangat berbahaya karena berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kanker.

Ilustrasi untuk 10 Mitos Rokok Elektronik

10 Mitos Rokok Elektronik

Rokok elektronik merupakan salah satu tipe produk tembakau alternatif yang mulai meningkat popularitas dan penggunaannya di Indonesia. Meskipun begitu, kurangnya edukasi dan informasi membuat terjadinya mispersepsi di masyarakat. Bahkan, beragam mitos pun bermunculan seputar rokok elektronik.

Ilustrasi untuk Tekanan Darah Perokok vs. Pengguna Rokok Elektronik

Tekanan Darah Perokok vs. Pengguna Rokok Elektronik

Eksperimen ini bertujuan untuk melakukan studi perbandingan tekanan darah dan detak jantung secara periodik dalam jangka waktu 52 minggu pada mereka yang berhenti merokok (quitters) dan mengurangi (reducers) dengan bantuan rokok elektronik, serta mereka yang tidak merubah kebiasaannya dalam mengonsumsi rokok (failures).

Ilustrasi untuk Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok dewasa mempunyai hak untuk menggunakan produk penghantar nikotin yang lebih rendah risiko, seperti produk tembakau alternatif guna mengurangi pravalensi merokok serta memperbaiki kualitas hidup di masa depan, menurut Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR Ariyo Bimmo.

Ilustrasi untuk Ketua APVI: Produk Tembakau Alternatif Bukan untuk Remaja dan Non-Perokok

Ketua APVI: Produk Tembakau Alternatif Bukan untuk Remaja dan Non-Perokok

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Budiyanto, menegaskan bahwa produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik, tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin hanya ditujukan bagi perokok dewasa sebagai opsi berisiko lebih rendah. Ia menegaskan bahwa produk tembakau alternatif tidak ditujukan untuk remaja atau non-perokok. Riset APVI dengan BRIN menunjukkan kandungan zat berbahaya pada produk ini lebih rendah dibandingkan rokok konvensional, sementara studi internasional dengan empat juta responden di AS, Kanada, dan Eropa Barat membuktikan kekhawatiran bahwa rokok elektronik memicu remaja merokok tidak berdasar, justru diikuti penurunan prevalensi merokok pada kelompok muda. APVI berkomitmen terus mengedukasi publik dan mendorong regulasi seimbang demi perlindungan kelompok rentan.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Perlu Regulasi Berbasis Kajian Ilmiah

Produk Tembakau Alternatif Perlu Regulasi Berbasis Kajian Ilmiah

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendukung lahirnya regulasi berbasis kajian ilmiah untuk produk tembakau alternatif guna melindungi konsumen sekaligus menurunkan prevalensi perokok di Indonesia. Regulasi berbasis kajian ilmiah itu akan melengkapi strategi pengurangan angka perokok yang sudah ada yakni kawasan bebas rokok, gambar peringatan kesehatan, larangan iklan, dan berbagai promosi kesehatan.

Ilustrasi untuk Menghambat Info Tembakau Alternatif, Langgar Etika

Menghambat Info Tembakau Alternatif, Langgar Etika

Upaya sejumlah pihak dalam menghambat akses publik maupun informasi terkait produk tembakau alternatif dinilai melanggar prinsip etika, moral, dan keadilan. Sebab, setiap masyarakat berhak memperoleh informasi yang benar tentang sebuah produk yang mereka konsumsi, termasuk produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Regulasi Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Merokok

Regulasi Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Merokok

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) Satria Aji Imawan menjelaskan, produk tembakau alternatif telah terbukti memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok, karena tidak melalui proses pembakaran dalam penggunaannya.

Ilustrasi untuk Diskusi KABAR: Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Pariwisata Bali

Diskusi KABAR: Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Pariwisata Bali

Dengan terus bertumbuhnya sektor pariwisata Bali paska pandemi dan beragamnya kebiasaan wisatawan, Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) bersama pelaku pariwisata di Bali mengkaji manfaat pengurangan bahaya tembakau untuk mengatasi permasalahan merokok dan mendukung pariwisata Bali yang nyaman dan tetap ramah wisatawan.

