Hati-Hati, Asap Dapur akibat Memasak dengan cara Dibakar dapat Menyebabkan Flek pada Wajah!
Hati-Hati, Asap Dapur akibat Memasak dengan cara Dibakar dapat Menyebabkan Flek pada Wajah!

Bagi banyak orang, memasak adalah aktivitas yang memiliki banyak efek positif. Tidak hanya memastikan asupan gizi kita terpenuhi tanpa khawatir soal kebersihan makanan, memasak juga dapat menghemat pengeluaran dan bahkan sering dijadikan aktivitas untuk meredakan stres. Namun, siapa sangka, asap dapur ternyata memiliki risiko kesehatan, terutama bagi mereka yang gemar merawat kulit serta penampilan. 

Bahaya tersebut terletak pada asap dapur. Tanpa kita sadari, asap dapur mengandung oksidasi atau bekas pembakaran yang mengeluarkan zat kimiawi seperti CO2 (Karbon Dioksida), SO2 (Sulfur Dioksida), dan NO2 (Nitrogen Dioksida). Bahayanya akan semakin parah jika ventilasi yang ada justru membuat asap dapur sulit hilang dari udara dan lebih mudah diserap oleh tubuh. Partikel terkecil dalam asap dapur hampir 20 kali lebih kecil daripada ukuran pori-pori kulit, sehingga mereka dapat dengan mudah menyusup ke dalam lapisan epidermis. Jika tidak dibersihkan dan dirawat, maka akan muncul beragam masalah dan penyakit kulit akibat paparan terus-menerus terhadap asap dapur.

Salah satu masalah yang paling utama adalah hilangnya kelembaban alami kulit. Akibatnya, kulit wajah menjadi kering, kusam, menggelap, serta berminyak. Asap dapur juga tercatat sebagai salah satu penyebab kemunculan flek hitam pada wajah. Jerawat dan gangguan jamur juga dapat muncul akibat paparan terhadap asap dapur sehingga mengganggu penampilan.

Sebuah penelitian di Cina menemukan bahwa paparan terhadap polusi udara seperti asap dapur dapat menyebabkan tanda-tanda penuaan dini di kulit wajah. Kerutan di dahi, kerutan di bagian atas bibir, serta kelopak mata yang lemah adalah masalah kulit wajah yang sering dialami. Flek hitam pada wajah, terutama di bagian dahi, juga tercatat sebagai salah satu tanda penuaan dini yang muncul akibat paparan asap dapur yang berkelanjutan.

Tentu saja kita tidak mungkin berhenti memasak atau menghindari dapur karena hal ini. Yang penting adalah menyadari risiko kesehatan dan memiliki strategi untuk mengurangi risiko-risiko kesehatan dari asap dapur yang dihasilkan proses memasak dengan cara dibakar tersebut. Salah satunya adalah dengan memastikan bahwa dapur memiliki ventilasi yang memadai agar udara cepat bersirkulasi dan paparan asap dapur dari hasil proses memasak yang dibakar dapat dikurangi. Tetap malas memasak karena takut kulit Anda kusam? Tenang, masih ada beberapa tips dan trik pengurangan risiko asap dapur yang merupakan hasil proses memask yang dibakar lainnya yang dapat Anda coba agar tetap cantik meskipun sering memasak di artikel kami lainnya! 

Sumber:
http://www.tribunnews.com
https://drwskincare.id
https://lifestyle.kompas.com/ 
https://doktersehat.com/bahaya-asap-dapur/ 

Ayo
Share!
facebook
whatsapp