Kategori Penelitian

Ilustrasi untuk Bukti Ilmiah dari Negara yang Berhasil Menurunkan Angka Merokok

Bukti Ilmiah dari Negara yang Berhasil Menurunkan Angka Merokok

Data global menunjukkan bahwa penurunan prevalensi merokok tidak lagi secepat dekade sebelumnya. Namun, beberapa negara justru mampu menekan angka tersebut jauh lebih cepat melalui penerapan Tobacco Harm Reduction (THR) dan regulasi yang jelas terhadap produk nikotin yang tidak melalui proses pembakaran (non-combustion).

Ilustrasi untuk Riset BRIN: Rokok Elektronik Berpotensi Turunkan Risiko bagi Perokok Dewasa

Riset BRIN: Rokok Elektronik Berpotensi Turunkan Risiko bagi Perokok Dewasa

Temuan riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat bahwa kadar formaldehida pada emisi rokok elektronik sekitar 10 kali lebih rendah dibandingkan rokok yang dibakar. Sementara kadar akrolein tercatat 115 kali lebih rendah dan benzena hingga 6.000 kali lebih rendah. BRIN menekankan bahwa kajian ilmiah ini penting sebagai dasar penyusunan regulasi yang adil, berbasis risiko, dan tetap mempertimbangkan keselamatan masyarakat serta keberlangsungan ekonomi sektor tembakau.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik: Pembaruan Bukti Ilmiah

Rokok Elektronik: Pembaruan Bukti Ilmiah

Public Health England, sebuah divisi dalam Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial, Inggris melakukan sebuah tinjauan penelitian di tahun 2015 untuk merangkum bukti ilmiah yang dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan dan regulasi pemerintah Inggris terkait rokok elektronik yang semakin populer di pasar.

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Akibat Merokok

Produk Tembakau Alternatif Kurangi Risiko Akibat Merokok

Pemerhati Kesehatan Publik, dr. Tri Budhi Baskara mengatakan, produk tembakau alternatif telah terbukti memiliki kandungan toksin yang lebih rendah sampai 95% dibandingkan rokok dan telah terbukti efektif menurunkan angka perokok di berbagai negara, contohnya Swedia dan Jepang.

Ilustrasi untuk Rokok Elektronik dan Evolusi Pengurangan Bahaya Tembakau: Apa Kata Sains?

Rokok Elektronik dan Evolusi Pengurangan Bahaya Tembakau: Apa Kata Sains?

Bahaya utama rokok tidak berasal dari nikotin, tetapi dari proses pembakaran tembakau yang menghasilkan tar, seperti karbon monoksida, dan ribuan toksikan penyebab penyakit. Karena itu, hadirnya rokok elektronik pada 2003 menjadi inovasi penting: perangkat ini menghantarkan nikotin tanpa pembakaran, sehingga mengurangi paparan zat berbahaya secara signifikan.

Ilustrasi untuk Polusi: Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan

Polusi: Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan paparan kandungan metal dan organik bagi pengguna pasif dari produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar (heat-not-burn) yang baru muncul di pasaran dengan membandingkannya dengan emisi yang dihasilkan rokok konvensional  dan rokok elektronik.

Ilustrasi untuk Tembakau Alternatif Tingkatkan Kesehatan Gusi

Tembakau Alternatif Tingkatkan Kesehatan Gusi

Hasil kajian klinis yang dilakukan akademisi dari Fakultas Kesehatan Gigi Universitas Padjajaran, drg. Amaliya, M.Sc. Ph.D, bersama drg. Agus Susanto, Sp.Perio dan drg. Jimmy Gunawan, Sp.Perio membuktikan bahwa pengguna rokok elektronik yang telah berhenti merokok menunjukkan perbaikan kualitas gusi yang dibuktikan dengan tingkat peradangan dan pendarahan gusi yang sama seperti yang dialami oleh non-perokok. 

Ilustrasi untuk Produk Tembakau Alternatif Bantu Perokok Dewasa Beralih

Produk Tembakau Alternatif Bantu Perokok Dewasa Beralih

Produk tembakau alternatif ternyata memiliki peran potensial dalam membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaannya. Fakta ini dituturkan oleh Ahli Studi Nikotin dan Tembakau, dari London South Bank University (LSBU) Lynne Dawkins yang mengungkapkan bahwa perokok dewasa yang menggunakan produk tembakau alternatif memiliki kemungkinan 55 persen lebih besar untuk beralih dari kebiasaan merokoknya dalam tiga bulan.

Ilustrasi untuk Bukti Ilmiah: Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan

Bukti Ilmiah: Rokok Elektronik vs. Tembakau Dipanaskan

Public Health England, sebuah divisi dalam Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial Inggris, kembali melakukan tinjauan penelitian di tahun 2018 untuk merangkum bukti ilmiah terkini sebagai dasar perumusan kebijakan dan regulasi pemerintah Inggris terkait rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar.

Ilustrasi untuk Riset: Tembakau Alternatif Efektif Dibanding Konseling

Riset: Tembakau Alternatif Efektif Dibanding Konseling

Riset Universitas Bern bertajuk “Electronic Nicotine-Delivery Systems for Smoking Cessation” yang dipublikasikan di New England Journal Medicine pada Februari 2024 lalu menyimpulkan produk tembakau alternatif (PTA) lebih efektif dibadingkan konseling berhenti merokok. Selain keefektifannya untuk beralih merokok, pemanfaatan PTA ternyata juga berdampak positif dalam mengurangi dampak kesehatan akibat merokok.

Ilustrasi untuk Sosialisasi Tembakau Alternatif Harus Berdasar Kajian Ilmiah

Sosialisasi Tembakau Alternatif Harus Berdasar Kajian Ilmiah

Peneliti Senior dari University of Patras dan School of Public Health-University of West Attica Yunani Profesor Konstantinos Farsalinos menjelaskan, sosialisasi manfaat dan profil risiko produk tembakau alternatif (PTA) perlu dilakukan. Pasalnya, sosialisasi dalam jangka panjang dapat mengatasi stigma, marginalisasi, kriminalisasi, kesenjangan, dan penindasan, sebagai upaya untuk melindungi kesehatan dan kebebasan dalam membuat pilihan pribadi, ujarnya dalam forum diskusi internasional bertajuk 6th Summit Tobbaco Harm Reduction di Athena, Yunani.

Ilustrasi untuk Tanaman Penyerap Debu: Solusi Alami untuk Rumah Lebih Bersih dan Sehat

Tanaman Penyerap Debu: Solusi Alami untuk Rumah Lebih Bersih dan Sehat

Tanaman penyerap debu adalah tanaman hias yang mampu menangkap partikel debu dan menyerap zat polutan di udara, membantu menciptakan udara di dalam ruangan yang lebih bersih. Meskipun efeknya tidak sekuat alat pembersih udara, tanaman ini tetap memberi manfaat bagi kesehatan dan keindahan rumah, terutama dalam upaya pengurangan paparan asap rokok bagi penghuni dewasa.