Nikotin Vs Kafein, Sama Apa Beda Sih?
Nikotin Vs Kafein, Sama Apa Beda Sih?

Ketika mendengar kata nikotin orang kebanyakan langsung memikirkan rokok dan berbagai penyakit yang membunuh ribuan orang setiap tahunnya. Namun, menurut penelitian terbaru, nikotin tidak lebih berbahaya dari pada kafein.

Perbedaan dan Kesamaan

Dari sisi sains, keduanya adalah alkaloid dan berasal dari tumbuhan dan bahan kimia anti-herbivora alami. Keduanya dengan mudah melintasi sawar darah otak yang memisahkan aliran darah dari bagian dalam otak. Intinya, baik kafein dan nikotin adalah stimulan. Keduanya meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, tetapi juga mengakibatkan kecanduan. Anda pasti tahu itu kan?

nikotin vs kafein

Meski nikotin dan kafein bisa beracun dalam dosis sangat tinggi, namun relatif aman dikonsumsi dalam jumlah sedang dan bahkan dapat memberikan manfaat terapi. Kafein biasanya tertelan melalui cairan seperti kopi dan soda, tapi bisa juga diminum dalam bentuk pil.

Nikotin diserap oleh paru-paru melalui inhalasi atau melalui kulit dengan kontak langsung. Kedua zat tersebut bersifat alkaloid. Saat dikonsumsi keduanya merangsang sistem saraf pusat, yang bisa memiliki manfaat kognitif jangka pendek seperti meningkatnya kewaspadaan.

Baik nikotin maupun kafein keduanya adalah zat adiktif. Meskipun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa bahan kimia lain selain nikotin berkontribusi terhadap kecanduan merokok, jadi nikotin saja mungkin kurang adiktif daripada yang diyakini sebelumnya.

Mengkonsumsi terlalu banyak nikotin atau kafein menyebabkan masalah yang sama: muntah, mual, cemas, pusing, sakit kepala, insomnia dan aritmia. Penghentian tiba-tiba dari stimulasi juga dapat menyebabkan sakit kepala dan mual disertai dengan kelelahan dan mudah tersinggung.

Manfaat Terapi yang Mungkin

Orang tidak akan mengkonsumsi nikotin dan kafein jika tidak ada manfaatnya. Ilmuwan kopi sepakat bahwa sejumlah kecil kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan retensi memori. Kafein juga bisa mempercepat penambahan otot glikogen, yang mengurangi nyeri otot pasca latihan.

Sebagai penekan nafsu makan, kafein secara tidak langsung dapat mencegah kenaikan berat badan, itulah sebabnya pil kafein kadang dipasarkan sebagai pil diet. Kafein juga dapat meningkatkan pertumbuhan rambut, memperlambat perkembangan Alzheimer dan detoksifikasi hati. Beberapa orang sangat percaya pada kekuatan pembersihan kafein sehingga mereka secara teratur mengkonsumsi enema kopi.

Penelitian juga menyebutkan nikotin dalam bentuknya yang murni dapat mengurangi kecemasan dan tekanan darah, nikotin juga menunjukkan manfaat medis lain yang mungkin terjadi dalam pengobatan berbagai kondisi neurologis termasuk skizofrenia, penyakit parkinson, ADHD dan alzheimer.

Sumber:

https://www.homehealthtesting.com/blog/2010/04/what-do-caffeine-and-nicotine-have-in-common/

https://www.whitecloudelectroniccigarettes.com/blog/help-us-help-you-white-cloud-customer-service/

Ayo
Share!
facebook
whatsapp