7 Hal yang Wajib Diketahui tentang Produk Tembakau Alternatif
7 Hal yang Wajib Diketahui tentang Produk Tembakau Alternatif

Kita tentu sudah tidak asing dengan rokok. Produk tembakau tersebut adalah momok yang menghantui kesehatan lebih dari 90 juta penduduk Indonesia. Tapi, rokok tidak lagi menjadi satu-satunya produk tembakau yang beredar di Indonesia. Sejak 1 Juni 2018, produk tembakau alternatif telah diizinkan beredar secara legal di Indonesia. Produk tembakau alternatif ini mencakup rokok elektrik atau vape, tembakau kunyah, tembakau tempel, dan produk tembakau yang dipanaskan. Selain mengenali jenis-jenisnya, ada tujuh hal yang wajib kita ketahui mengenai produk tembakau alternatif.

1. Digunakan untuk pengendalian tembakau di Amerika Serikat

Menurut Jurnal Preventive Medicine edisi tahun 2018, produk tembakau alternatif terutama rokok elektrik atau vape dapat digunakan sebagai metode pengendalian penggunaan dan efek tembakau di Amerika Serikat. Diperkirakan bahwa jika dalam 10 tahun ke depan seluruh perokok di Amerika Serikat beralih ke vape, 5 juta kematian yang berkaitan dengan rokok akan dapat dicegah.

2. Kandungan e-liquid vape lebih rendah risiko daripada rokok

Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) dan Academic Leadership Grant (ALG) Universitas Padjajaran meneliti sembilan merek e-liquid yang beredar di Kota Bandung dan menemukan bahwa kesemuanya memakai bahan yang sepenuhnya food-grade atau dapat dimakan, serta hampir tak mengalami perubahan zat saat dipanaskan. Penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa pengguna produk tembakau alternatif memiliki risiko kesehatan dua kali lebih rendah daripada perokok konvensional.

3. Vape berperan dalam upaya pengurangan jumlah perokok aktif

Menurut survey kesehatan di Amerika Serikat, 52,2% sampel vapers akhirnya berhenti merokok secara konvensional dan sepenuhnya beralih ke rokok elektrik atau vape. Angka itu jauh lebih tinggi daripada 28,2% sampel perokok konvensional yang akhirnya berhenti total.

4. Vape punya konsekuensi kesehatan bagi masyarakat yang lebih rendah

Tim peneliti yang tergabung dalam Committee on the Review of the Health Effects of Electronic Nicotine Delivery Systems menemukan bahwa emisi gas yang dihasilkan oleh vape mengandung lebih sedikit senyawa berbahaya dibandingkan rokok konvensional. Jika digunakan oleh perokok aktif yang akhirnya berhenti merokok konvensional, penggunaan vape dapat membawa efek jangka panjang yang positif bagi kesehatan masyarakat.

5. Produk tembakau alternatif umumnya dikonsumsi oleh perokok dan mantan perokok

Menurut penelitian di Yunani, 62,2% pengguna rokok elektrik atau vape di Yunani adalah mantan perokok sementara 36,3% pengguna vape yang lain adalah perokok aktif yang masih belum berhenti merokok secara konvensional. Hanya sekitar 1,5% pengguna vape yang awalnya adalah non-perokok.

6. Risiko kesehatan vape lebih rendah daripada merokok konvensional

Salah satu divisi dalam Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial Inggris yang bernama Public Health England merangkum bukti-bukti ilmiah terkini mengenai produk tembakau alternatif dalam satu laporan. Menurut laporan tersebut, perokok aktif yang beralih ke produk tembakau alternatif memiliki risiko kesehatan 95% lebih rendah. Potensi kanker akibat penggunaan produk tembakau alternatif pun 95% lebih rendah daripada rokok konvensional.

7. Emisi produk tembakau alternatif lebih rendah risiko untuk kesehatan

Penelitian yang didanai oleh German Federal Institute for Risk Assessment (BfR) menemukan bahwa tingkat kandungan karsinogenik dalam emisi yang dihasilkan oleh produk tembakau alternatif jauh lebih rendah daripada rokok konvensional. Total Particulate Matter (PM) atau partikel debu halus yang dihasilkan juga berkurang secara signifikan.

Itu lah tujuh hal yang harus kita ketahui mengenai produk tembakau alternatif termasuk vape yang kini beredar bebas di pasaran. Ada baiknya jika kita mempertimbangkan fakta-fakta tersebut dan membagikannya pada orang tersayang sebagai upaya kita untuk melindungi kesehatan mereka dari bahaya produk tembakau, baik yang konvensional maupun alternatif.

Ayo
Share!
facebook
whatsapp