Semua Artikel

Ilustrasi untuk Merokok di Dalam Mobil Bisa Berbahaya, Ini Penjelasannya

Merokok di Dalam Mobil Bisa Berbahaya, Ini Penjelasannya

Kebiasaan merokok saat berkendara menimbulkan berbagai risiko serius. Residu beracun dari asap rokok akan menempel di interior mobil, terutama di bagian jok, atap kabin, dan karpet. Bau rokok yang kuat dan sulit dihilangkan juga menciptakan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan pengemudi maupun penumpang. Meski jendela dibuka atau sirkulasi AC diaktifkan, sistem sirkulasi udara mobil tidak cukup efektif untuk menghilangkan bahaya ini sepenuhnya. Aktivitas seperti ini bukan hanya mengganggu, tapi juga buruk bagi kesehatan orang lain di dalam kabin.

 

Ilustrasi untuk Apakah Rokok Elektronik Berbahaya untuk Kesehatan

Apakah Rokok Elektronik Berbahaya untuk Kesehatan

Pada akhirnya, rokok elektronik dapat menjadi alternatif terbaru bagi Anda yang memang sedang mencari solusi terbaik untuk berhenti merokok. Produk rokok elektronik sudah semakin mudah ditemukan pada saat ini. Banyak orang merasa rokok elektronik tetap mampu memenuhi kebutuhan nikotin yang ada di dalam rokok konvensional.

Ilustrasi untuk Sosialisasi Tembakau Alternatif Harus Berdasar Kajian Ilmiah

Sosialisasi Tembakau Alternatif Harus Berdasar Kajian Ilmiah

Peneliti Senior dari University of Patras dan School of Public Health-University of West Attica Yunani Profesor Konstantinos Farsalinos menjelaskan, sosialisasi manfaat dan profil risiko produk tembakau alternatif (PTA) perlu dilakukan. Pasalnya, sosialisasi dalam jangka panjang dapat mengatasi stigma, marginalisasi, kriminalisasi, kesenjangan, dan penindasan, sebagai upaya untuk melindungi kesehatan dan kebebasan dalam membuat pilihan pribadi, ujarnya dalam forum diskusi internasional bertajuk 6th Summit Tobbaco Harm Reduction di Athena, Yunani.

Ilustrasi untuk Cara Mengatasi Polusi Udara dari Luar

Cara Mengatasi Polusi Udara dari Luar

Tinggal di perkotaan besar tentu kita dihantui oleh bahaya polusi udara. Mulai dari asap kendaraan, industri, hingga rokok yang mungkin ada di sekitar kita. Lalu bagaimana kita bisa meminimalisir hal tersebut di rumah kita?

Ilustrasi untuk Ahli Kesehatan: Nikotin Bukan Penyebab Kanker

Ahli Kesehatan: Nikotin Bukan Penyebab Kanker

Profesor Riccardo Polosa dari Universitas Catania, Italia, menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok, dan nikotin bukanlah zat yang menyebabkan kanker.

Ilustrasi untuk Arvindo: Tembakau Alternatif sebagai Solusi untuk Kurangi Perokok

Arvindo: Tembakau Alternatif sebagai Solusi untuk Kurangi Perokok

Ketua Asosiasi Ritel Vape Indonesia (Arvindo), Fachmi Kurnia Firmansyah, berharap pemerintah memanfaatkan produk tembakau alternatif (PTA) untuk menurunkan angka perokok, mengacu pada kesuksesan negara lain. Data dari Laporan Office for National Statistic Inggris menunjukkan, penurunan jumlah perokok di negaranya (12,9% pada 2022 dibandingkan dengan 13,3% pada 2021) dan Swedia (5,16% pada 2022 dibandingkan dengan 11% pada 2015) berkat dukungan pemerintah terhadap PTA.

Ilustrasi untuk Tren: Adopsi Pendekatan Tobacco Harm Reduction pada Negara-negara Maju

Tren: Adopsi Pendekatan Tobacco Harm Reduction pada Negara-negara Maju

Sejumlah negara maju seperti Swedia, Jepang, Amerika Serikat, dan Selandia Baru telah mulai mengoptimalkan penggunaan produk tembakau alternatif sebagai bagian dari pendekatan Tobacco Harm Reduction untuk menekan risiko kesehatan akibat merokok. Pendekatan ini berlandaskan konsensus ilmiah yang menunjukkan bahwa sumber utama bahaya rokok berasal dari asap hasil pembakaran, bukan dari nikotin.

