Semua Artikel

Ilustrasi untuk Asosiasi Rokok Elektronik: Tembakau Alternatif Kurangi Perokok

Asosiasi Rokok Elektronik: Tembakau Alternatif Kurangi Perokok

Ketua Asosiasi Ritel Vape Indonesia, Fachmi Kurnia Firmansyah mendorong penggunaan produk tembakau alternatif (PTA) sebagai upaya pengurangan bahaya untuk para perokok dewasa. PTA, sebagai produk penghantar nikotin tanpa proses pembakaran sehingga tidak menghasilkan TAR atau partikel padat yang dihasilkan oleh rokok dibakar dan karsinogenik, merupakan satu contoh implementasi pengurangan bahaya. Fachmi juga mencontohkan pengurangan bahaya lainnya, yaitu penggunaan gula rendah kalori dan beras merah untuk pengidap penyakit diabetes.

Ilustrasi untuk Perbandingan Cara Memasak Ayam

Perbandingan Cara Memasak Ayam

Ada banyak cara untuk menyajikan ayam yang lezat di rumah. Mulai dari digoreng, direbus, dipanggang, hingga disajikan secara barbekyu. Namun, cara mana yang lebih sehat dan minim risiko?

Ilustrasi untuk Pengurangan Bahaya Tembakau, Solusi untuk Perokok Dewasa

Pengurangan Bahaya Tembakau, Solusi untuk Perokok Dewasa

Dokter Ahli Bedah Rumah Sakit Panti Rapih, Jeffrey Ariesta Putra, mengusulkan pendekatan pengurangan bahaya melalui produk tembakau alternatif (PTA) sebagai solusi bagi perokok dewasa yang sulit berhenti merokok. Ia menyoroti sulitnya berhenti merokok langsung karena faktor gejala putus nikotin yang berpotensi memicu kembali ke kebiasaan merokok. Maka dari itu, diperlukan akses informasi terhadap PTA dan adopsi peraturan pemerintah terkait pendekatan pengurangan bahaya tembakau ini, selain edukasi di masyarakat.

Ilustrasi untuk Solusi LIPI untuk Mengurangi Jumlah Perokok di Indonesia

Solusi LIPI untuk Mengurangi Jumlah Perokok di Indonesia

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Prof. Dr. Erman Aminullah M.Sc menyebut bahwa pemanfaatan inovasi teknologi pada produk tembakau alternatif dapat menjadi salah satu solusi untuk menurunkan jumlah perokok di Indonesia. Seperti apa implementasinya?

Ilustrasi untuk Dorong Perokok Dewasa Beralih ke Tembakau Alternatif

Dorong Perokok Dewasa Beralih ke Tembakau Alternatif

Aktivitas merokok berkorelasi dengan meningkatnya risiko terjangkit beragam penyakit tidak menular. Untuk mengurangi angka perokok serta masalah kesehatan yang berkaitan dengan merokok, pemerintah diharapkan bisa mengadopsi solusi baru, seperti salah satunya mendorong perokok dewasa untuk beralih ke produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Hasil Riset Rokok Elektronik di Inggris

Hasil Riset Rokok Elektronik di Inggris

Rokok elektronik semakin menjadi tren di masyarakat. Lalu apakah rokok elektronik ini memiliki risiko yang lebih kecil dibanding rokok konvensional? Apakah efektif untuk membuat perokok dewasa berhenti merokok secara total? Simak hasil laporan badan Kesehatan masyarakat Inggris, berikut.

Ilustrasi untuk Riset: Benarkah Produk Tembakau Alternatif dapat Menurunkan Jumlah Zat Berbahaya yang Masuk ke Tubuh?

Riset: Benarkah Produk Tembakau Alternatif dapat Menurunkan Jumlah Zat Berbahaya yang Masuk ke Tubuh?

Penelitian terbaru dari Oxford University Press dalam jurnal “Nicotine and Tobacco Research” menunjukkan bahwa beralih sepenuhnya ke produk tembakau alternatif dapat mengurangi risiko kesehatan pernapasan bagi perokok. Dari 5.210 subjek yang mengalami batuk, 65% sudah tidak lagi mengalami gangguan, dan dari 5.367 subjek dengan mengi/bengek, 53% mengalami perbaikan. Dr. Indra Mustika S.P, drg., Sp. Perio (K) dari Universitas Padjadjaran menambahkan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik dan tembakau yang dipanaskan, mengurangi risiko kesehatan karena tidak melalui proses pembakaran seperti rokok konvensional.

