Memasak Berpotensi Picu Kanker Paru-Paru? Baca Dulu Studinya!
Memasak Berpotensi Picu Kanker Paru-Paru? Baca Dulu Studinya!

Memasak menjadi kegiatan yang tidak terlepaskan dari kehidupan kita sehari-hari. Apalagi bagi mereka yang memang bertugas menjadi juru masak, baik sebagai pekerjaan maupun dalam rumah tangga. Namun sebuah studi oleh Institute of Medicine di Kaohsiung University  Taiwan menemukan bahwa semakin lama seorang perempuan memasak, semakin tinggi risiko kanker paru-paru. Perempuan di Taiwan mengalami tingkat kasus kanker paru-paru yang cukup tinggi walaupun hanya 10 persen dari mereka yang merokok. Angka kasus kanker paru-paru yang cukup tinggi itu diantaranya adalah juru masak yang biasa memasak menggunakan panci besar dalam ruang tertutup. Apakah ini berarti memasak berbahaya bagi kesehatan?

Para peneliti dari Norwegian University of Science and Technology  mencoba menguji hal ini. Mereka memasangkan selang gas di bahu juru masak yang berfungsi untuk menangkap asap yang dihasilkan selama mereka memasak daging steak menggunakan margarin atau minyak selama lima belas menit. Eksperimen ini diulang sebanyak lima kali dalam sehari dengan jeda dua puluh lima menit untuk meniru situasi dalam dapur restoran pada umumnya. Penelitian menemukan bahwa asap yang dihasilkan mengandung Polycyclic Aromatic Hydrocarbons, atau PAH, yang bersifat karsinogenik atau memicu pertumbuhan sel kanker.

Meskipun begitu, tingkat PAH dalam asap yang dihasilkan dari proses memasak dinilai tidak cukup untuk memastikan efek langsungnya pada kesehatan. Studi pada perempuan Taiwan juga membandingkan tingkat risiko kanker paru-paru antara perempuan yang merokok dan tidak merokok dan sama-sama sering memasak. Penelitian mereka menemukan bahwa PAH dari asap masakan memang akan meningkatkan risiko kanker pada perokok, namun belum dapat dibuktikan efek langsungnya pada kesehatan bagi mereka yang tidak merokok.

Saat ini, belum ada bukti bahwa memasak menyebabkan kanker paru-paru. Peneliti percaya tingkat PAH lebih berbahaya ketika dimakan langsung daripada dihirup melalui udara sekitar. Namun bukan berarti kita tidak perlu berhati-hati. Bagi para ibu yang sering memasak, pastikan ruangan dapur memiliki ventilasi udara sehingga asap tidak terperangkap di dalam. Jauhi juga gaya hidup yang tidak sehat dan dapat memicu kanker paru-paru, seperti merokok berlebihan.

Merasa artikel ini informatif? Ayo, share kepada teman-temanmu!

Sumber:

https://www.mcgill.ca/oss/article/science-science-everywhere/mothballs-and-steaks
https://www.independent.co.uk/life-style/health-and-families/health-news/cooking-with-gas-raises-risk-of-lung-cancer-1903000.html
http://cebp.aacrjournals.org/content/9/11/1215

Ayo
Share!
facebook
whatsapp