Ilustrasi untuk Pengurangan Bahaya Tembakau, Solusi untuk Perokok Dewasa

Pengurangan Bahaya Tembakau, Solusi untuk Perokok Dewasa

Dokter Ahli Bedah Rumah Sakit Panti Rapih, Jeffrey Ariesta Putra, mengusulkan pendekatan pengurangan bahaya melalui produk tembakau alternatif (PTA) sebagai solusi bagi perokok dewasa yang sulit berhenti merokok. Ia menyoroti sulitnya berhenti merokok langsung karena faktor gejala putus nikotin yang berpotensi memicu kembali ke kebiasaan merokok. Maka dari itu, diperlukan akses informasi terhadap PTA dan adopsi peraturan pemerintah terkait pendekatan pengurangan bahaya tembakau ini, selain edukasi di masyarakat.

Ilustrasi untuk Bukti Ilmiah: Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan

Bukti Ilmiah: Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan

Public Health England, sebuah divisi dalam Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial Inggris, kembali melakukan tinjauan penelitian di tahun 2018 untuk merangkum bukti ilmiah terkini sebagai dasar perumusan kebijakan dan regulasi pemerintah Inggris terkait rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif vs Rokok: Apa Bedanya?

Tembakau Alternatif vs Rokok: Apa Bedanya?

Perbedaan terbesar terletak pada proses konsumsi. Rokok dikonsumsi dengan cara dibakar yang menghasilkan asap, sedangkan produk tembakau alternatif dikonsumsi dengan cara dipanaskan, sehingga menghasilkan uap untuk memberi asupan nikotin kepada penggunanya.

Ilustrasi untuk Saran untuk Pemerintah Kurangi Jumlah Perokok di Tanah Air

Saran untuk Pemerintah Kurangi Jumlah Perokok di Tanah Air

Pemerhati Kesehatan Publik, Tri Budhi Baskara berharap pemerintah dan pihak berwenang untuk aktif menyebarkan informasi tentang bahaya TAR yang dikandung rokok kepada masyarakat. Menurutnya, dengan memberikan informasi yang benar bisa membantu pemerintah untuk menurunkan prevalensi perokok.

Ilustrasi untuk Selandia Baru Menuju Bebas Asap 2025: Pendekatan Inovatif dalam Mengurangi Jumlah Perokok

Selandia Baru Menuju Bebas Asap 2025: Pendekatan Inovatif dalam Mengurangi Jumlah Perokok

Setelah sempat gagal mencapai target mengurangi tingkat perokok dewasa menjadi 10 persen pada tahun 2018, termasuk menerapkan rekomendasi dari Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC) dari WHO, Pemerintah Selandia Baru kini menerapkan regulasi menuju negara Bebas Asap 2025. Dengan memberikan ragam pilihan produk rendah risiko bagi perokok untuk beralih dari kebiasaan merokok, Selandia Baru telah berhasil menurunkan tingkat merokok menjadi sekitar 6,86 persen.

Ilustrasi untuk Kandungan PAHs di Udara dan Efek Kesehatan

Kandungan PAHs di Udara dan Efek Kesehatan

Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang bertujuan untuk memahami polutan Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs), dari kandungan senyawa, proses transformasi, paparan terhadap manusia, hingga dampak kesehatan yang diakibatkan.

Ilustrasi untuk Regulasi Khusus Perkuat Industri HPTL dan Serap Tenaga Kerja

Regulasi Khusus Perkuat Industri HPTL dan Serap Tenaga Kerja

Sekretaris Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita mengatakan bahwa regulasi khusus produk tembakau alternatif dapat memperkuat eksistensi industri, meningkatkan kepercayaan baik dari konsumen maupun investor, serta memperluas penyerapan tenaga kerja.

Ilustrasi untuk Penurunan Prevalensi Merokok di Jepang

Penurunan Prevalensi Merokok di Jepang

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Jepang menunjukkan penurunan signifikan dalam prevalensi merokok. Pada tahun 2000, hampir setengah dari pria dewasa merokok. Berkat kampanye kesehatan dan regulasi ketat, angka ini turun menjadi 10.6% pada tahun 2022, menandai penurunan 46% sejak 2014.

