Semua Artikel

Ilustrasi untuk Ketua AKVINDO: Tembakau Alternatif, Solusi Realistis Permasalahan Merokok

Ketua AKVINDO: Tembakau Alternatif, Solusi Realistis Permasalahan Merokok

Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 69 juta perokok. Menurut Paido Siahaan, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), berhenti merokok sepenuhnya sering terhambat gejala putus nikotin, sehingga produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik dan tembakau yang dipanaskan dapat menjadi opsi bagi perokok dewasa. Studi dari Inggris dan Royal College of Physicians menunjukkan risikonya lebih rendah dan peluang berhenti meningkat hingga 64,9 persen. Meski demikian, misinformasi dan penyalahgunaan rokok elektronik masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, diperlukan regulasi pengurangan berbasis risiko, penegakan hukum, dan edukasi publik agar manfaatnya tepat sasaran.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Dampak pada Udara Sekitar

Tembakau Alternatif: Dampak pada Udara Sekitar

Akademisi dan asosiasi konsumen produk tembakau alternatif menanggapi tudingan yang beredar bahwa produk inovasi tersebut berkontribusi besar terhadap masalah lingkungan.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Perkembangan produk tembakau alternatif terus bertumbuh pesat. Setelah rokok elektronik, kini hadir produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar. Lalu, apa saja persamaan dan perbedaan antara rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar?

Ilustrasi untuk Penelitian Tembakau Alternatif untuk Kurangi Prevalensi Perokok

Penelitian Tembakau Alternatif untuk Kurangi Prevalensi Perokok

Aktivis Pengurangan Bahaya Merokok dari Inggris yang merupakan panelis diskusi Global Forum Nicotine 2023 (GFN23) di Warsawa, Polandia, Clive Bates mengatakan, penelitian yang masif mengenai produk tembakau alternatif sangat diperlukan untuk keterbukaan informasi yang akurat, terutama mengenai profil risiko dari produk tersebut. Pada kesempatan berbeda, Peneliti dan Dosen Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Neily Zakiyah, juga sependapat penyebarluasan informasi tentang profil risiko dan manfaat dari produk tembakau alternatif sebaiknya berbasis fakta dan kajian ilmiah. Pasalnya, kajian bukti efektivitas rokok elektronik dapat membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Belajar dari AS: Atur Tembakau Alternatif untuk Konsumen

Belajar dari AS: Atur Tembakau Alternatif untuk Konsumen

Meskipun produk tembakau alternatif telah berstatus legal, Indonesia masih belum memiliki regulasi yang menyeluruh untuk melindungi hak-hak konsumen produk tembakau alternatif. Hal ini yang perlu kita pelajari dari Amerika Serikat, beserta regulasi yang berlaku di sana.

Ilustrasi untuk Asosiasi Rokok Elektronik: Tembakau Alternatif Kurangi Perokok

Asosiasi Rokok Elektronik: Tembakau Alternatif Kurangi Perokok

Ketua Asosiasi Ritel Vape Indonesia, Fachmi Kurnia Firmansyah mendorong penggunaan produk tembakau alternatif (PTA) sebagai upaya pengurangan bahaya untuk para perokok dewasa. PTA, sebagai produk penghantar nikotin tanpa proses pembakaran sehingga tidak menghasilkan TAR atau partikel padat yang dihasilkan oleh rokok dibakar dan karsinogenik, merupakan satu contoh implementasi pengurangan bahaya. Fachmi juga mencontohkan pengurangan bahaya lainnya, yaitu penggunaan gula rendah kalori dan beras merah untuk pengidap penyakit diabetes.

Ilustrasi untuk Apa yang Dimaksud dengan TAR dalam Rokok? Pengertian dan Bahaya

Apa yang Dimaksud dengan TAR dalam Rokok? Pengertian dan Bahaya

TAR sebenarnya tidak hanya dapat merusak kinerja paru-paru. Zat-zat kimia berbahaya yang ada di dalamnya dapat masuk ke dalam aliran darah Anda dan tersebar ke berbagai organ lainnya. Ditambah lagi, TAR juga merupakan penyebab gigi dan jari perokok menguning. Cari tahu apa yang dimaksud dengan TAR melalui artikel berikut ini agar #JadiLebihPaham

Ilustrasi untuk Bukti Ilmiah Terkini soal Regulasi E-cigarettes

Bukti Ilmiah Terkini soal Regulasi E-cigarettes

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penelitian terkait dampak kesehatan dari sistem penghantar nikotin elektronik atau rokok elektronik dan kaitannya dengan implikasi regulasi terkait produk tersebut.