Ilustrasi untuk NU Dukung Pendekatan Pengurangan Bahaya Kesehatan

NU Dukung Pendekatan Pengurangan Bahaya Kesehatan

Pakar sekaligus Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Rumadi Ahmad, beri masukan pada Konferensi Afrika II tentang Pengurangan Risiko Kesehatan-Kesehatan Global Afrika yang berlangsung pada tanggal 27-29 September silam. Menurutnya, Indonesia sebagai negara terbesar berpenduduk muslim memiliki komitmen dalam memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi umat manusia. Sejalan dengan komitmen tersebut, NU sebagai organisasi Muslim terbesar di Indonesia, menggunakan pendekatan pengurangan bahaya untuk mengatasi masalah kesehatan dan lingkungan di Indonesia. Secara khusus Rumadi memberikan solusi pengurangan bahaya kesehatan dari dampak merokok dengan cara menggunakan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau dipanaskan, kantong nikotin dan rokok elektronik.

Ilustrasi untuk Peneliti Ungkap Tembakau Alternatif Berisiko Kesehatan Rendah

Peneliti Ungkap Tembakau Alternatif Berisiko Kesehatan Rendah

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran mengungkapkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko kesehatan lebih rendah dibanding rokok konvensional. Mereka pun sedang melanjutkan SMILE study yang mengevaluasi dampak penggunaan produk tembakau alternatif secara jangka panjang yang berkolaborasi dengan peneliti dari beberapa negara seperti Italia, Polandia dan Moldova. Yun Mukmin Akbar, peneliti Pusat Studi Kedokteran Gigi Militer Universitas Padjajaran mengatakan hal ini dapat menjadi ajang kolaborasi riset Indonesia dan negara lain di bidang kedokteran gigi. “Riset pengurangan bahaya tembakau punya potensi besar, terutama mengkaji perilaku merokok di kalangan militer yang menerapkan keilmuan di bidang kedokteran gigi militer” ungkapnya.

Ilustrasi untuk 6 Bahaya Kesehatan Karena Paparan Asap

6 Bahaya Kesehatan Karena Paparan Asap

Asap dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna yang kerap kita temui dalam kehidupan sehari-hari, seperti asap knalpot, asap ketika memasak, asap rokok, asap pembakaran sampah, lilin, dan lain sebagainya. Selain mengganggu aktivitas, asap juga menimbulkan resiko kesehatan.

Ilustrasi untuk Regulasi Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Merokok

Regulasi Tembakau Alternatif Turunkan Prevalensi Merokok

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) Satria Aji Imawan menjelaskan, produk tembakau alternatif telah terbukti memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok, karena tidak melalui proses pembakaran dalam penggunaannya.

Ilustrasi untuk Persepsi Masyarakat Mengenai Produk Tembakau Alternatif

Persepsi Masyarakat Mengenai Produk Tembakau Alternatif

Beragam persepsi muncul mengenai produk tembakau alternatif. Sebagian masyarakat percaya produk tembakau alternatif lebih aman, sedangkan sebagian lainnya beranggapan risikonya sama dengan rokok konvensional. Bagaimana perbedaan persepsi tersebut? Simak hasil survei KABAR berikut.

Ilustrasi untuk Mengapa Mata Harus Dilindungi Dari Asap?

Mengapa Mata Harus Dilindungi Dari Asap?

Iritasi mata adalah indikasi yang kerap muncul saat membicarakan mengenai efek buruk asap terhadap kesehatan. Pada tahun 2013, penelitian yang dilakukan West et al. menemukan sejumlah penyakit mata lain yang berhubungan dengan paparan terhadap asap.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik dan Evolusi Pengurangan Bahaya Tembakau: Apa Kata Sains?

Rokok Elektronik dan Evolusi Pengurangan Bahaya Tembakau: Apa Kata Sains?

Bahaya utama rokok tidak berasal dari nikotin, tetapi dari proses pembakaran tembakau yang menghasilkan tar, seperti karbon monoksida, dan ribuan toksikan penyebab penyakit. Karena itu, hadirnya rokok elektronik pada 2003 menjadi inovasi penting: perangkat ini menghantarkan nikotin tanpa pembakaran, sehingga mengurangi paparan zat berbahaya secara signifikan.