Ilustrasi untuk Komitmen Cegah Penyalahgunaan, Asosiasi Vaporiser Bali (AVB) Gandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Denpasar

Komitmen Cegah Penyalahgunaan, Asosiasi Vaporiser Bali (AVB) Gandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Denpasar

Dalam sosialisasi ini, AVB menegaskan penolakan terhadap oknum yang memanfaatkan industri vape untuk peredaran narkoba dan untuk terus menerapkan aturan ketat, termasuk larangan penjualan kepada konsumen di bawah 21 tahun.

“(Sosialisasi) ini adalah bentuk komitmen integritas dari asosiasi untuk menyatakan perang terhadap peredaran gelap narkotika, khususnya melalui penyalahgunaan liquid vape yang dicampur zat terlarang,” kata Kepala BNN Kota Denpasar, AKBP Leo Deddy.

Ilustrasi untuk Ini Solusi Kurangi Ketergantungan Nikotin

Ini Solusi Kurangi Ketergantungan Nikotin

Tren Vape atau rokok elektronik terus berkembang di masyarakat sebagai alternatif pengganti rokok tembakau. Silang pendapat pun terjadi, banyak masyarakat menganggap Vape atau Rokok Elektronik sama bahayanya dengan rokok tembakau. Bagaimana faktanya?

Ilustrasi untuk Mengapa TAR Berbahaya Bagi Kesehatan: Fakta dan Dampaknya

Mengapa TAR Berbahaya Bagi Kesehatan: Fakta dan Dampaknya

TAR mengandung karsinogen yaitu zat pemicu kanker. Zat ini bisa merusak sel dalam berbagai organ tubuh. Selain paru-paru, TAR juga dikenal sebagai penyebab kanker mulut dan tenggorokan. Bahaya TAR bahkan bisa dilihat langsung, contohnya gigi para perokok yang biasanya lebih kuning.

Ilustrasi untuk Tembakau Dipanaskan: Risiko Kesehatan

Tembakau Dipanaskan: Risiko Kesehatan

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan penelitian terkait penelitian-penelitian mengenai produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar (heat-not-burn) dengan membandingkan antara hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh pelaku industri tembakau dan penelitian independen.

Ilustrasi untuk Wujudkan Bali Bersih Lewat THK

Wujudkan Bali Bersih Lewat THK

Polusi udara di Bali, khususnya di Denpasar masuk dalam tahap mengkhawatirkan. Beragam upaya dilakukan untuk memperbaiki hal ini, salah satunya dengan menjalankan filosofi Tri Hita Karana (THK) yang pada hakikatnya selalu menjaga keseimbangan alam.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Akibat Merokok

Produk Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Akibat Merokok

Pemerhati Kesehatan Publik, dr. Tri Budhi Baskara mengatakan, produk tembakau alternatif telah terbukti memiliki kandungan toksin yang lebih rendah sampai 95% dibandingkan rokok dan telah terbukti efektif menurunkan angka perokok di berbagai negara, contohnya Swedia dan Jepang.

Ilustrasi untuk Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) merupakan salah satu senyawa penyebab kanker (bersifat karsinogenik) yang paling kuat dan dihasilkan dari asap yang ada di sekitar kita. Mana yang lebih bahaya? Pelajari di Infografik ini.

Ilustrasi untuk Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Sate yang dibakar terlalu panas mengandung zat kimia berbahaya dan dapat memicu kanker, sedangkan sate yang tidak matang secara merata memiliki risiko virus yang mengancam tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Seperti apa detailnya? Simak artikel ini.