Ilustrasi untuk Merokok di Dalam Mobil Bisa Berbahaya, Ini Penjelasannya

Merokok di Dalam Mobil Bisa Berbahaya, Ini Penjelasannya

Kebiasaan merokok saat berkendara menimbulkan berbagai risiko serius. Residu beracun dari asap rokok akan menempel di interior mobil, terutama di bagian jok, atap kabin, dan karpet. Bau rokok yang kuat dan sulit dihilangkan juga menciptakan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan pengemudi maupun penumpang. Meski jendela dibuka atau sirkulasi AC diaktifkan, sistem sirkulasi udara mobil tidak cukup efektif untuk menghilangkan bahaya ini sepenuhnya. Aktivitas seperti ini bukan hanya mengganggu, tapi juga buruk bagi kesehatan orang lain di dalam kabin.

 

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Solusi Berhenti Merokok

Produk Tembakau Alternatif: Solusi Berhenti Merokok

Tidak dapat dipungkiri ketika memutuskan untuk berhenti merokok secara total, keinginan untuk kembali merokok sering muncul. Namun, daripada kembali merokok, perokok dewasa sebetulnya dapat mempertimbangkan produk tembakau alternatif yang berisiko lebih rendah daripada rokok untuk dapat mengurangi asupan nikotin secara perlahan-lahan.

Ilustrasi untuk Pemerintah harus terbuka terhadap kajian ilmiah produk HPTL

Pemerintah harus terbuka terhadap kajian ilmiah produk HPTL

Pemerintah diharapkan untuk bersikap terbuka terhadap hasil kajian ilmiah dari produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan snus. Dengan begitu, pemerintah dapat menyampaikan informasi yang akurat kepada publik mengenai produk yang merupakan hasil dari pengembangan inovasi dan teknologi ini.

Ilustrasi untuk Vape Efektif Bantu Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaan Merokok (Wiratna Eko Indra Putra)

Vape Efektif Bantu Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaan Merokok (Wiratna Eko Indra Putra)

Edukasi mengenai produk tembakau alternatif dinilai penting untuk membantu perokok dewasa berhenti merokok. Sekretaris Aliansi Vaper Indonesia, Wiratna Eko Indra Putra, menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor agar informasi yang disampaikan bersifat seimbang dan berbasis bukti. Ia menyoroti misinformasi yang menyamakan risiko produk alternatif dengan rokok konvensional, padahal kajian dari Cochrane Library yang dipublikasikan pada 29 Januari 2025—melibatkan 29.044 perokok dewasa dalam 90 studi ilmiah—menunjukkan bahwa produk seperti rokok elektronik memiliki risiko yang jauh lebih rendah dan efektif sebagai alat bantu berhenti merokok.

Ilustrasi untuk Wujudkan Bali Bersih Lewat THK

Wujudkan Bali Bersih Lewat THK

Polusi udara di Bali, khususnya di Denpasar masuk dalam tahap mengkhawatirkan. Beragam upaya dilakukan untuk memperbaiki hal ini, salah satunya dengan menjalankan filosofi Tri Hita Karana (THK) yang pada hakikatnya selalu menjaga keseimbangan alam.

Ilustrasi untuk 6 Bahaya Kesehatan Karena Paparan Asap

6 Bahaya Kesehatan Karena Paparan Asap

Asap dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna yang kerap kita temui dalam kehidupan sehari-hari, seperti asap knalpot, asap ketika memasak, asap rokok, asap pembakaran sampah, lilin, dan lain sebagainya. Selain mengganggu aktivitas, asap juga menimbulkan resiko kesehatan.

Ilustrasi untuk Apa Bedanya Rokok Elektronik dan Produk Tembakau yang Dipanaskan?

Apa Bedanya Rokok Elektronik dan Produk Tembakau yang Dipanaskan?

Sebagai produk tembakau alternatif, rokok elektronik atau vape dan produk tembakau yang dipanaskan merupakan bagian dari tobacco harm reduction yang dapat membantu perokok untuk beralih dari rokok dan mengurangi tingkat risiko kesehatan pada diri sendiri dan orang-orang sekitar.

