Daging Panggang Barbekyu Memang Enak, Tapi Kenali Risiko Kesehatannya! | KoalisiIndonesiaBebasTar

03 January 2019

Daging Panggang Barbekyu Memang Enak, Tapi Kenali Risiko Kesehatannya!

Kegiatan memasak barbekyu yang umum dilakukan di penghujung tahun atau di restoran prasmanan (all you can eat) adalah ritual yang menyenangkan dilakukan bersama kerabat dan keluarga. Berbagai restoran berlomba-lomba memberi promo daging barbekyu yang menggugah selera dan dimasak dengan beragam cara.

Namun sama dengan daging yang dipanggang dan dibakar pada umumnya, daging barbekyu memiliki risiko kesehatan yang tidak ringan. Penelitian menemukan daging barbekyu mengandung zat yang bersifat karsinogenik yang bernama Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH). Zat ini terbentuk dari lemak dan sari daging sapi, ayam, babi, kambing, dan ikan yang dimasak dengan temperatur tinggi dan menghasilkan asap yang menempel pada daging.

Untuk meminimalkan dampak buruk dari daging barbekyu, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut!

  1. Pastikan wajan memiliki minyak yang cukup agar daging barbekyu tidak menempel pada permukaan
  2. Potong bagian daging barbekyu yang gosong untuk mengurangi PAH yang masuk ke dalam tubuh
  3. Gunakan daging barbekyu dengan potongan kecil dan tipis agar cepat matang 
  4. Sesekali balik daging barbekyu agar matang secara merata dan tidak mudah gosong
  5. Jangan biarkan daging barbekyu terpapar langsung dengan api
  6. Segera pindahkan daging barbekyu ke wadah lain setelah matang
  7. Anda bisa mengganti daging barbekyu dengan sayur-sayuran yang dipanggang
  8. Bila memungkinkan, biarkan daging barbekyu dalam celupan saus berisi rempah-rempah yang mengandung antioksidan
  9. Kurangi cara memasak daging dengan dibakar langsung

Anda tetap bisa mengkonsumsi daging barbekyu tanpa perlu takut berpengaruh pada kesehatan apabila mengikuti langkah-langkah di atas. Namun tetap perlu diingat bahwa apapun yang dikonsumsi secara berlebihan tetap tidak baik bagi kesehatan. Pastikan konsumsi daging barbekyu hanya dilakukan sesekali dan tetap memperhatikan kemampuan dan kebutuhan tubuh Anda.

Share kepada teman dan keluargamu, yuk!

Share