Ilustrasi untuk Perokok Dewasa Wajib Tahu, Ini Fakta Produk Tembakau Alternatif

Perokok Dewasa Wajib Tahu, Ini Fakta Produk Tembakau Alternatif

Ini 4 fakta yang kamu perlu ketahui soal produk tembakau alternatif (PTA). Pertama, PTA seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, berhasil menurunkan prevalensi merokok di beberapa negara seperti Swedia, Selandia Baru, dan Jepang. Kedua, PTA memiliki profil risiko yang lebih rendah ketimbang rokok. Public Health England (saat ini bernama UK Health Security Agency) menyatakan bahwa PTA mampu mengurangi risiko hingga 90-95% lebih rendah daripada rokok. Ketiga, asosiasi pelaku usaha dan konsumen berkomitmen untuk mengedukasi bahwa PTA hanya untuk perokok dewasa. Keempat, baru-baru ini Kementerian Kesehatan Inggris membagikan PTA secara gratis kepada satu juta perokok untuk mendorong perokok beralih ke produk yang lebih rendah risiko. Hal ini demi mendukung target pemerintah Inggris untuk bebas dari rokok mulai 2030.

Ilustrasi untuk Studi: Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Perokok

Studi: Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Perokok

Ketua Aliansi Vaper Indonesia (AVI), Johan Sumantri, menjelaskan penggunaan produk tembakau alternatif bukan sekedar tren atau fenomena musiman. Banyak perokok dewasa yang beralih ke produk tembakau alternatif karena sudah paham kalau risikonya lebih rendah dibandingkan dengan terus merokok. Rendahnya profil risiko tersebut lantaran proses pengunaannya yang dipanaskan, tidak dibakar seperti pada rokok, sehingga dapat mengurangi risiko hingga 90-95 persen. Hasil ini juga diperkuat oleh sejumlah kajian ilmiah yang dilakukan di dalam dan luar negeri, termasuk kajian ilmiah Public Health England. Pada kesempatan berbeda, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo), Paido Siahaan, juga mengatakan produk tembakau alternatif adalah produk hasil pengembangan inovasi, teknologi yang paling efektif, dan lebih rendah risiko bagi perokok dewasa yang sulit berhenti dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa yang Sulit Berhenti

Pada diskusi “Konsep dan Implementasi Pengurangan Bahaya Tembakau” di Vape Carnival Solo 2024 beberapa waktu lalu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, Profesor Amaliya, menjelaskan pengurangan bahaya tembakau merupakan pendekatan baru bagi perokok dewasa untuk meminimalkan risiko akibat merokok. Perbedaan mendasar penggunaan PTA yaitu tidak adanya proses pembakaran, sehingga tidak ada senyawa berbahaya seperti TAR pada rokok melainkan uap. Dengan PTA, perokok dewasa tetap dapat mendapatkan nikotin tanpa TAR, senyawa karsinogenik pemicu kanker.

Ilustrasi untuk Industri Vape Legal menjadi Sumber Penghidupan Ribuan UMKM Lokal

Industri Vape Legal menjadi Sumber Penghidupan Ribuan UMKM Lokal

Asosiasi Pekerja Vape Indonesia (APVINDO) menegaskan bahwa industri vape legal menciptakan ribuan lapangan kerja dan menopang UMKM, sektor ritel, serta produsen lokal. Ketua APVINDO, Agung Prasojo, menilai regulasi harus berbasis kajian ilmiah dan analisis ekonomi agar dapat tetap menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Ilustrasi untuk Benarkah Stunting pada Anak disebabkan oleh Orang Tua Perokok?

Benarkah Stunting pada Anak disebabkan oleh Orang Tua Perokok?

Stunting selama ini identik dengan kurang gizi yang menyebabkan pertumbuhan anak terhambat, perkembangan otak tidak maksimal, hingga kemampuan mental dan belajar yang kurang. Tetapi, penelitian terbaru menyebutkan orang tua perokok memiliki andil terhadap stunting anak.

