Asap Rokok Vs Uap Produk Tembakau Alternatif, Mana Lebih Berbahaya? | KoalisiIndonesiaBebasTar

23 August 2021

Asap Rokok Vs Uap Produk Tembakau Alternatif, Mana Lebih Berbahaya?

Pernahkah Anda terpikir mengapa rokok yang dibakar mengeluarkan asap, sedangkan produk tembakau alternatif mengeluarkan uap? Apakah asap dan uap ini mengandung senyawa yang sama? Manakah yang lebih berbahaya bagi kesehatan?

Asap secara umum adalah hasil dari sebuah proses pembakaran yang melibatkan panas, oksigen, dan bahan bakar. Dalam konteks pembakaran rokok, menurut WHO, asap dihasilkan ketika rokok dibakar pada temperatur yang sangat tinggi, mulai dari 600 sampai 900 derajat Celcius.

Ketika pembakaran terjadi, terbentuk senyawa kimia baru yang menghasilkan asap dan residu dengan kandungan bahan kimia yang kompleks. Asap rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya dan 70 di antaranya dapat menyebabkan kanker. Asap rokok juga mengandung gas karbon monoksida yang beracun. Pembakaran rokok juga menghasilkan residu yang disebut dengan TAR yang mengandung berbagai bahan kimia berbahaya lainnya.

Di sisi lain, uap dihasilkan melalui proses yang berbeda. Secara umum, uap adalah hasil pemanasan suatu zat menyebabkan terjadinya transisi dari fase padat atau cair ke fase gas, baik di bawah titik didih atau di atas titik didih cairan tersebut.

Penguapan terjadi pada temperatur yang lebih rendah ketimbang pembakaran. Kandungan yang terdapat pada uap tersebut mayoritas masih sama dengan zat awalnya. Sebagai contohnya dalam produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik. Produk ini akan memanaskan cairan yang mengandung beberapa kandungan seperti nikotin, perasa, dan sebagainya untuk kemudian menghasilkan uap yang dihisap oleh penggunanya. Contoh lain adalah pemanasan batang tembakau pada produk tembakau tidak menghilangkan nikotin yang terdapat pada tembakaunya. Perbedaannya dengan pembakaran, proses penguapan pada produk tembakau alternatif tidak menghasilkan TAR seperti yang terjadi pada rokok.

Ketiadaan TAR dan asap inilah yang membedakan produk tembakau alternatif dengan rokok. Banyak penelitian menyimpulkan bahwa risiko kesehatan dari konsumsi produk tembakau alternatif bagi perokok dewasa secara signifikan lebih rendah daripada terus merokok dan pengguna pun masih memperoleh asupan nikotin yang mereka inginkan. Info lebih lanjut mengenai perbandingan dari paparan produk rokok tembakau dan tembakau alternatif dapat dilihat di sini.

Jika begitu, apakah uap dari produk tembakau alternatif ini aman bagi kesehatan? Walau memiliki risiko lebih rendah dibanding asap rokok, penelitian menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif tetap tidak sepenuhnya bebas risiko. Produk ini mengandung nikotin, sehingga dapat menyebabkan ketergantungan. Selain itu, penelitian lainnya juga masih perlu dilakukan untuk mengetahui dampak jangka panjang dari konsumsi produk tembakau alternatif.

 

Share

1. https://www.euro.who.int/__data/assets/pdf_file/0008/443663/Heated-tobacco-products-brief-eng.pdf

2. https://www.fda.gov/tobacco-products/products-ingredients-components/vaporizers-e-cigarettes-and-other-electronic-nicotine-delivery-systems-ends

3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6386018/

4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6002459/

5. https://www.cancer.org/cancer/cancer-causes/tobacco-and-cancer/carcinogens-found-in-tobacco-products.html