5 Produk Nikotin Alternatif Ini Bisa Jadi Solusi Untuk Pecandu Rokok
5 Produk Nikotin Alternatif Ini Bisa Jadi Solusi Untuk Pecandu Rokok

Kecanduan nikotin merupakan isu yang umum diangkat ketika membicarakan permasalahan rokok.  Biasanya, ketika nikotin dalam tubuh pecandu rokok berkurang, mereka akan mulai merokok untuk memenuhi candunya.

Nikotin sendiri memang tidak baik bagi tubuh jika digunakan dalam dosis tinggi. Para pakar kesehatan menganjurkan untuk mengurangi konsumsi nikotin bagi tubuh. Namun bagi mereka yang sudah terlanjur kecanduan nikotin, ada beberapa produk nikotin alternatif yang bisa digunakan untuk tetap mendapat asupan nikotin sambil menghindari bahaya dari pembakaran rokok. 

Apa saja itu? Berikut uraiannya.

Permen Karet Nikotin

Zat nikotin dipasok ke dalam tubuh melalui permen karet. Permen dikunyah secara perlahan-lahan sampai nikotin yang terkandung didalamnya terlepas. Permen karet nikotin ini dijual secara bebas di pasaran namun belum bisa didapatkan di Indonesia.

Namun, dikutip dari Kompas, permen karet nikotin tidak baik dikonsumsi secara terus menerus. Menurut American Lung Association, seseorang tidak boleh mengonsumsi 24 buah permen karet nikotin dalam sehari dan lebih dari tiga bulan.

Koyo Nikotin

Koyo nikotin juga memiliki fungsi yang mirip dengan permen nikotin. Seperti koyo yang dikenal selama ini, koyo nikotin berbentuk lembaran ditempel pada kulit untuk memberikan pengaruh nikotin tanpa merokok. Secara bertahap kekuatan nikotin ini akan dikurangi dari waktu ke waktu hingga berhenti sepenuhnya.

Dilansir dari Fox News, seorang peneliti dari University of Pittsburgh berhasil membuktikan 10 persen dari 500 orang pecandu berhenti merokok dalam 10 bulan. Tapi lagi-lagi, penggunaan koyo nikotin tidak disarankan untuk jangka panjang. Saat ini pun koyo nikotin belum dijual secara bebas di Indonesia.

Tablet Nikotin

Dilansir dari detikHealth, tablet nikotin ini tidak ditelan seperti minum obat tablet kebanyakan. Pasien yang mengonsumsi tablet nikotin harus menjaga tablet ini tetap berada di bawah lidah sampai nikotin diserap melalui mulut ke dalam aliran darah. Produk nikotin alternatif ini harus digunakan di bawah pengawasan dokter.

Nikotin Inhaler

Berbentuk inhaler yang dihisap, inhaler nikotin bisa jadi pengganti sementara bagi pecandu rokok. Nikotin ini memiliki risiko kesehatan yang lebih kecil karena tidak dibakar, tapi tetap bisa menyebabkan kecanduan jika dipakai terus menerus. Inhaler nikotin belum banyak ditemukan di Indonesia dan harus didapatkan dengan resep dokter.

Semprotan Nikotin

Cara penggunaan semprotan nikotin ini adalah dengan menyemprotkan ke hidung dan mulut.  Dikutip dari detikHealth, dengan bentuk semprotan, nikotin lebih mudah diserap dalam aliran darah. Terapi ini akan membantu mengatasi kecanduan dan gejala putus zat. Efek samping yang mungkin terjadi adalah iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, serta mata berair.

Itulah lima produk yang bisa jadi alternatif untuk asupan nikotin. Namun ingat, bukan berarti produk-produk ini disarankan untuk digunakan terus-menerus. Tetaplah berusaha untuk menjaga kesehatan tubuh Anda dengan mengurangi dosisnya sedikit demi sedikit.

Untuk informasi tambahan tentang nikotin, TAR, dan topik seputarnya, dukung gerakan kami dengan LIKE Facebook kami sekarang!

Ayo
Share!
facebook
whatsapp