Asupan Nikotin dalam Bentuk Aerosol dari Produk Tembakau yang Dipanaskan Bukan Dibakar: Perbandingan dengan Rokok Konvensional dan Rokok Elektrik | KoalisiIndonesiaBebasTar

23 March 2019

Asupan Nikotin dalam Bentuk Aerosol dari Produk Tembakau yang Dipanaskan Bukan Dibakar: Perbandingan dengan Rokok Konvensional dan Rokok Elektrik

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar nikotin pada produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar dan dalam gas yang dihasilkan dari produk tersebut bila dibandingkan dengan rokok elektrik dan rokok konvensional. Poin-poin penelitian tersebut adalah:

  • Produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar memiliki konsentrasi nikotin yang mirip dengan rokok konvensional. Perbandingan dengan rokok elektrik tidak dapat dilakukan karena tergantung pada cairan (e-liquid) yang digunakan dan tenaga pada alat pemanas yang digunakan pada rokok elektrik.
  • Tingkat kandungan nikotin yang terlepas dalam bentuk gas dari produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar lebih rendah dari rokok konvensional.
  • Dalam perbandingan kadar nikotin yang diperoleh pengguna, produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar menghasilkan kadar nikotin yang lebih tinggi daripada rokok elektrik jika digunakan secara lebih lama dan dengan hisapan yang lebih dalam. Namun, pengguna produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar akan mendapatkan kadar nikotin yang lebih rendah daripada rokok elektrik jika digunakan secara lebih singkat dan dihisap lebih pendek.

Share