Ilustrasi untuk Ahli Sebut Nikotin Dapat Dipakai untuk Terapi Gangguan Saraf

Ahli Sebut Nikotin Dapat Dipakai untuk Terapi Gangguan Saraf

“Nikotin bekerja dengan mengikat reseptor di otak yang disebut ‘reseptor asetilkolin nikotinik’. Reseptor ini penting dalam pembelajaran, memori, perhatian, dan neuroproteksi (perlindungan saraf)”

Mitchell B. Leister, Assistant Clinical Professor di Department of Psychiatry, University of Colorado

Ilustrasi untuk Selandia Baru: Aturan Baru untuk Tembakau Alternatif

Selandia Baru: Aturan Baru untuk Tembakau Alternatif

Kementerian Kesehatan Selandia Baru merilis rekomendasi peraturan terkait produk tembakau alternatif untuk mendukung perokok dewasa beralih ke produk tembakau yang memiliki risiko kesehatan lebih rendah.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Bebas TAR, Berbeda dengan Rokok

Tembakau Alternatif: Bebas TAR, Berbeda dengan Rokok

Proses pembakaran pada rokok menghasilkan senyawa kimia berbahaya, TAR. Hal ini berbeda dengan Produk tembakau alternatif yang tidak memiliki proses pembakaran, sehingga bebas dari TAR. Menurut hasil studi, produk tembakau alternatif memiliki risiko Kesehatan yang lebih rendah.

Ilustrasi untuk Mengapa TAR Berbahaya Bagi Kesehatan: Fakta dan Dampaknya

Mengapa TAR Berbahaya Bagi Kesehatan: Fakta dan Dampaknya

TAR mengandung karsinogen yaitu zat pemicu kanker. Zat ini bisa merusak sel dalam berbagai organ tubuh. Selain paru-paru, TAR juga dikenal sebagai penyebab kanker mulut dan tenggorokan. Bahaya TAR bahkan bisa dilihat langsung, contohnya gigi para perokok yang biasanya lebih kuning.

Ilustrasi untuk Apa Itu Nikotin? Pengertian, Cara Kerja, dan Efeknya bagi Tubuh

Apa Itu Nikotin? Pengertian, Cara Kerja, dan Efeknya bagi Tubuh

Nikotin merupakan senyawa alami yang diproduksi oleh tanaman keluarga Solanaceae, termasuk tembakau, tomat, kentang, dan terung. Nikotin dapat diserap tubuh melalui berbagai jalur, termasuk melalui inhalasi, penyerapan melalui mukosa mulut dan hidung, penyerapan melalui kulit, serta melalui saluran pencernaan. Ketika dicerna oleh tubuh, nikotin menstimulasi sistem saraf pusat, menghasilkan sensasi rileks sekaligus meningkatkan kewaspadaan. Penting dipahami bahwa nikotin berbeda dengan TAR yaitu zat berbahaya yang dihasilkan dari proses pembakaran. 

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Produk Tembakau Alternatif dipandang sebagai alternatif untuk mengatasi ketergantungan merokok di samping layanan konseling dengan dokter. Simak pendapat Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, dr. Tribowo Tuahta Ginting, Sp.KJ(K) berikut.

Ilustrasi untuk Peneliti ITB Dorong Kajian Tembakau Alternatif

Peneliti ITB Dorong Kajian Tembakau Alternatif

Peneliti Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB) berharap Indonesia memiliki lebih banyak kajian ilmiah terkait aspek manfaat dan keamanan produk tembakau alternatif menyusul telah berbedarnya produk pengganti rokok konvensional itu di Indonesia. SF-ITB telah melakukan kajian literatur ilmiah dengan judul “Perbandingan Profil Risiko Kesehatan Produk Tembakau yang Dipanaskan Versus Rokok Kretek Indonesia,” yang telah dipaparkan dalam 5th Scientific Summit di Athena, Yunani pada bulan September yang lalu.

Ilustrasi untuk Mengenal Hak Konsumen Tentang Produk Tembakau Alternatif

Mengenal Hak Konsumen Tentang Produk Tembakau Alternatif

Pada 2018 lalu, produk tembakau alternatif telah secara resmi diakui keabsahannya di Indonesia. Namun, legalisasi tersebut tidak serta-merta diiringi dengan sosialisasi mengenai hak konsumen, terutama vape atau rokok elektronik sebagai produk paling populer & umum dikonsumsi di Indonesia.

Ilustrasi untuk Bahaya Mengonsumsi Daging Asap

Bahaya Mengonsumsi Daging Asap

Siapa yang tidak doyan makanan enak? Makanan adalah salah satu cara paling ampuh dan mudah untuk menghilangkan stres serta membantu kita merasa lebih bahagia.

Ilustrasi untuk KABAR Tegaskan Komitmen Penelitian Tembakau Alternatif

KABAR Tegaskan Komitmen Penelitian Tembakau Alternatif

Banyaknya mispersepsi di masyarakat soal kandungan berbahaya pada rokok, membuat Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) menilai penelitian lebih lanjut sangat diperlukan mengenai produk tembakau alternatif agar pembuat kebijakan, perokok, dan masyarakat mendapatkan edukasi yang sesuai.