Ilustrasi untuk Payung Hukum Produk Tembakau Alternatif

Payung Hukum Produk Tembakau Alternatif

Sebagai produk yang berpotensi memberikan solusi mengurangi bahaya kesehatan pada para perokok, pemerintah tidak bisa membiarkan produk tembakau alternatif berkembang tanpa payung hukum yang jelas. Hal ini guna menjaga pengembangan produk tembakau alternatif agar tidak salah tujuan.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, kantong nikotin dan rokok elektronik, terbukti memiliki profil risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok. Dokter Spesialis Paru dr. Yahya Sp.P, mengungkapkan produk tembakau alternatif hanya berisi uap air dan beberapa essens, dan tidak menyebabkan orang sekitarnya menjadi perokok pasif.

Ilustrasi untuk Studi: Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Perokok

Studi: Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Perokok

Ketua Aliansi Vaper Indonesia (AVI), Johan Sumantri, menjelaskan penggunaan produk tembakau alternatif bukan sekedar tren atau fenomena musiman. Banyak perokok dewasa yang beralih ke produk tembakau alternatif karena sudah paham kalau risikonya lebih rendah dibandingkan dengan terus merokok. Rendahnya profil risiko tersebut lantaran proses pengunaannya yang dipanaskan, tidak dibakar seperti pada rokok, sehingga dapat mengurangi risiko hingga 90-95 persen. Hasil ini juga diperkuat oleh sejumlah kajian ilmiah yang dilakukan di dalam dan luar negeri, termasuk kajian ilmiah Public Health England. Pada kesempatan berbeda, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo), Paido Siahaan, juga mengatakan produk tembakau alternatif adalah produk hasil pengembangan inovasi, teknologi yang paling efektif, dan lebih rendah risiko bagi perokok dewasa yang sulit berhenti dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan: Apa Bedanya?

Perkembangan produk tembakau alternatif terus bertumbuh pesat. Setelah rokok elektronik, kini hadir produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar. Lalu, apa saja persamaan dan perbedaan antara rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar?

Ilustrasi untuk Anda Merokok di Dalam Mobil? Kenali Dulu Bahayanya!

Anda Merokok di Dalam Mobil? Kenali Dulu Bahayanya!

Merokok di dalam mobil meningkatkan partikel halus yang tinggi di sekitar pengemudi, walau jendela mobil telah dibuka. Paparan asap rokok di mobil tidak hanya terjadi ketika rokok sedang menyala, tapi juga menempel pada interior mobil sehingga menimbulkan bahaya Third-hand smoke.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif, Risiko Lebih Rendah dari Rokok?

Tembakau Alternatif, Risiko Lebih Rendah dari Rokok?

Perkembangan teknologi telah memungkinkan munculnya Produk Tembakau Alternatif yang berpotensi memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah daripada rokok biasa. Apa saja jenis produk tembakau alternatif yang tersedia? Hal apa yang membedakannya? Mari kita bahas.

Ilustrasi untuk Hasil Riset National Institute of Health Inggris 2019

Hasil Riset National Institute of Health Inggris 2019

Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa efektif produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik, dan produk terapi pengganti nikotin, dalam membantu perokok untuk berhenti total dari kegiatan merokok. Seperti apa hasilnya? Mana yang lebih efektif? Simak infografik berikut.

Ilustrasi untuk Konsumen Minta Regulasi untuk Tembakau Alternatif

Konsumen Minta Regulasi untuk Tembakau Alternatif

Ketua Asosiasi Vapers Indonesia (AVI) Johan Sumantri menilai regulasi yang sesuai profil risiko produk dipercaya akan menciptakan peralihan perokok dewasa menuju ke produk tembakau alternatif secara masif, sekaligus mencegah penyalahgunaan terhadap produk ini. Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo sependapat dengan Johan.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik Bantu Perbaikan Kualitas Gusi

Rokok Elektronik Bantu Perbaikan Kualitas Gusi

Hasil penelitian yang dilakukan oleh akademisi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran mengungkap perbedaan profil risiko produk tembakau alternatif (PTA). Kajian yang dilakukan oleh Dr. Amaliya, drg., Ph.D mengungkap bahwa pengguna rokok elektronik yang telah berhenti merokok menunjukkan perbaikan kualitas gusi yang sama seperti yang dialami oleh non-perokok. Melihat bukti-bukti ilmiah tersebut, Pemerintah didorong untuk menjadi lebih terbuka melihat potensi produk tembakau alternatif dalam mengurangi risiko kesehatan pada perokok dewasa.

