Semua Artikel

Ilustrasi untuk Riset: Benarkah Produk Tembakau Alternatif dapat Menurunkan Jumlah Zat Berbahaya yang Masuk ke Tubuh?

Riset: Benarkah Produk Tembakau Alternatif dapat Menurunkan Jumlah Zat Berbahaya yang Masuk ke Tubuh?

Penelitian terbaru dari Oxford University Press dalam jurnal “Nicotine and Tobacco Research” menunjukkan bahwa beralih sepenuhnya ke produk tembakau alternatif dapat mengurangi risiko kesehatan pernapasan bagi perokok. Dari 5.210 subjek yang mengalami batuk, 65% sudah tidak lagi mengalami gangguan, dan dari 5.367 subjek dengan mengi/bengek, 53% mengalami perbaikan. Dr. Indra Mustika S.P, drg., Sp. Perio (K) dari Universitas Padjadjaran menambahkan bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik dan tembakau yang dipanaskan, mengurangi risiko kesehatan karena tidak melalui proses pembakaran seperti rokok konvensional.

Ilustrasi untuk Candle Light Dinner Bersama Si Dia? Kenali Risikonya!

Candle Light Dinner Bersama Si Dia? Kenali Risikonya!

Candlelight dinner atau makan malam dengan cahaya lilin telah sejak lama menjadi standar momen romantis bersama orang tersayang. Namun tahukah Anda bahwa gestur romantis tersebut justru bisa membahayakan masa depan Anda dan pasangan?

Ilustrasi untuk Cara Ini Diklaim Bisa Turunkan Bahaya Rokok, Benarkah?

Cara Ini Diklaim Bisa Turunkan Bahaya Rokok, Benarkah?

Akademisi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran (Unpad), Amaliya, menjelaskan penerapan sistem pemanasan pada produk tembakau alternatif menghasilkan uap sehingga bebas TAR saat digunakan oleh konsumen.

Ilustrasi untuk Sosialisasi Tembakau Alternatif Harus Berdasar Kajian Ilmiah

Sosialisasi Tembakau Alternatif Harus Berdasar Kajian Ilmiah

Peneliti Senior dari University of Patras dan School of Public Health-University of West Attica Yunani Profesor Konstantinos Farsalinos menjelaskan, sosialisasi manfaat dan profil risiko produk tembakau alternatif (PTA) perlu dilakukan. Pasalnya, sosialisasi dalam jangka panjang dapat mengatasi stigma, marginalisasi, kriminalisasi, kesenjangan, dan penindasan, sebagai upaya untuk melindungi kesehatan dan kebebasan dalam membuat pilihan pribadi, ujarnya dalam forum diskusi internasional bertajuk 6th Summit Tobbaco Harm Reduction di Athena, Yunani.

Ilustrasi untuk 7 Hal yang Wajib Diketahui tentang Produk Tembakau Alternatif

7 Hal yang Wajib Diketahui tentang Produk Tembakau Alternatif

Produk tembakau alternatif telah diizinkan beredar secara legal di Indonesia. Produk tembakau alternatif ini mencakup rokok elektronik, tembakau kunyah, tembakau tempel, dan produk tembakau yang dipanaskan. Lalu, hal apa yang perlu konsumen pahami tentang produk tembakau alternatif ini?

Ilustrasi untuk Memasak Berpotensi Picu Kanker Paru-Paru? Baca Dulu Studinya!

Memasak Berpotensi Picu Kanker Paru-Paru? Baca Dulu Studinya!

Penelitian menemukan daging barbekyu mengandung zat yang bersifat karsinogenik yang bernama Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH). Zat ini terbentuk dari lemak dan sari daging yang dimasak dengan temperatur tinggi dan menghasilkan asap yang menempel pada daging. Lalu bagaimana cara aman mengonsumsi barbekyu?

Ilustrasi untuk Inggris Minta Warganya Kurangi Merokok, Diganti Pakai Vape

Inggris Minta Warganya Kurangi Merokok, Diganti Pakai Vape

Kementerian Kesehatan Inggris akan mendorong satu juta orang perokok dewasa untuk beralih ke produk tembakau alternatif, dengan mendanai skema nasional ‘beralih untuk berhenti’ yang pertama di dunia. Pemanfaatan produk tembakau alternatif untuk membantu perokok dewasa beralih juga didasari oleh hasil penelitian, termasuk hasil kajian ilmiah lembaga eksekutif Departemen Kesehatan Inggris, Public Health England yang kini dikenal dengan nama UK Health Security Agency (UKHSA)

Ilustrasi untuk Cara Ala Bali untuk Mengurangi Polusi Udara di Rumah

Cara Ala Bali untuk Mengurangi Polusi Udara di Rumah

Menjalankan filosofi Tri Hita Karana (THK) yang menekankan keseimbangan alam, dapat juga kita lakukan dengan mudah di rumah. Hal ini berguna untuk melindungi rumah dari polusi udara walaupun lahan yang dimiliki terbatas. Apa saja yang perlu dilakukan? Simak artikel menarik berikut.