Ilustrasi untuk Ahli Kesehatan: Nikotin Bukan Penyebab Kanker

Ahli Kesehatan: Nikotin Bukan Penyebab Kanker

Profesor Riccardo Polosa dari Universitas Catania, Italia, menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok, dan nikotin bukanlah zat yang menyebabkan kanker.

Ilustrasi untuk Kandungan Asap Rokok dan Risiko yang Ditimbulkan

Kandungan Asap Rokok dan Risiko yang Ditimbulkan

Setiap isapan asap rokok mengandung lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya. Sayangnya, asap rokok tidak hanya dapat terhirup oleh perokok, namun juga  oleh orang-orang di sekitarnya. Berikut ini daftar sejumlah zat berbahaya yang terkandung dalam asap rokok:

Ilustrasi untuk Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Cara terbaik bagi perokok dewasa untuk mengurangi risiko dari kebiasaan merokok adalah dengan berhenti sepenuhnya. Namun, jika sulit dilakukan, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang memanfaatkan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Nikotin Bermanfaat Jika Dikonsumsi dengan Risiko Rendah

Nikotin Bermanfaat Jika Dikonsumsi dengan Risiko Rendah

Ahli Toksikologi dan akademisi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Shoim Hidayat mengungkapkan bahwa nikotin sebetulnya memiliki beragam manfaat bagi tubuh manusia. Asalkan, dikonsumsi dalam jumlah tepat dan dengan cara yang rendah risiko, dikutip dari ANTARA.

Ilustrasi untuk Regulasi Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Merokok

Regulasi Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Merokok

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) Satria Aji Imawan menjelaskan, produk tembakau alternatif telah terbukti memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok, karena tidak melalui proses pembakaran dalam penggunaannya.

Ilustrasi untuk Emisi Polusi Udara dari Pembakaran Dupa dan Lilin

Emisi Polusi Udara dari Pembakaran Dupa dan Lilin

Penelitian ini melakukan eksperimen dalam ruang tertutup untuk melihat senyawa volatile organic compounds (VOCs) dan konsentrasi partikel di dalam ruangan setelah pembakaran dupa dan lilin.

Ilustrasi untuk Vape Lebih Efektif Dibanding NRT: Temuan Baru dari Australia

Vape Lebih Efektif Dibanding NRT: Temuan Baru dari Australia

Penelitian dari University of New South Wales (UNSW Sydney) menemukan bahwa penggunaan vape lebih efektif membantu perokok dewasa mengurangi kebiasaan berisikonya, termasuk melalui pemanfaatan NRT (Nicotine Replacement Therapy).

Ilustrasi untuk Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Sate yang dibakar terlalu panas mengandung zat kimia berbahaya dan dapat memicu kanker, sedangkan sate yang tidak matang secara merata memiliki risiko virus yang mengancam tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Seperti apa detailnya? Simak artikel ini.

Ilustrasi untuk Jepang Turunkan Konsumsi Rokok dengan Produk Tembakau Alternatif

Jepang Turunkan Konsumsi Rokok dengan Produk Tembakau Alternatif

Dukungan Pemerintah Jepang terhadap pemanfaatan produk tembakau alternatif terbukti berhasil mengurangi konsumsi rokok. Kebijakan tarif cukai produk tembakau alternatif yang lebih rendah dan memperbolehkan penggunaan produk tembakau alternatif di ruangan khusus turut mendorong keberhasilan pengurangan konsumsi rokok di Jepang. Hal ini ditunjukkan melalui penurunan penjualan rokok sebesar 52 persen.

Ilustrasi untuk Riset BRIN: Rokok Elektronik Berpotensi Turunkan Risiko bagi Perokok Dewasa

Riset BRIN: Rokok Elektronik Berpotensi Turunkan Risiko bagi Perokok Dewasa

Temuan riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat bahwa kadar formaldehida pada emisi rokok elektronik sekitar 10 kali lebih rendah dibandingkan rokok yang dibakar. Sementara kadar akrolein tercatat 115 kali lebih rendah dan benzena hingga 6.000 kali lebih rendah. BRIN menekankan bahwa kajian ilmiah ini penting sebagai dasar penyusunan regulasi yang adil, berbasis risiko, dan tetap mempertimbangkan keselamatan masyarakat serta keberlangsungan ekonomi sektor tembakau.

Ilustrasi untuk Dampak Buruk Asap Rokok pada Kecerdasan Intelektual Anak Anda!

Dampak Buruk Asap Rokok pada Kecerdasan Intelektual Anak Anda!