Ilustrasi untuk Ketua AKVINDO: Tembakau Alternatif, Solusi Realistis Permasalahan Merokok

Ketua AKVINDO: Tembakau Alternatif, Solusi Realistis Permasalahan Merokok

Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 69 juta perokok. Menurut Paido Siahaan, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), berhenti merokok sepenuhnya sering terhambat gejala putus nikotin, sehingga produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik dan tembakau yang dipanaskan dapat menjadi opsi bagi perokok dewasa. Studi dari Inggris dan Royal College of Physicians menunjukkan risikonya lebih rendah dan peluang berhenti meningkat hingga 64,9 persen. Meski demikian, misinformasi dan penyalahgunaan rokok elektronik masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, diperlukan regulasi pengurangan berbasis risiko, penegakan hukum, dan edukasi publik agar manfaatnya tepat sasaran.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Butuh Aturan Khusus

Produk Tembakau Alternatif Butuh Aturan Khusus

Asosiasi-asosiasi konsumen menolak jika regulasi produk tembakau alternatif disamakan dengan rokok konvensional. Hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen produk tembakau alternatif dan perokok dewasa.

Ilustrasi untuk Potensi PTA Mengurangi Perokok

Potensi PTA Mengurangi Perokok

Produk Tembakau Alternatif (PTA) dapat menjadi salah satu solusi untuk menurunkan angka prevalensi merokok di Indonesia, karena potensi risiko yang lebih rendah daripada rokok konvensional. Namun, bagaimana tanggapan masyarakat & Langkah pemerintah terkait PTA ini?

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Antara Inovasi dan Regulasi

Produk Tembakau Alternatif: Antara Inovasi dan Regulasi

Menjelang World No Tobacco Day 2025 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menyerukan pelarangan dan pembatasan ketat terhadap rokok elektronik dan produk tembakau alternatif dengan profil risiko lebih rendah lainnya. Namun, pendekatan ini dinilai dapat menghambat penurunan prevalensi merokok global. Data membuktikan, penggunakan produk tembakau alternatif di Eropa menunjukkan hasil positif.

Ilustrasi untuk Regulasi Pengurangan Bahaya Tembakau Turunkan Prevalensi

Regulasi Pengurangan Bahaya Tembakau Turunkan Prevalensi

Konsep pengurangan bahaya tembakau (tobacco harm reduction) memanfaatkan kehadiran produk tembakau alternatif sebagai strategi alternatif mengurangi prevalensi perokok di Indonesia. Namun, keberadaannya harus disertai dengan regulasi yang berfungsi sebagai rambu-rambu.

Ilustrasi untuk Pengendalian Tembakau Butuh Pendekatan Pengurangan Bahaya

Pengendalian Tembakau Butuh Pendekatan Pengurangan Bahaya

Profesor Riccardo Polosa menekankan perlunya pendekatan inovatif dalam kebijakan pengendalian tembakau, menekankan pentingnya prinsip kesehatan dan penghormatan hak asasi manusia. Pendekatan yang efektif seperti mendukung pengakuan terhadap produk tembakau alternatif rendah risiko sebagai bentuk pengurangan bahaya tembakau perlu diterapkan, berkaca dari negara-negara yang telah berhasil menekan angka merokok seperti Swedia, Norwegia, Inggris, Islandia, dan Jepang. David Sweanor, Ketua Dewan Penasihat Hukum, Kebijakan, dan Etika Kesehatan di Universitas Ottawa juga menyayangkan penolakan WHO dalam mengakui strategi dan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang telah berhasil diterapkan di berbagai negara melalui penggunaan produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk 10 Mitos Rokok Elektronik

10 Mitos Rokok Elektronik

Rokok elektronik merupakan salah satu tipe produk tembakau alternatif yang mulai meningkat popularitas dan penggunaannya di Indonesia. Meskipun begitu, kurangnya edukasi dan informasi membuat terjadinya mispersepsi di masyarakat. Bahkan, beragam mitos pun bermunculan seputar rokok elektronik.

Ilustrasi untuk Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Inilah Alasan Ibu Hamil Dilarang Makan Sate

Sate yang dibakar terlalu panas mengandung zat kimia berbahaya dan dapat memicu kanker, sedangkan sate yang tidak matang secara merata memiliki risiko virus yang mengancam tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Seperti apa detailnya? Simak artikel ini.

Ilustrasi untuk Apakah Tembakau Alternatif Aman untuk Perokok?

Apakah Tembakau Alternatif Aman untuk Perokok?

Seperti ungkapan Michael Russell, “People smoke for nicotine but they die from the TAR”. Ya, yang berbahaya dari rokok adalah TAR yang mengandung karsinogen, yaitu zat yang memicu kanker. Lalu, apakah produk tembakau alternatif lebih aman sehingga bisa menjadi solusi berhenti merokok?