Ilustrasi untuk Langkah Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Kurangi Masalah Rokok

Langkah Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Kurangi Masalah Rokok

Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) bergerak aktif untuk mencari solusi atas masalah rokok di Indonesia. Salah satunya melalui KABAR Roadshow, sebuah kegiatan untuk mensosialisasikan mengenai konsep harm reduction atau pengurangan risiko dengan cara beralih pada produk tembakau alternatif.

Ilustrasi untuk Zat Berbahaya dalam Rokok dan Risikonya

Zat Berbahaya dalam Rokok dan Risikonya

National Cancer Institute (NCI) menyatakan sebagian besar bahan kimia dari asap rokok ditemukan di dalam TAR sebagai hasil pembakaran rokok, yang di antaranya diketahui berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kanker. Berikut ini adalah tujuh zat berbahaya di dalam rokok yang perlu Anda ketahui!

Ilustrasi untuk Pengurangan Risiko Tembakau: Ubah Pandangan tentang Nikotin

Pengurangan Risiko Tembakau: Ubah Pandangan tentang Nikotin

Tim peneliti dari berbagai universitas di Amerika Serikat melakukan tinjauan penelitian untuk memahami potensi Alternative Nicotine Delivery Systems (ANDS) atau produk penghantar nikotin alternatif dalam upaya pengendalian tembakau.

Ilustrasi untuk Asosiasi Produk Tembakau Alternatif: Aturan Kemasan Polos Abaikan Hak-Hak Konsumen

Asosiasi Produk Tembakau Alternatif: Aturan Kemasan Polos Abaikan Hak-Hak Konsumen

Sekretaris Aliansi Vaper Indonesia (AVI), Wiratna Eko Indra Putra, menyatakan bahwa kebijakan kemasan polos dalam Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan tentang Pengamanan Produk Tembakau dan Rokok Elektronik perlu dikaji ulang karena mengurangi kemampuan konsumen untuk mendapatkan informasi produk. Menurutnya, kebijakan ini melanggar hak-hak konsumen rokok elektronik terkait akses terhadap keamanan dan informasi yang jelas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. 

Ilustrasi untuk Emisi Polusi Udara dari Pembakaran Dupa dan Lilin

Emisi Polusi Udara dari Pembakaran Dupa dan Lilin

Penelitian ini melakukan eksperimen dalam ruang tertutup untuk melihat senyawa volatile organic compounds (VOCs) dan konsentrasi partikel di dalam ruangan setelah pembakaran dupa dan lilin.

Ilustrasi untuk Asosiasi Klarifikasi Hoax Vape dan Gagal Ginjal

Asosiasi Klarifikasi Hoax Vape dan Gagal Ginjal

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto menjelaskan, Propilen Glikol (PG) yang terdapat pada cairan rokok elektronik itu berbeda dengan Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG) pada kasus obat sirup yang sedang ramai dibicarakan. Dalam kesempatan berbeda, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Penghantar Nikotin Indonesia (APPNINDO), Teguh B. Ariwibowo, menambahkan asumsi mengenai rokok elektronik memiliki potensi gagal ginjal akut bagi penggunanya seperti pada kasus obat batuk sirop sangat tidak berdasar karena tidak berdasarkan sumber yang kredibel dan hasil kajian ilmiah yang komprehensif.

Ilustrasi untuk Payung Hukum Produk Tembakau Alternatif

Payung Hukum Produk Tembakau Alternatif

Sebagai produk yang berpotensi memberikan solusi mengurangi bahaya kesehatan pada para perokok, pemerintah tidak bisa membiarkan produk tembakau alternatif berkembang tanpa payung hukum yang jelas. Hal ini guna menjaga pengembangan produk tembakau alternatif agar tidak salah tujuan.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk Tembakau Alternatif: Risiko Lebih Rendah?

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, kantong nikotin dan rokok elektronik, terbukti memiliki profil risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok. Dokter Spesialis Paru dr. Yahya Sp.P, mengungkapkan produk tembakau alternatif hanya berisi uap air dan beberapa essens, dan tidak menyebabkan orang sekitarnya menjadi perokok pasif.

