TAR, Racun Siluman Yang Membunuh Diam-Diam
TAR, Racun Siluman Yang Membunuh Diam-Diam

Ketika mendengar kata 'TAR' maka yang terbayang adalah rokok. Memang tidak salah karena TAR adalah salah satu zat berbahaya yang terkandung di dalam rokok. Hanya saja namanya kerap kalah tenar dibandingkan nikotin, padahal efek terhadap kesehatan Anda jauh lebih tinggi.

Apa sebenarnya TAR? Ini adalah  istilah yang digunakan untuk menggambarkan partikel kimia beracun yang tertinggal dari pembakaran rokok. Jika ada warna coklat atau kuning di filter rokok setelah dihisap, maka itulah residu dari zat ini.

Masalahnya menjadi rumit karena ternyata TAR ini tidak hilang meski dalam waktu yang cukup lama. Zat tersebut bisa menempel di mana saja dan tinggal di tempat tersebut. Bahkan zat tersebut tidak akan hilang dengan cara pembersihan yang biasa.

vaping

Hal inilah yang kemudian memunculkan istilah yang dikenal sebagai third-hand smoke yakni orang ketiga yang mendapatkan TAR dari rokok. Orang pertama disebut sebagai perokok aktif, orang ketiga adalah mereka perokok pasif yakni yang tidak merokok tetapi terdampak asap secara langsung, dan yang ketiga adalah mereka yang terdampak ketika sama sekali tidak bertempu dengan perokok langsung.

Third-hand smoke sangat berbahaya bagi setiap orang yang menyentuhnya, terutama untuk anak kecil yang mungkin menyentuh permukaan yang tercemar dan kemudian memasukkan jari ke mulut mereka.

Bahkan peneliti di California University pada November 2017 mengungkapkan TAR yang mengendap dan masuk ke dalam tubuh orang teresbut bisa menyebabkan penyakit diabetes tipe 2, kerusakan hati dan paru-paru.

Penulis utama penelitian tersebut yakni Manuela Martins-Green mengatakan TAR yang mengendap atau third-hand smoke ini menjadi semacam racun siluman dan silent killer yang bisa diserap melalui kulit dan melalui pernapasan.

Bahkan yang berbahaya residu tersebut bisa bertahan selama bertahun-tahun meski sudah dibersihkan dengan zat pembersih paling kuat sekalipun.  Racun ini juga tidak akan terlihat oleh mata tetapi benar-benar ada. Dia benar-benar seperti siluman yang mengendap-endap untuk kemudian mengancam Anda.

Sumber: mirror.co.uk
Ayo
Share!
facebook
whatsapp