Ilustrasi untuk Kandungan Asap Rokok dan Risiko yang Ditimbulkan

Kandungan Asap Rokok dan Risiko yang Ditimbulkan

Setiap isapan asap rokok mengandung lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya. Sayangnya, asap rokok tidak hanya dapat terhirup oleh perokok, namun juga  oleh orang-orang di sekitarnya. Berikut ini daftar sejumlah zat berbahaya yang terkandung dalam asap rokok:

Ilustrasi untuk Tembakau yang Dipanaskan Lebih Rendah Risiko

Tembakau yang Dipanaskan Lebih Rendah Risiko

Dalam forum Scientific Summit on Tobacco Harm Reduction ke-4, peneliti VVT Technical Research Centre of Finland Teemu Karkela menjelaskan perbedaan asap rokok dan aerosol yang dihasilkan produk tembakau yang dipanaskan serta dampak atas perbedaan risiko kedua produk tersebut. Di mana letak perbedaan sebenarnya? Baca selengkapnya!

Ilustrasi untuk Whatravel dan KABAR Edukasi Traveler soal Risiko Tembakau

Whatravel dan KABAR Edukasi Traveler soal Risiko Tembakau

Semenjak pandemi terjadi perubahan tren wisata di kalangan masyarakat. Wisata alam kini mulai menjadi pilihan karena dinilai aman karena bersifat outdoor. Namun begitu, traveler tetap perlu waspada terhadap potensi risiko yang mungkin muncul agar wisata alam tetap nyaman dilakukan.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Dampak pada Udara Sekitar

Tembakau Alternatif: Dampak pada Udara Sekitar

Akademisi dan asosiasi konsumen produk tembakau alternatif menanggapi tudingan yang beredar bahwa produk inovasi tersebut berkontribusi besar terhadap masalah lingkungan.

Ilustrasi untuk Surat Terbuka untuk WHO: Tinjauan Terhadap Tembakau Alternatif

Surat Terbuka untuk WHO: Tinjauan Terhadap Tembakau Alternatif

72 ilmuwan dan kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan nikotin meminta World Health Organization (WHO) dan para pemangku kepentingan untuk mengambil pendekatan yang lebih positif dan terbuka terhadap teknologi dan inovasi baru yang dapat menjadi solusi bagi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok.

Ilustrasi untuk Vape vs. Tembakau Dipanaskan: Perbedaan Utama

Vape vs. Tembakau Dipanaskan: Perbedaan Utama

Perbedaan utama dari rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan adalah bahan baku yang digunakan dalam proses pemanasan untuk menghantarkan nikotin.

Ilustrasi untuk Kandungan PAHs di Udara dan Efek Kesehatan

Kandungan PAHs di Udara dan Efek Kesehatan

Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang bertujuan untuk memahami polutan Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs), dari kandungan senyawa, proses transformasi, paparan terhadap manusia, hingga dampak kesehatan yang diakibatkan.

Ilustrasi untuk Asosiasi Klarifikasi Hoax Vape dan Gagal Ginjal

Asosiasi Klarifikasi Hoax Vape dan Gagal Ginjal

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto menjelaskan, Propilen Glikol (PG) yang terdapat pada cairan rokok elektronik itu berbeda dengan Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG) pada kasus obat sirup yang sedang ramai dibicarakan. Dalam kesempatan berbeda, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Penghantar Nikotin Indonesia (APPNINDO), Teguh B. Ariwibowo, menambahkan asumsi mengenai rokok elektronik memiliki potensi gagal ginjal akut bagi penggunanya seperti pada kasus obat batuk sirop sangat tidak berdasar karena tidak berdasarkan sumber yang kredibel dan hasil kajian ilmiah yang komprehensif.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Butuh Aturan Khusus

Produk Tembakau Alternatif Butuh Aturan Khusus

Asosiasi-asosiasi konsumen menolak jika regulasi produk tembakau alternatif disamakan dengan rokok konvensional. Hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen produk tembakau alternatif dan perokok dewasa.