Apa itu Produk Tembakau yang Dipanaskan?
Apa itu Produk Tembakau yang Dipanaskan?

Produk tembakau alternatif adalah kategori produk yang menghilangkan proses pembakaran tembakau sehingga produk tersebut menghasilkan uap melainkan asap. Walaupun produk tembakau alternatif mengandung nikotin, tetapi produk ini memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih rendah daripada rokok karena tidak melalui proses pembakaran, melainkan pemanasan. Tidak adanya proses pembakaran membuat produk ini tidak menghasilkan TAR serta zat-zat kimia berbahaya dalam kadar yang jauh lebih rendah daripada dengan rokok.

Produk tembakau alternatif terdiri dari produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, snus, nikotin tempel, dan lainnya. Lalu, apakah itu produk tembakau yang dipanaskan atau heated tobacco product? Produk ini berbeda dengan rokok elektrik. Jika, rokok elektrik menggunakan e-liquid yang mengandung nikotin sedangkan produk tembakau yang dipanaskan menggunakan bahan dasar tembakau asli yang kemudian dipanaskan pada suhu tertentu. Tidak seperti cairan e-liquid yang dapat memiliki kandungan nikotin dan bahan baku yang berbeda-beda, produk tembakau yang dipanaskan menggunakan tembakau asli yang diproduksi dengan melalui proses uji dan kualitas yang terstandarisasi.

Perbedaan kedua produk tembakau alternatif ini juga terlihat pada perangkat yang digunakan. Rokok elektrik menggunakan perangkat yang dapat dimodifikasi dan dapat disesuaikan tingkat pemanasannya sesuai keinginan pengguna. Modifikasi perangkat ini umumnya dilakukan oleh para pengguna agar dapat menghasilkan uap yang lebih banyak. Sebaliknya, produk tembakau yang dipanaskan menggunakan sistem pemanas yang telah melekat dalam perangkat yang tidak bisa dimodifikasi dan memiliki tingkat pemanasan yang sama untuk semua perangkat.

Berdasarkan berbagai hasil kajian ilmiah oleh badan dan organisasi kesehatan internasional, produk tembakau yang dipanaskan memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih rendah bila daripada rokok. German Federal Institute for Risk Assessment pada 2018 lalu menyatakan produk tembakau yang dipanaskan memiliki tingkat toksisitas (tingkat merusak suatu sel) yang lebih rendah hingga 80  sampai 99 persen daripada rokok. Sejalan itu, UK Committee on Toxicology, bagian dari badan pengawasan kesehatan Inggris, juga menyimpulkan bahwa uap yang dihasilkan produk tembakau dipanaskan menghasilkan zat kimia berbahaya yang 50 hingga 90 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan asap rokok.

Di Amerika Serikat, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (U.S. FDA) pun telah melakukan uji ilmiah selama dua tahun pada salah satu merek produk tembakau yang dipanaskan. Hasil uji ilmiah tersebut menunjukkan bahwa produk tersebut sejalan dengan perlindungan kesehatan masyarakat, dan mendapatkan ijin untuk dijual di Amerika Serikat. U.S. FDA adalah salah satu badan yang dikenal sangat berhati-hati dalam melakukan proses pengujian. Selain menggunakan standar yang tinggi, proses yang dilakukan memakan waktu yang lama dan biaya yang tinggi.

Ayo
Share!
facebook
whatsapp