Ragam Cara Tetap Sehat Meski Polusi Udara Terus Mengintai

Tetap Sehat Meski Polusi Udara Terus Mengintai

 

Hampir semua kota besar di dunia memiliki masalah yang sama, yaitu kemacetan dan polusi udara. Tentu, Kamu sudah gerah melihat langit yang berwarna abu-abu setiap hari. Karena itu, kamu bisa mulai dengan melakukan cara mengatasi polusi udara yang bisa dilakukan secara sederhana oleh diri sendiri.

 

Polusi udara yang dibiarkan terus bertambah parah tidak hanya mengganggu pernapasan, tapi juga akan berpengaruh pada kondisi kesehatan secara umum. Bahkan, ibu hamil yang banyak menghirup udara kotor akan berisiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan berat badan rendah.Pentingnya mengatasi polusi udara untuk kesehatan

 

Seperti yang kita ketahui dampak pencemaran udara bagi kesehatan sangatlah beragam. Namun tahukah kamu, apa yang akan terjadi jika polusi udara bisa dikurangi?

 

Sebuah penelitian di Amerika Serikat mengungkapkan hal-hal positif yang sudah terjadi saat polusi udara di suatu daerah berkurang, seperti berikut ini.

 

1. Tingkat kematian dan penyakit jantung menurun

Penelitian tersebut mengungkapkan, sejak diberlakukannya larangan merokok di Irlandia, tingkat kematian penduduk menurun hingga 13%. Selain itu, kemunculan penyakit jantung iskemik menurun 26% dan kejadian penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) berkurang hingga 32%.

 

2. Kasus asma dan bronkitis menurun

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa sejak ditutupnya pabrik di salah satu kota di Amerika Serikat, angka pneumonia, bronkitis, dan asma menurun, terutama pada anak-anak.

 

Bahkan, penutupan pabrik tersebut berpengaruh pada tingkat kehadiran murid-murid sekolah di sekitarnya. Angka ketidakhadiran anak ke sekolah turun hingga 40% sejak pabrik tersebut ditutup.

 

3. Jumlah kunjungan masyarakat ke rumah sakit menurun

Pada olimpiade yang diadakan di kota Atlanta tahun 1996 lalu, sejumlah ruas jalanan di kota tersebut ditutup untuk mobil pribadi. Hasilnya, empat minggu setelah penutupan, kunjungan pasien anak dengan kondisi asma, berkurang hingga 42%.

 

Selain itu, jumlah kunjungan ke IGD berkurang hingga 11%. Jumlah pasien yang masuk rumah sakit karena asma, secara keseluruhan menurun hingga 19%.

 

Mengurangi polusi udara adalah tanggung jawab kita semua. Meski tidak mudah, lakukanlah cara mengatasi polusi udara dengan langkah kecil, satu per satu. Ke depannya, bukan tidak mungkin kita sebagai masyarakat bisa mengambil langkah secara bersama-sama dalam skala besar, dan lebih signifikan lagi untuk mengurangi pencemaran yang terjadi.


 

Jadi, jangan tunda lagi untuk segera menerapkan ketujuh cara mengatasi pencemaran udara di bawah ini.

 

Cara mengatasi polusi udara yang bisa dilakukan sendiri

Langkah penanggulangan pencemaran udara memang tidak bisa dilakukan hanya sekali atau dua kali. Butuh rencana jangka panjang dan perubahan besar dari sisi regulasi maupun perubahan gaya hidup banyak orang.

 

Namun, langkah besar tersebut pasti selalu dimulai dengan langkah kecil yang bisa dilakukan sendiri. Jadi, jangan tunda lagi untuk mulai menerapkan cara mengatasi polusi udara di bawah ini.

 

1. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor

Asap yang timbul dari kendaraan bermotor merupakan salah satu penyumbang polusi udara paling besar. Karena itu, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor bisa menjadi langkah yang signifikan untuk mengurangi pencemaran yang terjadi.

 

Untuk memulainya, kamu dapat membatasi penggunaannya dalam jarak tertentu. Misalnya, Kamu hanya akan membawa kendaraan sendiri apabila tujuan yang dituju tidak memiliki akses kendaraan umum.

 

2. Jika harus menggunakan kendaraan bermotor, lakukan ini

Apabila kamu terpaksa membawa kendaraan bermotor, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk sedikit mengurangi polusi udara, yaitu:

 

  • Tidak menyalakan mesin saat sedang berhenti dalam waktu yang cukup lama.

  • Mengendarai motor atau mobil dengan baik. Misalnya dengan mengurangi rem mendadak untuk menghemat bahan bakar. Sehingga, polusi udara pun bisa berkurang.

  • Jika memungkinkan, cobalah beralih ke kendaraan listrik.

 

3. Memelihara lebih banyak tanaman

Kamu tidak perlu punya lahan yang luas untuk bisa menambah jumlah tanaman di rumah. Cukup dengan memelihara tanaman hias seperti lidah mertua di pot, bisa membantu menyaring udara di dalam ruangan.

 

4. Menghentikan kebiasaan merokok

Asap rokok merupakan salah satu penyebab polusi udara di dalam ruangan yang paling umum. Sehingga, menghentikan kebiasaan merokok bisa menjadi salah satu cara mengatasi polusi udara yang ampuh.

 

Bahaya merokok pun tidak hanya dapat merusak kesehatan perokok aktif dan perokok pasif, tapi juga perokok ketiga. Perokok ketiga atau third hand smoke, tidak perlu berada di ruangan yang sama dengan perokok untuk merasakan dampak buruknya. Sebab, partikel berbahaya asap rokok bisa menempel di berbagai fasilitas umum yang pernah terpapar polusi ini.

 

5. Tidak membakar sampah

Salah satu kebiasaan buruk yang masih sering ditemukan adalah membakar sampah. Padahal, asap dari pembakaran tersebut berbahaya dan bisa menyumbangkan pencemaran ke udara sekitar kita.

 

6. Membatasi penggunaan listrik

Membatasi penggunaan listrik di rumah juga bisa jadi salah satu langkah penanggulangan pencemaran udara yang paling efektif. Mulai sekarang, cobalah untuk selalu mematikan alat elektronik yang sedang tidak terpakai.

 

7. Menjaga rumah tetap bersih

Udara kotor bisa masuk ke dalam rumah dari berbagai sisi. Hal ini menyebabkan rumah menjadi berdebu. Agar debu tersebut tidak semakin menyebar ke sela-sela benda di rumah, daripada menyapu, lebih baik gunakan vacuum cleaner dengan fitur penyaringan udara.

 

Selain itu, yang penting untuk menjaga rumah dari debu adalah rutin membersihkan lantai dengan pel. Kamu juga sebaiknya secara teratur menyiram halaman rumah dengan air, agar tetap lembap dan debu tidak mengering dan terangkat ke udara.


 

Ayo
Share!
facebook
whatsapp