Ilustrasi untuk Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Perbedaan Profil Risiko: Rokok vs Vape (Rokok Elektronik)

Cara terbaik bagi perokok dewasa untuk mengurangi risiko dari kebiasaan merokok adalah dengan berhenti sepenuhnya. Namun, jika sulit dilakukan, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau yang memanfaatkan penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Ilustrasi untuk Merokok dan Menggunakan Rokok Elektronik, Apa Bedanya?

Merokok dan Menggunakan Rokok Elektronik, Apa Bedanya?

Banyak masyarakat yang menganggap rokok konvensional dan rokok elektronik sama-sama berbahaya bagi Kesehatan. Namun, dengan penelitian yang semakin banyak dilakukan, ditemukan bahwa rokok elektronik berbeda dengan rokok konvensional. Mulai dari cara pemakaian, hingga risiko yang dihasilkan.

Ilustrasi untuk Sosialisasi Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Perokok Dewasa

Sosialisasi Pengurangan Bahaya Tembakau untuk Perokok Dewasa

Aliansi Vaper Indonesia (AVI) mendorong pemerintah berperan aktif mengedukasi perokok dewasa tentang produk tembakau alternatif. Pemahaman masyarakat tentang konsep pengurangan bahaya tembakau masih minim karena akses informasi akurat terkait produk tembakau alternatif yang sangat terbatas.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Jadi Solusi Atasi Permasalahan Rokok

Produk Tembakau Alternatif Jadi Solusi Atasi Permasalahan Rokok

Ahli toksikologi dari Universitas Airlangga, Shoim Hidayat menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif dapat dijadikan salah satu solusi dalam membantu perokok dewasa untuk berhenti merokok secara bertahap, seperti yang dilakukan di Inggris, Jepang, dan Selandia Baru.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif vs Rokok: Apa Bedanya?

Tembakau Alternatif vs Rokok: Apa Bedanya?

Perbedaan terbesar terletak pada proses konsumsi. Rokok dikonsumsi dengan cara dibakar yang menghasilkan asap, sedangkan produk tembakau alternatif dikonsumsi dengan cara dipanaskan, sehingga menghasilkan uap untuk memberi asupan nikotin kepada penggunanya.

Ilustrasi untuk Lindungi Diri dari Polusi Udara!

Lindungi Diri dari Polusi Udara!

Beberapa tahun terakhir, semakin banyak hasil penelitian yang menyimpulkan bahwa peningkatan polusi udara di kota-kota besar berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Lalu, bagaimana cara kita melindungi diri sendiri dan orang tersayang dari polusi udara?

Ilustrasi untuk Cara Mengatasi Polusi Udara dari Luar

Cara Mengatasi Polusi Udara dari Luar

Tinggal di perkotaan besar tentu kita dihantui oleh bahaya polusi udara. Mulai dari asap kendaraan, industri, hingga rokok yang mungkin ada di sekitar kita. Lalu bagaimana kita bisa meminimalisir hal tersebut di rumah kita?

Ilustrasi untuk Perbandingan Cara Memasak Ayam

Perbandingan Cara Memasak Ayam

Ada banyak cara untuk menyajikan ayam yang lezat di rumah. Mulai dari digoreng, direbus, dipanggang, hingga disajikan secara barbekyu. Namun, cara mana yang lebih sehat dan minim risiko?

Ilustrasi untuk Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok Berhak Dapatkan Info Produk Tembakau Alternatif

Perokok dewasa mempunyai hak untuk menggunakan produk penghantar nikotin yang lebih rendah risiko, seperti produk tembakau alternatif guna mengurangi pravalensi merokok serta memperbaiki kualitas hidup di masa depan, menurut Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR Ariyo Bimmo.

Ilustrasi untuk Lindungi Balita dari Third-hand Smoke

Lindungi Balita dari Third-hand Smoke

Third-Hand Smoke lebih berisiko terhadap balita. Hasil penelitian menunjukkan, balita yang tinggal Bersama perokok, memiliki tingkat ratio nikotin yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan beragam faktor, salah satunya balita sering bermain di area THS terakumulasi.

Ilustrasi untuk 3 Fakta Menarik tentang Nikotin yang Perlu Diketahui

3 Fakta Menarik tentang Nikotin yang Perlu Diketahui

Nikotin adalah senyawa kimia alami yang bersifat adiktif dan ditemukan terutama pada tembakau. Meskipun sering dikaitkan dengan risiko merokok, kajian ilmiah menunjukkan bahwa bahaya terbesar berasal dari TAR dalam asap rokok akibat proses pembakaran. Memahami fakta nikotin dan pilihan seperti produk tembakau alternatif dapat membantu perokok dewasa mengurangi paparan zat berbahaya.