Ilustrasi untuk Kandungan Asap Rokok dan Risiko yang Ditimbulkan

Kandungan Asap Rokok dan Risiko yang Ditimbulkan

Setiap isapan asap rokok mengandung lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya. Sayangnya, asap rokok tidak hanya dapat terhirup oleh perokok, namun juga  oleh orang-orang di sekitarnya. Berikut ini daftar sejumlah zat berbahaya yang terkandung dalam asap rokok:

Ilustrasi untuk Koyo Nikotin: Efek Dosis Progresif Sebelum Berhenti Merokok

Koyo Nikotin: Efek Dosis Progresif Sebelum Berhenti Merokok

Studi observasi ini bertujuan untuk membandingkan kelayakan, keamanan, dan dampak dari penggunaan koyo nikotin dengan dosis yang disesuaikan dengan keinginan perokok pada periode 4 minggu sebelum dan sesudah mereka berhenti merokok.

Ilustrasi untuk Mengapa TAR Berbahaya Bagi Kesehatan: Fakta dan Dampaknya

Mengapa TAR Berbahaya Bagi Kesehatan: Fakta dan Dampaknya

TAR mengandung karsinogen yaitu zat pemicu kanker. Zat ini bisa merusak sel dalam berbagai organ tubuh. Selain paru-paru, TAR juga dikenal sebagai penyebab kanker mulut dan tenggorokan. Bahaya TAR bahkan bisa dilihat langsung, contohnya gigi para perokok yang biasanya lebih kuning.

Ilustrasi untuk Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Mana Penghasil Zat Pemicu Kanker Paling Tinggi

Senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs) merupakan salah satu senyawa penyebab kanker (bersifat karsinogenik) yang paling kuat dan dihasilkan dari asap yang ada di sekitar kita. Mana yang lebih bahaya? Pelajari di Infografik ini.

Ilustrasi untuk Apa Itu Nikotin? Risiko, Fakta Penting, dan Penelitian

Apa Itu Nikotin? Risiko, Fakta Penting, dan Penelitian

Banyak mispersepsi mengenai nikotin. Ada yang bilang nikotin adalah sumber masalah dari perokok, menyebabkan kecanduan, berbahaya untuk Kesehatan, dll. Apakah semua itu benar? Temukan jawabannya di infografik ini.

Ilustrasi untuk Dampak Kesehatan dari Legalisasi Nikotin dengan Vaporisasi

Dampak Kesehatan dari Legalisasi Nikotin dengan Vaporisasi

Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Melbourne di Selandia Baru ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut dampak kesehatan dan implikasinya pada anggaran negara dari melegalisasi penjualan produk mengandung nikotin yang dipanaskan dan menghasilkan vaporisasi (penguapan).

Ilustrasi untuk Pakar Unpad: Langkah Pemerintah Kurangi Perokok

Pakar Unpad: Langkah Pemerintah Kurangi Perokok

Di tahun 2021, Global Adult Tobacco Survey memaparkan sebanyak 63,4 persen perokok berencana untuk berhenti merokok. Angka ini menjadi peluang untuk upaya menurunkan prevalensi di Indonesia. Akademisi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. Amaliya, mendorong strategi pemanfaatan produk tembakau alternatif sebagai program pelengkap pemerintah dalam upaya tersebut.

Ilustrasi untuk Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Cara terbaik bagi perokok dewasa untuk mengurangi risiko dari kebiasaan merokok adalah dengan berhenti sepenuhnya. Namun, jika sulit dilakukan, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang memanfaatkan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Riset Profil Risiko Produk Tembakau Alternatif

Riset Profil Risiko Produk Tembakau Alternatif

Guru Besar Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB) Prof Rahmana Emran Kartasasmita menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau dipanaskan dan kantong nikotin, secara komparatif dinilai memiliki profil risiko kesehatan lebih rendah daripada rokok. Hal ini merupakan hasil dari kajian literatur ilmiah dengan tajuk Kajian Risiko (Risk Assessment) Produk Tobacco Heated System. Berdasarkan Data dan Kajian Literatur bertujuan untuk menghitung perkiraan tingkat risiko produk tembakau yang dipanaskan. Lebih lanjutnya, Emran mengatakan bahwa hasil kajian SF-ITB tersebut selaras dengan kajian ilmiah yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kredibel di dunia, termasuk Public Health England dan UK Committee on Toxicology (COT), bagian dari Food Standards Agency.

Ilustrasi untuk Ketua Kabar: Kebijakan Merokok Harus Berdasar Riset

Ketua Kabar: Kebijakan Merokok Harus Berdasar Riset

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (Kabar) Ariyo Bimmo menekankan pentingnya kajian ilmiah berbasis riset sebagai landasan kebijakan guna mengurangi bahaya rokok. Hal ini, kata dia, sekaligus membantu pemerintah menjawab permasalahan tingginya prevalensi perokok yang belum terselesaikan hingga saat ini.

