5 Jenis Produk Tembakau Alternatif dengan Risiko Kesehatan Lebih Rendah
5 Jenis Produk Tembakau Alternatif dengan Risiko Kesehatan Lebih Rendah

Menghindari kebiasaan merokok tentu tidak mudah. Kandungan nikotin pada rokok menimbulkan adiksi. Namun, yang paling berbahaya adalah kandungan TAR yang timbul akibat proses pembakaran tembakau.

Oleh karena itu, berbagai lembaga kesehatan dunia mulai menawarkan produk tembakau alternatif, yaitu produk tembakau yang tidak dibakar tapi memberikan sensasi yang mirip dengan merokok. Ini merupakan upaya agar perokok bisa mengurangi risiko bahaya TAR, tapi tidak merasa tersiksa. 

Berikut adalah jenis-jenis produk tembakau alternatif dengan bentuk dan cara pakai yang berbeda.

1. Chewing Tobacco (Tembakau kunyah)

chewing tobacco

Tembakau kunyah juga dikenal dengan nama tembakau sugi di Indonesia. Tembakau non isap ini biasanya dikemas dalam kaleng tipis. Salah satu sumber terbesarnya adalah daun tembakau dari Virginia. Biasanya ada tambahan gula atau perasa tertentu seperti mint.  Namun, tembakau kunyah dalam bentuk kaleng ini masih jarang ditemukan di Indonesia. 

2. Snuff Tobacco (Tembakau isap)

snuff tobacco

Produk tembakau alternatif lainnya adalah snuff, atau nasal snuff, yang berbentuk tembakau dan diolah menjadi bubuk. Prosesnya meliputi penggilingan, fermentasi, hingga penambahan rasa. Cara pakainya bisa langsung diisap oleh hidung setelah mengambil bubuk tersebut dengan tangan. Ada pula berbagai alat khusus seperti sendok kecil untuk mengambil bubuk nasal snuff ini. 

3. Snus (Tembakau tempel)

snus (tembakau tempel)

Produk tembakau alternatif selanjutnya adalah snus atau dikenal sebagai tembakau tempel. Snus berbentuk bubuk yang menyerupai bubuk tembakau snuff namun bedanya, bubuk ini dimasukan ke dalam kantong kecil seperti teh celup. Snus yang populer di Swedia digunakan dengan cara menyimpannya di bawah bibir hingga menempel pada gusi bagian atas. 

4. Dissolvable Tobacco

dissolvable tobacco

Produk tembakau alternatif ini mudah larut di dalam mulut. Bentuknya berbeda-beda mulai dari stik hingga berupa pil. Jadi, produk ini tidak harus dikunyah. Mirip dengan snus, produk tembakau alternatif jenis ini juga memiliki varian rasa seperti mint. 

5. Rokok Elektrik

rokok elektrik

Rokok elektrik sudah lebih dikenal di Indonesia. Tiga komponen utama rokok elektrik adalah baterai, elemen pemanas, dan tabung berisi cairan. Cairan tersebut mengandung nikotin, propilen glikol atau gliserin, serta penambah rasa, seperti rasa buah-buahan dan cokelat. Rokok elektrik atau juga populer disebut sebagai vape, dianggap aman karena cairan yang masuk ke dalamnya tidak dibakar, melainkan dipanaskan.

Kelima jenis produk tembakau alternatif ini sudah dikembangkan lebih luas lagi beberapa tahun terakhir. Ikuti terus perkembangan Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (GEBRAK!) melalui Facebook fanpage kami.

 

Source:

WHO (World Health Organization). 2006. Tobacco: deadly in any form or disguise. WHO Library Cataloguing-in-Publication Data

https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/berhenti-merokok/bahaya-vape-rokok-elektrik

https://www.alodokter.com/apakah-rokok-elektrik-aman

Am J Public Health. 2013 May; 103(5): 923–930.

Wikipedia

https://www.webmd.com/smoking-cessation/features/snus-tobacco-health-risks#1

Ayo
Share!
facebook
whatsapp