Rawat Motor Anda agar Bebas dari Bahaya Asap Knalpot!
Rawat Motor Anda agar Bebas dari Bahaya Asap Knalpot!

Gas buang kendaraan atau asap knalpot ternyata tidak hanya mengganggu penciuman dan pemandangan, namun juga membahayakan kesehatan. Selain mengandung senyawa karsinogenik yang dapat merusak organ dan menyebabkan kanker, asap knalpot juga memicu kerusakan sistem pernapasan dan kerusakan sistem peredaran darah. Meski begitu, kemudahan transportasi yang ditawarkan oleh sepeda motor membuatnya nyaris tidak mungkin dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Berikut adalah beberapa cara untuk merawat motor dan knalpot agar terhindar dari asap tebal yang mengancam kesehatan.

1. Bersihkan knalpot

Bersihkan knalpot dengan cairan khusus yang dijual di bengkel agar tidak ada kotoran menumpuk yang memperparah gas buang serta menciptakan asap tebal dari knalpot.

2. Cek ring piston dan piston

Jika ring piston dan piston telah aus, kemampuan kompresi motor akan menurun sehingga dapat terjadi kebocoran campuran udara dan bahan bakar yang mengakibatkan asap knalpot motor menjadi tebal dan pekat. 

3. Cek botol klep

Botol klep yang sudah berusia di atas lima tahun, apalagi tujuh tahun ke atas, akan rawan bermasalah. Botol klep yang sudah aus dan longgar akan menimbulkan celah sehingga oli dapat merembes ke ruang bakar. Jika oli ikut terbakar, asap knalpot yang keluar dari motor akan menjadi pekat dan mengganggu pernapasan.

4. Cek liner silinder

Liner silinder yang terdapat di bagian blok mesin dapat tergores oleh piston saat mesin menyala. Luka gores tersebut dapat menjadi celah bagi oli untuk masuk ke ruang bakar. Lakukan penambahan ukuran atau oversizing liner silinder bila perlu agar motor tetap terawat dan tak mengeluarkan asap berlebihan.

5. Pastikan volume oli memadai

Setiap motor memiliki kapasitasnya sendiri dalam menampung oli. Jadi, pastikan bahwa volume oli yang dituangkan sesuai dengan kapasitas dan tidak berlebih. Oli yang melebihi takaran justru rawan masuk ke ruang bakar. Bukannya merawat motor dan mengurangi gesekan antar komponen, bisa-bisa knalpot motor justru jadi penyebab petaka karena asap tebal yang dikeluarkan.

6. Cek setelan karburator

Karburator memiliki fungsi penting sebagai pusat pengaturan input bahan bakar dan udara ke ruang bakar. Pastikan setelan karburator sudah benar dan tidak diubah tanpa bantuan ahli, agar perbandingan bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar sesuai porsinya dan tidak ada bahan bakar sisa yang terbuang lewat knalpot dalam bentuk asap hitam yang mengganggu pernapasan.

7. Ganti busi yang sudah hitam

Busi yang sudah hitam biasanya akan mengakibatkan munculnya asap hitam dari knalpot. Busi yang tidak berfungsi maksimal akan menyebabkan pembakaran yang kurang maksimal juga sehingga ada sisa di ruang bakar sehingga asap knalpot yang keluar menjadi hitam dan tebal.

Yuk, rawat selalu motor kita agar performanya selalu maksimal dan kita terhindar dari risiko kesehatan akibat paparan berlebih terhadap asap knalpot!

 Sumber:
https://hellosehat.com
https://hargamotor.co.id
https://www.gooto.com/

Ayo
Share!
facebook
whatsapp