Ilustrasi untuk Candle Light Dinner Bersama Si Dia? Kenali Risikonya!

Candle Light Dinner Bersama Si Dia? Kenali Risikonya!

Candlelight dinner atau makan malam dengan cahaya lilin telah sejak lama menjadi standar momen romantis bersama orang tersayang. Namun tahukah Anda bahwa gestur romantis tersebut justru bisa membahayakan masa depan Anda dan pasangan?

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Tak Menarik bagi Remaja

Produk Tembakau Alternatif Tak Menarik bagi Remaja

Produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik telah diakui efektif membantu para perokok aktif untuk beralih dari rokok konvensional dan bahkan bertransisi hingga dapat berhenti sepenuhnya. Namun, timbul kekhawatiran bahwa rokok elektronik jadi ‘jalan masuk’ non-perokok terhadap konsumsi nikotin.

Ilustrasi untuk Dampak Buruk Asap Rokok pada Kecerdasan Intelektual Anak Anda!

Dampak Buruk Asap Rokok pada Kecerdasan Intelektual Anak Anda!

Paparan asap rokok sejak dini memengaruhi fungsi sinaptik dan perkembangan otak. Ketika anak masih berusia sangat muda, itu adalah saat mereka masih mengembangkan sistem saraf mereka dan berada dalam kondisi yang sangat rentan terhadap paparan dari lingkungan luar.

Ilustrasi untuk Bagaimana Cara Memilih Masker yang Tepat?

Bagaimana Cara Memilih Masker yang Tepat?

Kesadaran mengenai kualitas udara yang buruk telah semakin meningkat. Banyak orang mulai mengambil langkah awal untuk melindungi diri mereka dari efek buruk polusi udara, salah satunya dengan memakai masker setiap kali bepergian. Namun, bagaimana cara kita memilih masker yang tepat?

Ilustrasi untuk Konsekuensi Rokok Elektronik pada Kesehatan Masyarakat

Konsekuensi Rokok Elektronik pada Kesehatan Masyarakat

Tim peneliti yang tergabung dalam Committee on the Review of the Health Effects of Electronic Nicotine Delivery Systems mengkaji temuan dari berbagai penelitian terkait rokok elektronik dan implikasinya pada kesehatan masyarakat.

Ilustrasi untuk Penurunan Prevalensi Merokok di Jepang

Penurunan Prevalensi Merokok di Jepang

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Jepang menunjukkan penurunan signifikan dalam prevalensi merokok. Pada tahun 2000, hampir setengah dari pria dewasa merokok. Berkat kampanye kesehatan dan regulasi ketat, angka ini turun menjadi 10.6% pada tahun 2022, menandai penurunan 46% sejak 2014.

Ilustrasi untuk Pelaku Usaha Dukung Pemerintah Berantas Vape Ilegal

Pelaku Usaha Dukung Pemerintah Berantas Vape Ilegal

Ketua Umum Asosiasi Ritel Vape Indonesia (Arvindo), Firmansyah Siregar, mendukung langkah pemerintah memberantas peredaran vape ilegal, namun mengingatkan agar regulasi tidak bersifat berlebihan hingga mengancam pelaku usaha legal.

Ilustrasi untuk NU Dukung Pengembangan Rokok Elektronik

NU Dukung Pengembangan Rokok Elektronik

Tim Penulis Lakpesdam PBNU, Idris Masudi, mengatakan kehidupan warga NU sangat akrab dengan tembakau. Bukan hanya sebagai perokok, namun juga tidak sedikit yang ekonominya bergantung pada tembakau. Untuk itu inovasi dibutuhkan untuk mengurangi dampak buruk asap rokok.

Ilustrasi untuk Ini Solusi Kurangi Ketergantungan Nikotin

Ini Solusi Kurangi Ketergantungan Nikotin

Tren Vape atau rokok elektronik terus berkembang di masyarakat sebagai alternatif pengganti rokok tembakau. Silang pendapat pun terjadi, banyak masyarakat menganggap Vape atau Rokok Elektronik sama bahayanya dengan rokok tembakau. Bagaimana faktanya?