Paparan asap rokok sejak dini memengaruhi fungsi sinaptik dan perkembangan otak. Ketika anak masih berusia sangat muda, itu adalah saat mereka masih mengembangkan sistem saraf mereka dan berada dalam kondisi yang sangat rentan terhadap paparan dari lingkungan luar.

Ilustrasi untuk Benarkah Uap Rokok Elektronik Tidak Berbahaya?

Benarkah Uap Rokok Elektronik Tidak Berbahaya?

Jika dibandingkan dengan rokok, rokok elektronik dan vape memang menghasilkan uap yang lebih banyak. Namun, apakah uap yang lebih banyak tersebut lebih berbahaya dibanding asap rokok? Atau justru sebaliknya?

Ilustrasi untuk Lindungi Diri dari Polusi Udara!

Lindungi Diri dari Polusi Udara!

Beberapa tahun terakhir, semakin banyak hasil penelitian yang menyimpulkan bahwa peningkatan polusi udara di kota-kota besar berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Lalu, bagaimana cara kita melindungi diri sendiri dan orang tersayang dari polusi udara?

Ilustrasi untuk Regulasi berbasis Sains untuk Produk Tembakau Alternatif

Regulasi berbasis Sains untuk Produk Tembakau Alternatif

Kajian ilmiah menunjukkan vape memiliki risiko jauh lebih rendah daripada rokok dan dapat membantu menurunkan prevalensi merokok, sebagaimana terlihat dalam contoh internasional seperti Inggris (Program Swap to Stop). Para pakar juga menekankan pentingnya sains sebagai dasar pembentukan regulasi di Indonesia.

Ilustrasi untuk Pemerintah Perlu Pertimbangkan Pengurangan Bahaya Tembakau Sebagai Strategi Pengurangan Prevalensi Merokok

Pemerintah Perlu Pertimbangkan Pengurangan Bahaya Tembakau Sebagai Strategi Pengurangan Prevalensi Merokok

Strategi pengurangan bahaya tembakau dinilai mampu melengkapi kebijakan pengendalian rokok nasional dengan memberikan alternatif yang lebih rendah risiko bagi perokok dewasa yang kesulitan berhenti sepenuhnya. Laporan Lives Saved bahkan memperkirakan lebih dari 600 ribu nyawa dapat diselamatkan hingga 2060 jika strategi pengurangan bahaya tembakau diterapkan optimal di negara-negara berkembang.

Ilustrasi untuk Berapa Lama Nikotin Hilang dari Tubuh

Berapa Lama Nikotin Hilang dari Tubuh

Nikotin umumnya membutuhkan waktu 1–3 hari untuk keluar sepenuhnya dari tubuh setelah seseorang perokok berhenti merokok. Namun, waktu ini bisa bervariasi tergantung pada faktor seperti durasi merokok, metabolisme, dan kondisi kesehatan. Memahami proses pengeluaran nikotin penting bagi mereka yang ingin mengurangi paparan asap rokok dan mulai beralih ke produk tembakau alternatif, seperti HTP dan vape.

Artikel terkait: Rokok Elektrik vs Konvensional: Mana Lebih Rendah Risiko?

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Butuh Aturan Khusus

Produk Tembakau Alternatif Butuh Aturan Khusus

Asosiasi-asosiasi konsumen menolak jika regulasi produk tembakau alternatif disamakan dengan rokok konvensional. Hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen produk tembakau alternatif dan perokok dewasa.

Ilustrasi untuk APVI Tingkatkan Pengawasan Produk Tembakau Alternatif

APVI Tingkatkan Pengawasan Produk Tembakau Alternatif

Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita menyatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan serta edukasi publik untuk mendukung pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan produk tembakau alternatif di pasaran. Harapannya, perokok dewasa dan masyarakat bisa terus mendapatkan informasi akurat dan menghindari produk ilegal. Beberapa tahun terakhir, APVI terus berkolaborasi dengan lembaga-lembaga berwenang dalam menjalankan Gerakan Pencegahan Penyalahgunaan Rokok Elektrik (GEPPREK) dan menyediakan Satgas APVI untuk menerima aduan masyarakat terkait penyalahgunaan PTA ilegal.

Ilustrasi untuk Kawasan Tanpa Rokok di Jakarta

Kawasan Tanpa Rokok di Jakarta

Pada bulan Maret 2017, Penas Tanggul, sebuah kawasan perumahan miskin di Jakarta Timur menjadi kawasan tanpa rokok pertama di ibu kota. Bagaimana Kawasan pemukiman miskin dapat menjaga lingkungannya untuk dapat bebas rokok?