 

Ilustrasi untuk Studi Percontohan: Peradangan Gusi pada Perokok vs Pengguna Rokok Elektronik (Vape)

Studi Percontohan: Peradangan Gusi pada Perokok vs Pengguna Rokok Elektronik (Vape)

Sebuah penelitian oleh Universitas Padjadjaran, Indonesia, mengungkap bagaimana merokok dan vaping memengaruhi kesehatan gusi. Studi ini melibatkan 15 peserta yang dibagi menjadi non-perokok, perokok, dan pengguna vape. Selama 21 hari, peserta tidak membersihkan gigi bawah mereka untuk mengamati perubahan peradangan gusi. Mengejutkannya, perokok menunjukkan peradangan gusi (gingivitis) yang lebih sedikit dibandingkan non-perokok dan pengguna vape. Hal ini menunjukkan bahwa merokok dapat menyembunyikan penyakit gusi yang sebenarnya. Pengguna vape menunjukkan respons gusi yang mirip dengan non-perokok, menunjukkan bahwa vaping memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah bagi kesehatan gusi dibandingkan merokok.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Akibat Merokok

Produk Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Akibat Merokok

Pemerhati Kesehatan Publik, dr. Tri Budhi Baskara mengatakan, produk tembakau alternatif telah terbukti memiliki kandungan toksin yang lebih rendah sampai 95% dibandingkan rokok dan telah terbukti efektif menurunkan angka perokok di berbagai negara, contohnya Swedia dan Jepang.

Ilustrasi untuk Bagaimana Cara Memilih Masker yang Tepat?

Bagaimana Cara Memilih Masker yang Tepat?

Kesadaran mengenai kualitas udara yang buruk telah semakin meningkat. Banyak orang mulai mengambil langkah awal untuk melindungi diri mereka dari efek buruk polusi udara, salah satunya dengan memakai masker setiap kali bepergian. Namun, bagaimana cara kita memilih masker yang tepat?

Ilustrasi untuk Hasil Riset, Rokok Elektronik Berhasil Mengurangi Bahaya TAR

Hasil Riset, Rokok Elektronik Berhasil Mengurangi Bahaya TAR

Sebuah riset dari Public Health England menyimpulkan, rokok elektronik 95% lebih rendah risiko daripada rokok konvensional. Rokok elektronik tidak mengandung TAR dan karbon monoksida, yang merupakan zat paling berbahaya, yang dihasilkan dari pembakaran tembakau.

Ilustrasi untuk Informasi Akurat Dorong Perokok Dewasa Beralih ke PTA

Informasi Akurat Dorong Perokok Dewasa Beralih ke PTA

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo) Paido Siahaan mengutarakan manfaat produk tembakau alternatif (PTA) sebagai bentuk penerapan pengurangan bahaya tembakau. Pernyataan ini sejalan dengan kajian ilmiah Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial atau UK Health Security bertajuk “Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products” yang menunjukkan bahwa PTA memiliki profil risiko 90-95% lebih rendah ketimbang rokok yang dibakar. Akses terhadap informasi akurat mengenai PTA, penting untuk mendorong perokok dewasa agar beralih dari kebiasaan merokok.

Ilustrasi untuk Temuan BRIN: Tembakau Alternatif dengan Zat Berbahaya Lebih Rendah

Temuan BRIN: Tembakau Alternatif dengan Zat Berbahaya Lebih Rendah

Prof. Bambang Prasetya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penelitian lebih lanjut tentang produk tembakau alternatif untuk mengurangi risiko kesehatan. Penelitian BRIN menunjukkan kandungan zat berbahaya dalam produk ini lebih rendah. Dia menekankan pentingnya riset ilmiah sebagai dasar untuk pembuatan suatu kebijakan publik dalam diskusi di APHRF 2024.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif: Dampak pada Udara Sekitar

Tembakau Alternatif: Dampak pada Udara Sekitar

Akademisi dan asosiasi konsumen produk tembakau alternatif menanggapi tudingan yang beredar bahwa produk inovasi tersebut berkontribusi besar terhadap masalah lingkungan.