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik: Pembaruan Bukti Ilmiah

Rokok Elektronik: Pembaruan Bukti Ilmiah

Public Health England, sebuah divisi dalam Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial, Inggris melakukan sebuah tinjauan penelitian di tahun 2015 untuk merangkum bukti ilmiah yang dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan dan regulasi pemerintah Inggris terkait rokok elektronik yang semakin populer di pasar.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Bebas TAR, Berbeda dengan Rokok

Tembakau Alternatif: Bebas TAR, Berbeda dengan Rokok

Proses pembakaran pada rokok menghasilkan senyawa kimia berbahaya, TAR. Hal ini berbeda dengan Produk tembakau alternatif yang tidak memiliki proses pembakaran, sehingga bebas dari TAR. Menurut hasil studi, produk tembakau alternatif memiliki risiko Kesehatan yang lebih rendah.

Ilustrasi untuk Mempelajari Regulasi Produk Tembakau Alternatif di Inggris

Mempelajari Regulasi Produk Tembakau Alternatif di Inggris

Inggris telah mengeluarkan regulasi mengenai produk tembakau alternatif, khususnya rokok elektronik, sebagai produk untuk konsumen. Regulasi ini hadir untuk memastikan bahwa semua produk yang beredar memenuhi standar keamanan dan konsumen mendapatkan edukasi lengkap mengenai produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Hindari dan Kurangi Bahaya Asap Knalpot

Hindari dan Kurangi Bahaya Asap Knalpot

Menjaga kualitas udara yang kita hirup merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan. Tetapi, tinggal di perkotaan membuat kita tidak dapat menghindari paparan emisi gas buang kendaraan bermotor atau lebih dikenal dengan asap knalpot.

Ilustrasi untuk Pemerintah Diminta Buat Regulasi Tembakau Alternatif

Pemerintah Diminta Buat Regulasi Tembakau Alternatif

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo meminta pemerintah mengeluarkan regulasi yang berbeda bagi produk tembakau, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin. Keberadaan regulasi yang berbeda bagi produk tembakau alternatif dan rokok dipercaya dapat melindungi masyarakat dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Ilustrasi untuk Apa Itu Cukai, HPTL, dan Produk Olahan Tembakau?

Apa Itu Cukai, HPTL, dan Produk Olahan Tembakau?

Artikel ini memberikan gambaran tentang HPTL dan struktur cukai yang dikenakan padanya. Cukai Hasil Tembakau (CHT) ini menjadi salah satu komponen penerimaan negara sehingga memiliki peran penting dan strategis. CHT turut dikenakan pada Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 198/PMK.010/2020 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Tembakau Alternatif: Solusi Atasi Ketergantungan Nikotin

Produk Tembakau Alternatif dipandang sebagai alternatif untuk mengatasi ketergantungan merokok di samping layanan konseling dengan dokter. Simak pendapat Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, dr. Tribowo Tuahta Ginting, Sp.KJ(K) berikut.

Ilustrasi untuk Nikotin Tanpa Asap: Pengurangan Risiko Tembakau

Nikotin Tanpa Asap: Pengurangan Risiko Tembakau

Tim peneliti divisi Penasihat Tembakau dari the Royal College of Physicians, Inggris melakukan tinjauan penelitian untuk memperbarui bukti ilmiah terkini terkait pendekatan pengurangan risiko dalam kebiasaan merokok yang berhubungan dengan penggunaan produk penghantar nikotin, terutama rokok elektronik.

Ilustrasi untuk Tips Melawan Kulit Kusam Ketika Sering di Dapur

Tips Melawan Kulit Kusam Ketika Sering di Dapur

Tanpa kita sadari, asap yang dihasilkan pembakaran bahan makanan di dapur, dapat membuat kulit menjadi kusam, timbul flek-flek hitam, dan juga keriput. Bagaimana tips untuk mengatasi hal ini?

Ilustrasi untuk Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu! 

Perbedaan Perokok Aktif dan Perokok Pasif yang Harus Kamu Tahu! 

Pada tahun 2021, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa terdapat 69,1 juta orang dewasa di Indonesia yang merupakan perokok. Selain itu, jumlah perokok pasif juga tercatat sebanyak 120 juta orang. 

Apa saja bahaya yang dapat dihadapi oleh perokok aktif dan perokok pasif? Mari kita pelajari lebih lanjut di artikel ini!

Ilustrasi untuk Perlu Tidak Ya, Fatwa Soal Produk Tembakau Elektronik

Perlu Tidak Ya, Fatwa Soal Produk Tembakau Elektronik

Produk tembakau alternatif terus beredar di tengah masyarakat Indonesia. Dengan semakin maraknya jenis produk alternatif tembakau, pertanyaan dari publik pun bermunculan. Bagaimana status halal, haram, atau makruh dari produk ini? Perlukah ulama melahirkan fatwa?