Ilustrasi untuk Tanaman Penyerap Debu: Solusi Alami untuk Rumah Lebih Bersih dan Sehat

Tanaman Penyerap Debu: Solusi Alami untuk Rumah Lebih Bersih dan Sehat

Tanaman penyerap debu adalah tanaman hias yang mampu menangkap partikel debu dan menyerap zat polutan di udara, membantu menciptakan udara di dalam ruangan yang lebih bersih. Meskipun efeknya tidak sekuat alat pembersih udara, tanaman ini tetap memberi manfaat bagi kesehatan dan keindahan rumah, terutama dalam upaya pengurangan paparan asap rokok bagi penghuni dewasa.

Ilustrasi untuk Pelajari Berbagai Dampak Asap Rokok Terhadap Kesehatan

Pelajari Berbagai Dampak Asap Rokok Terhadap Kesehatan

Asap rokok dihasilkan dari proses pembakaran rokok dan menghasilkan lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya, termasuk TAR yang bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker serta merupakan penyebab utama banyak penyakit berbahaya terkait kebiasaan merokok. Oleh karena itu, asap rokok memiliki profil risiko yang tinggi bagi para perokok. Mari kita bahas secara lebih lanjut mengenai dampak asap rokok terhadap kesehatan perokok dan cara untuk mengurangi risikonya di artikel ini.

Ilustrasi untuk Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Cara terbaik bagi perokok dewasa untuk mengurangi risiko dari kebiasaan merokok adalah dengan berhenti sepenuhnya. Namun, jika sulit dilakukan, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang memanfaatkan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik: Lebih Rendah Risiko dari Rokok?

Rokok Elektronik: Lebih Rendah Risiko dari Rokok?

Public Health England (PHE), mempublikasikan video eksperimen yang menunjukkan bahaya rokok dan bagaimana menghindarinya dengan beralih pada rokok elektronik. Apakah rokok elektronik lebih rendah risiko?

Ilustrasi untuk Tantangan untuk Memaksimalkan Potensi Produk Tembakau Alternatif

Tantangan untuk Memaksimalkan Potensi Produk Tembakau Alternatif

Pada akhir Agustus lalu diadakan Asia Harm Reduction Forum ke-3 di Seoul, Korea Selatan. Pertemuan rutin tahunan ini diadakan sebagai ajang diskusi dan membangun relasi antar akademisi, praktisi kesehatan, pembuat kebijakan, dan konsumen di Asia mengenai penanganan masalah pengurangan risiko tembakau.

Ilustrasi untuk Fakta Tentang Nikotin yang Perlu Anda Pahami

Fakta Tentang Nikotin yang Perlu Anda Pahami

Produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantung nikotin, merupakan produk yang mengandung nikotin. Hanya saja, selama ini, nikotin identik dengan rokok, sehingga ada mispersepsi bahwa nikotin penyebab penyakit seperti kanker. Lembaga Kesehatan Nasional Inggris (NHS) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) mencoba meluruskan mispersepsi tersebut.

Ilustrasi untuk Memasak Berpotensi Picu Kanker Paru-Paru? Baca Dulu Studinya!

Memasak Berpotensi Picu Kanker Paru-Paru? Baca Dulu Studinya!

Penelitian menemukan daging barbekyu mengandung zat yang bersifat karsinogenik yang bernama Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH). Zat ini terbentuk dari lemak dan sari daging yang dimasak dengan temperatur tinggi dan menghasilkan asap yang menempel pada daging. Lalu bagaimana cara aman mengonsumsi barbekyu?

Ilustrasi untuk Apa Efek Menghirup Uap Produk Tembakau Alternatif?

Apa Efek Menghirup Uap Produk Tembakau Alternatif?

Pertumbuhan pesat produk tembakau alternatif dan penggunanya memunculkan sebuah kekhawatiran. Akankah uap produk tembakau alternatif mengganggu keseharian kita? Dan jika ya, apa risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan?

Ilustrasi untuk Rokok Konvensional vs Rokok Elektronik

Rokok Konvensional vs Rokok Elektronik

Rokok elektronik semakin populer dikalangan masyakarat. Rokok elektronik dipercaya oleh sebagian orang sebagai solusi untuk berhenti merokok. Lalu apakah rokok elektronik benar lebih aman dan efektif dibandingkan rokok konvensional?