Ilustrasi untuk Ketua APVI: Produk Tembakau Alternatif Bukan untuk Remaja dan Non-Perokok

Ketua APVI: Produk Tembakau Alternatif Bukan untuk Remaja dan Non-Perokok

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Budiyanto, menegaskan bahwa produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik, tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin hanya ditujukan bagi perokok dewasa sebagai opsi berisiko lebih rendah. Ia menegaskan bahwa produk tembakau alternatif tidak ditujukan untuk remaja atau non-perokok. Riset APVI dengan BRIN menunjukkan kandungan zat berbahaya pada produk ini lebih rendah dibandingkan rokok konvensional, sementara studi internasional dengan empat juta responden di AS, Kanada, dan Eropa Barat membuktikan kekhawatiran bahwa rokok elektronik memicu remaja merokok tidak berdasar, justru diikuti penurunan prevalensi merokok pada kelompok muda. APVI berkomitmen terus mengedukasi publik dan mendorong regulasi seimbang demi perlindungan kelompok rentan.

Ilustrasi untuk Unpad Bangun Pusat Kajian Pengurangan Bahaya untuk Masalah Rokok

Unpad Bangun Pusat Kajian Pengurangan Bahaya untuk Masalah Rokok

Universitas Padjadjaran dan Universitas Catania, meluncurkan Pusat Kajian Pengurangan Bahaya. Guru Besar Ilmu Kedokteran Spesialis Penyakit Dalam Universitas Catania, Italia, Prof Riccardo Polosa menjelaskan, kerja sama ini sudah terjalin lebih dari 5 tahun. Salah satu kajian tersebut adalah pengurangan bahaya rokok.

Ilustrasi untuk Studi di Inggris Soroti Mispersepsi tentang Produk Tembakau Alternatif di Kalangan Perokok

Studi di Inggris Soroti Mispersepsi tentang Produk Tembakau Alternatif di Kalangan Perokok

Penelitian terbaru dari Brighton and Sussex Medical School (BSMS) mengungkapkan bahwa pemahaman yang benar tentang produk tembakau alternatif (PTA) dapat membantu perokok dewasa beralih dan bahkan berhenti merokok. Sebaliknya, misinformasi mengenai PTA yang dianggap lebih berbahaya dibandingkan rokok menyebabkan terhambatnya perokok dewasa beralih dari kebiasaannya.

Ilustrasi untuk Perokok Dewasa Wajib Tahu, Ini Fakta Produk Tembakau Alternatif

Perokok Dewasa Wajib Tahu, Ini Fakta Produk Tembakau Alternatif

Ini 4 fakta yang kamu perlu ketahui soal produk tembakau alternatif (PTA). Pertama, PTA seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, berhasil menurunkan prevalensi merokok di beberapa negara seperti Swedia, Selandia Baru, dan Jepang. Kedua, PTA memiliki profil risiko yang lebih rendah ketimbang rokok. Public Health England (saat ini bernama UK Health Security Agency) menyatakan bahwa PTA mampu mengurangi risiko hingga 90-95% lebih rendah daripada rokok. Ketiga, asosiasi pelaku usaha dan konsumen berkomitmen untuk mengedukasi bahwa PTA hanya untuk perokok dewasa. Keempat, baru-baru ini Kementerian Kesehatan Inggris membagikan PTA secara gratis kepada satu juta perokok untuk mendorong perokok beralih ke produk yang lebih rendah risiko. Hal ini demi mendukung target pemerintah Inggris untuk bebas dari rokok mulai 2030.

Ilustrasi untuk Perlu Tidak Ya, Fatwa Soal Produk Tembakau Elektronik

Perlu Tidak Ya, Fatwa Soal Produk Tembakau Elektronik

Produk tembakau alternatif terus beredar di tengah masyarakat Indonesia. Dengan semakin maraknya jenis produk alternatif tembakau, pertanyaan dari publik pun bermunculan. Bagaimana status halal, haram, atau makruh dari produk ini? Perlukah ulama melahirkan fatwa?

Ilustrasi untuk Regulasi berbasis Sains untuk Produk Tembakau Alternatif

Regulasi berbasis Sains untuk Produk Tembakau Alternatif

Kajian ilmiah menunjukkan vape memiliki risiko jauh lebih rendah daripada rokok dan dapat membantu menurunkan prevalensi merokok, sebagaimana terlihat dalam contoh internasional seperti Inggris (Program Swap to Stop). Para pakar juga menekankan pentingnya sains sebagai dasar pembentukan regulasi di Indonesia.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik Lebih Efektif Bantu Perokok Berhenti

Rokok Elektronik Lebih Efektif Bantu Perokok Berhenti

Dalam eksperimen yang melibatkan hampir 900 perokok ini, ditemukan bahwa 18% pengguna rokok elektronik telah "bebas asap" setelah satu tahun, dibandingkan dengan 9,9% perokok yang mencoba berhenti merokok dengan bantuan produk terapi pengganti nikotin lainnya.